Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Koalisi Rakyat Bersatu Desak DPR Batalkan Pasal Kretek Dan RUU Pertembakauan

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Oktober 2015 08:06 8:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Oktober 2015 10:31
Bagikan
Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) Melawan Kebohongan Industri Rokok
Bagikan

Hidayatullah.com- Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) Melawan Kebohongan Industri Rokok menyatakan akan terus meminta DPR sebagai penentu kebijakan supaya tidak membuat regulasi yang melindungi keberadaan industri rokok di Indonesia, seperti Rancangan Undang-Undang (RUU) Kebudayaan dan Pertembakauan.

Pasalnya, industri rokok itu telah banyak melakukan kebohongan kepada masyarakat Indonesia sebagai konsumen rokok yang cukup tinggi di dunia. Selain juga telah dipahami dan diketahui rokok sangat berbahaya bahkan penggunannya bisa menyebabkan kesakitan hingga kematian. [baca: Koalisi Rakyat Bersatu Ungkap Kebohongan Industri Rokok].

Demikian pernyataan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) KRB Melawan Kebohongan Industri Rokok, Herry Chaerinsyah, SH, MH, dalam diskusi dan konferensi pers (konpers) di Warung Kopi Sruput Jalan Kemang Raya No.88 Jakarta Selatan, Kamis (08/10/2015).

“Bahkan mereka (pelaku industri,red) rokok berani bersumpah dengan melakukan kebohongan dengan mengatakan rokok tidak mengandung zat adiktif,” kata Herry.

Lebih lanjut, kata Herry, KRB Melawan Kebohongan Industri Rokok akan terus melakukan penelitian secara komprehensif tentang industri rokok di Indonesia sebab mereka (pelaku industri rokok,red) tidak pernah patuh terhadap regulasi yang sudah ada bahkan selalu melakukan kebohongan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di sisi lain, pemerintah sendiri juga belum mampu melindungi warganya dari ancaman bahaya rokok. Pemerintah dan DPR yang harus bertanggung jawab atas persoalan rokok ini,” imbuh Direktur Pusat Kajian Kerakyatan Indonesia.

Sementara, moderator Dollaris Riauaty Suhadi menyatakan bahwa secara umum pihak regulator yang bertanggung jawab atas persoalan rokok di Indonesia yaitu semua pemimpin dari presiden, badan legislatif, eksekutif hingga level-level di bawahnya seperti kepala daerah dan seterusnya.

“Dan secara khusus tentu regulator yang bertanggung jawab adalah DPR dan eksekutif,” imbuh Koordiator Koalisi Smoke Free Jakarta ini.

Karena itu, dalam waktu dekat, kata Dollaris, KRB Melawan Kebohongan Industri Rokok akan mendesak DPR sebagai penentu kebijakn untuk membatalkan RUU Pertembakauan, masuknya pasal kretek dalam RUU Kebudayaan serta menaikkan cukai rokok di Indonesia [baca: Pernyataan Kretek Adalah Warisan Budaya Dinilai Keliru].*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:industri rokokKoalisi Rakyat Bersatumelawan kebohongan industri rokokpasal kretekRUU KebudayaanRUU Pertembakauan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag: Pendidikan Agama Sebagai Benteng Penangkal Narkoba
Tulisan selanjutnya Barghouti: Intifadah ke-3 Dimulai, Mahmud Abbas Harus Hentikan Kerjasama dengan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?