Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis Lukai 33 Wartawan dan Menahan 3 Lainnya Sejak Awal Oktober

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2015 06:40 6:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2015 06:40
Bagikan
Pasukan Israel menahan seorang wartawan Palestina di sebuah protes terhadap pos pemukiman ilegal Adei Ad di Tepi Barat utara, tahun 2014
Bagikan

Hidayatullah.com–Para wartawan, kru media dan kru mobil penyiar televisi tidak lepas dari target penjajah Zionis Israel dalam Intifada Al-Quds di Tepi Barat, Jalur Gaza dan Al-Quds yang terjajah.
Tercatat dalam laporan persatuan radio dan televisi Palestina, puluhan wartawan terluka sejak awal bulan Oktober.

Selama 13 hari, organisasi tersebut memantau sedikitnya ada 33 wartawan yang terluka. 15 0rang di antaranya terluka dengan peluruh timah panas dan peluru karet. Sementara yang lainnya terluka dengan bom suara dan gas air mata atau dengan keadaan sesak napas yang sangat parah selama peliputan mereka di lapangan.

Persatuan wartawan menegaskan sebagaimana dikutip situs quds.ps, Kamis (15/10/2015) bahwasanya mentargetkan wartawan dan para kru media merupakan pelanggaran yang sangat jelas terhadap ketentuan hukum kemanusian internasional dan kesepakatan Jenewa.

Dalam kesepakatan Jenewa, wartawan dianggap sebagai warga sipil sebagaimana dinyatakan dalam dalam pasal 79 Protokol Tambahan 1 1977 dikatakan, sengaja mengarahkan serangan langsumg terhadap warga sipil merupakan kejahatan perang sesuai dengan peraturan asas Roma tentang Mahkamah Pidana internasional.

Wartawan dan fotografer yang terluka sejak awal bulan ini adalah: Ahmed Talaat Hassan, Hana Muhameed, Ahmed Barahamah, Amon Sheikh, Taha Abu Hussein, Salah Ziad yang terluka dengan peluru tajam di perut, Alaa Daraghmeh, ‘Atef Safdi, Ahmad Zuwaid, Shakhr Zawatiyah, Amir Al-Khati, Sami Al-Ja’bari, Muthana Ad Diik, Amjad Shawir, Mohammed Fawzi, dan Essam Rimawi.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Persatuan wartawan juga mencatat korban lainnya, yaitu Menaa Qawasmi, Fadi Ja’bah, Mahmoud Khallaf, Nidal Al-Natsheh, Rami Sweidan dengan peluru tajam di kaki, arsitek satelit siaran Palestina saat ini, Mohammed al-Sharif, Ashraf Abu Amra, Hoda Abdel-Hamid, Ali Diwani, Ra’fat Hagai, Samir Buji, Wael Dahdouh dan fotografernya Mahmoud Awad, Omamed Kahlout, Daoud Abu al- Kaas, Hussein Abdel Gawad, Asim Shahadah dan Hussein Karsou.

Tercatat pula, dua wartawan asing terluka selama meliput konfrontasi, mereka adalah fotografer Turkey Anadolu Agency (AA) di Gaza, Matin Kaya, ketika meliput konfrontasi di timur Kota Gaza, dan seorang wartawan asing dari Eropa Agency ketika meliput konfrontasi di daerah sekitar Bet-il utara Kota Al-Bir.

Pasukan penjajah Israel selama dua minggu terakhir menahan tiga orang wartawan, mereka adalah: Raid Al-Sharif dan Raid Zoughair dari Radio Minbar al Huriya di Al-Khalil, serta wartawan Al-Quds Hanadi al-Qawasimi yang ditahan menyusun laporan tentang aktifitas perdagangan di Kota Al-Quds yang terjajah.

Selain itu, otoritas penjajah memutuskan untuk menjauhkan reporter channel Palestina Alyoum di Kota Al-Quds distrik Abu Armilah dari Masjid Al Aqsha sampai pemberitahuan lebih lanjut, setelah melakukan upaya penyerangan terhadapnya di dekat pintu al-Mughrabi.

Persatuan tersebut menyatakan bahwa selama dua minggu terakhir, berhubungan dengan menjadikan wartawan Palestina sebagai target serangan, merupakan hasil dari kampanye yang menghasut dari para pemukim Israel terhadap sebagian channel dan situs-situs, seperti TV Palestina dan situs berita Quds di jejaring sosial dengan mengklaim bahwa channel dan situs tersebut menghasut untuk melakukan penyerangan melawan zionis Israel.*/Jundi Iskanda

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsisraelMasjid Al AqshapalestinaTepi BaratwartawanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LBH Sebut Rokok Kretek Tak Pantas Diwariskan Generasi Muda
Tulisan selanjutnya Tahun Baru dengan Berlapang Dada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?