Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Innalillah… Perintis Hidayatullah Ustadz Usman Palese Berpulang

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 6 November 2015 18:42 6:42 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 27 Oktober 2015 09:10
Bagikan
Ustadz Usman Palese ketika memberi tausiyah di depan peserta Pelatihan Kepemimpinan V HiTC, Depok
Bagikan

Hidayatullah.com- Jelang pelaksanaan Munas IV, Hidayatullah dirundung duka. Salah seorang perintis ormas itu, Ustadz Usman Palese berpulang ke Rahmatullah, Selasa (27/10/2015) pagi dinihari, pada usia 70 tahun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, sang ustadz menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 01.45 WIB.

Sebelumnya, Ustadz Usman dirawat intensif di RS tersebut sejak Senin (26/10/2015) sekitar pukul 12.31 WIB. Bahkan sempat masuk ruang ICU.

Menurut putra kedua almarhum, Fadli Usman, dari keterangan dokter saat itu, di kepala Ustadz Usman ada pendarahan. Tapi kondisinya masih sadar.

“Cuma di kepala saja, ada pendarahan, mungkin saraf kali, mungkin pernah jatuh dimana gitu pas kita nggak tahu,” ujar Fadli, Senin, ditemui hidayatullah.com di tempat persemayaman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Beberapa tahun belakangan ini, Ustadz Usman mengalami penurunan kesehatan yang kompleks. “Faktor usia,” tambah Fadli.

Jenazah disemayamkan di kediamannya, kompleks Pesantren Hidayatullah Depok, Jl Raya Kalimulya, Cilodong. Insya Allah almarhum akan dimakamkan di Pemakaman Umum Jatimulya, Kalimulya, dekat pesantren, diagendakan sekitar pukul 10.00 WIB ini.

Sejumlah pelayat berdatangan dari Depok, Jakarta dan beberapa daerah; seperti Balikpapan.

Lahir di Pinrang, Sulawesi Selatan tahun 1945, almarhum meninggalkan 1 istri, Nur Hudayah Yusuf (55) dan 6 putra-putri, yaitu Kholid Usman (40), Fadli Usman (37), Abbas Usman (36), Farid Usman (34), dan kembar Faizah (31)-Fauziah (31).

Selain Farid -yang tengah berada di Balikpapan, semua anak almarhum telah berkumpul di Depok sejak Senin kemarin.

Luwes tapi Tegas

Semasa hidupnya, Usman merupakan sahabat Pendiri Hidayatullah, Ustadz Abdullah Said.

“Beliau bersama Abdullah Said ke Jawa untuk menemui ulama sebelum berdirinya Hidayatullah,” terang Kholid.

Dalam dakwahnya, Ustadz Usman dikenal luwes, lembut, namun tegas. Prinsip tersebut seringkali ia pesankan kepada para kadernya untuk dijaga.

Menurut Ustadz Usman, dai harus bisa menempatkan diri secara proporsional dan bersikap profesional kapan dan di mana pun.

Profesional yakni dai harus memiliki keandalan serta kepandaian khusus untuk menjalankannya karena profesi ini bersentuhan langsung dengan umat. Adapun proporsional, dai mesti bisa menempatkan diri dengan seimbang dan memiliki kecakapan sosial.

Contohnya, adakalanya seorang pendakwah menghadapi para pejabat negara. Saat begitu, dai tidak boleh sembarang bersikap, ada trik dan tips khususnya. Setidaknya, hal yang perlu dilakukannya adalah bersikap luwes tapi tegas.

Hal itu dikatakannya kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan V Hidayatullah Training Center (HiTC) di Masjid Ummul Quraa, Cilodong, 29 Oktober 2014 lalu.

Dalam ceramah usai shalat Shubuh itu, Ustadz Usman mencontohkan sikap luwes yang dimaksud. Misalnya, kata dia, dai tidak melulu memakai baju koko.

“Sekarang bagaimana kita kalau ke kantor-kantor pemerintah jangan pakai baju koko. Pakai baju berkerah (kemeja, red),” ujarnya

Misalnya pula, kata dia, seorang dai pandai-pandai menempatkan suasana dalam pembicaraan. Ada saat serius, ada saat bercanda.

Meski luwes, menurutnya, seorang dai sepatutnya bersikap tegas, termasuk saat di rumah para pejabat.

“Jadi kita di sana siap meniru (luwes, red), siap menahan kalau nggak perlu (akan sesuatu),” pesan anggota Majelis Pertimbangan Pusat Hidayatullah ini.

Keluwesan dalam berdakwah, diakui Dzikrullah, yang pernah bersama almarhum.

“Saya terkagum-kagum pada kemampuan bahasa Minang yang cepat dikuasai Ustadz Usman Palese rahimahullah. Begitu juga pendekatannya yang luwes di kalangan ninik mamak, ulama dan cerdik pandai Minangkabau,” ujar Dzikrullah.

Usman Palese juga berpesan agar para dai tidak lepas dari wirid. “Wirid itu andalan, warisan dari nabi-nabi,” ujarnya kala itu.

Ustadz Usman terakhir membaktikan diri sebagai anggota Majelis Pertimbangan Pusat Hidayatullah. Ia juga masih tercatat sebagai dosen di STIE Hidayatullah Depok.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HidayatullahMunas 4 HidayatullahMunas HidayatullahOrmas Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU, Indonesia dan Pejuang Afghanistan
Tulisan selanjutnya Mantan Menteri Kehutanan Nilai Pemerintah Lambat Tangani Bencana Asap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?