Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tazkiyatun Nafs

Sa’id bin al-Musayyab (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 November 2015 20:19 8:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2015 20:19
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

SA’ID bin al-Musayyab: bertubuh lemah, namun mampu melawan cambuk orang-orang kafir, bersabar dipenjara mereka, dan menghadapi penyiksaan mereka. Beliau mengetahui hakikat dunia, maka beliau bersedih oleh tempat tinggal ini dan cemas oleh hari-hari di dunia ini.

Saking lelah beliau tertidur, lalu ketika sang nafsu ingin terus terlelap, beliau teriaki nafsunya itu di tengah malam, bangunlah wahai sarang segala kejahatan. Lalu, beliau segera berwudhu’ dengan air dingin, duduk bersila, membiarkan matanya berbicara mengungkapkan suara-suara hati, gerentes-gerentes jiwa, dan bisikan-bisikan nurani.

Jalsah –meditasi favorit Sa’id bin al-Musayyab–adalah jalsah sepertiga malam terakhir, ketika Tuhan menyeru, “Adakah orang yang meminta, maka Kuberikan?Adakah orangyang berdoa, maka Kukabulkan?Adakah orang yang beristighfar, maka Kuampuni?” (Al-Bukhari dan Muslim). Pada saat itulah kedua telapak tangan Sa’id bin al-Musayyab bergetar, dan kedua matanya mengucurkan air mata.

Sa’id bin al-Musayyab adalah teladan, dan teladan selalu memenuhi tempat dengan kehadiran, memenuhi zaman dengan keindahan, dan memenuhi jiwa dengan kegembiraan. Iman bersemayam di dalam hatinya, lalu menjelma menjadi amal shaleh, watak-watak yang baik, dan makna-makna yang indah.

Sa’id bin al-Musayyab adalah argumen, dan argumen selalu berkata dengan bukti-bukti yang nyata, memberikan fatwa berdasarkan dalil, dan berpaling dari berita-berita kosong. Sa’id bin al-Musayyab adalah mujtahid mutlak dan lautan yang bergelora.

Baca Juga

Ali bin Abi Thalib: Wahai Dunia, Bujuklah Selainku!
Saat Kaki Menapak Surga, Itulah Istirahat Hakiki
Rezeki Lancar tapi Tambah Jauh dari Allah: Awas Istidraj!
Menyibukkan Diri dengan Aib Sendiri
Hari Raya Sejatinya untuk Siapa?

Bukalah kitab fiqih, Anda dapati nama beliau menghiasi halaman-halaman kitab itu. Bacalah kitab-kitab hadits, Anda dapati Sa’id bin al-Musayyab segera, setelah Abu Hurairah dalam sanad, karena beliau adalah ipar, sahabat, dan muridnya.

Cermatilah kitab-kitab tafsir, Anda dapati Sa’id bin al-Musayyab hilir mudik ke sana ke sini. Beliau berbuat baik, sampai tak tersisa tempat untuk kebaikan.

Di dalam diri Sa’id bin al-Musayyab terdapat jawaban-jawaban bagi orang-orang yang mempertanyakan kebenaran Tuhan.

Sejarah kehidupan beliau adalah legenda keuletan, semangat yang tinggi, dan pengisian waktu lowong dengan amal, senda gurau dengan kesungguhan, dan kebosanan dengan tekad yang kuat.

Betapa butuhnya kita kepada sejarah hidup Sa’id, akhlak Sa’id, dan watak-watak Sa’id –Nama Sa’id secara literal berarti ‘orang yang penuh bahagia’, dan al-Musayyab berarti ‘yang mengalir deras’.

Untuk itu, kita harus memegang teguh Al-Qur’an, menyampaikan risalah dengan amanah, dan menunaikan kewajiban dengan jujur. Yaitu, kejujuran terhadap Allah yang menyucikan nurani dari bintik-bintik noda penyelewengan; keikhlasan terhadap-Nya yang membasuh hati dari jelaga-jelaga riya’; serta kecintaan kepada-Nya yang menyucikan jiwa dengan perbuatan-perbuatan terbaik.

Di dalam sejarah kehidupan Sa’id bin al-Musayyab kita menyaksikan kemenangan hati terhadap badan, kemenangan akhirat terhadap dunia, dan kemenangan keutamaan terhadap kejelekan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat.” (Ali `Imran:148).

Di dalam sejarah kehidupan Sa’id bin al-Musayyab kita melihat bahwa orang dinilai dengan semangatnya, dengan tekadnya. Seorang juara tidak menjadi juara kecuali berkat tekad dan semangatnya, dan pemenang tidak menjadi pemenang kecuali berkat tekad dan keuletannya.

Selamat untuk orang-orang yang sukses di gelanggang kehidupan, yang menang di ring dunia ini.*/Dr. A’id ‘Abdullah al-Qarni, dari bukunya Silakan Terpesona.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Sa'id bin Al-Musayyab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sa’id bin Al-Musayyab (1)
Tulisan selanjutnya Waspadai Perut Buncit, Tingkatkan Risiko Kematian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Inilah 7 Penyebab Orang Gagal dalam Bulan Ramadhan

18 Maret 2026 13:00
KajianRamadhanTazkiyatun Nafs

Susah Payah Puasa cuma Dapat Lapar dan Dahaga

9 Maret 2026 17:00
KajianTazkiyatun Nafs

Menundukkan Nafsu di Bulan Suci: Belajar dari Muhammad bin ‘Amr al-Ghazzi

8 Maret 2026 11:13
Tazkiyatun Nafs

Kehidupan Mukmin dan Kafir Saat di Alam Kubur

28 April 2021 18:19
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?