Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Waspadai Perut Buncit, Tingkatkan Risiko Kematian

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 16 November 2015 21:10 9:10 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 16 November 2015 21:10
Bagikan
Bagikan

SEMAKIN tua, banyak orang menumpuk lemak di bagian tengah tubuh mereka atau kondisi yang disebut dengan spare tires. Kini dikabarkan obesitas jenis itu bisa meningkatkan risiko kematian secara drastis.

Satu penelitian baru mendapati bahwa orang-orang dengan berat badan normal atau orang yang kurus yang mempunyai banyak lemak di perut, dan pinggang mereka lebih besar daripada pinggul mereka, mempunyai tingkat kematian lebih tinggi, bahkan jauh lebih tinggi daripada orang-orang yang sangat gemuk.

Pria dengan perut buncit kemungkinan meninggal lebih cepat dua kali lipat lebih tinggi daripada seorang pria yang kegemukan. Biasanya pria berperut buncit meninggal karena penyakit jantung. Sementara perempuan yang mempunyai spare tires, risiko kematiannya 1,5 kali lebih besar.

Penelitian tersebut, yang dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine, meneliti data kesehatan yang dikumpulkan dari 15.000 individu.

Francisco Lopez-Jimenez, seorang ahli jantung di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, adalah pemimpin penelitian tersebut, sebagaimana dilaporkan VOA.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Ia mengatakan, orang-orang dengan ukuran normal, kecuali di bagian tengah tubuh mereka, keadaan yang disebut obesitas sentral, cenderung kurang aktif.

“Karena berat badan mereka normal, mereka cenderung tidak melakukan banyak hal terkait berat badan mereka dan kemungkinan besar mereka kurang olahraga, keluar rumah dan aktif melakukan kegiatan, serta makan makanan yang sehat,” kata Lopez-Jimenez.

Lopez-Jimenez mengatakan, lemak di daerah pinggang menekan organ-organ vital, dan memaksa organ-organ tersebut bekerja lebih keras. Lemak perut juga kurang aktif secara metabolik, yang artinya tidak bisa memproses gula dengan baik, dan bisa menimbulkan diabetes.

Lopez-Jimenez mengatakan, bukan berarti mereka harus menambah berat badan untuk menyebarkan distribusi lemak ke seluruh tubuh.

Justru ia mengatakan, hal yang paling sehat yang harus dilakukan orang-orang dengan obesitas sentral adalah tidak banyak makan junk food dan banyak latihan, dengan membentuk otot di lengan serta kaki mereka.

“Otot mendapat asupan dari gula. Jadi semakin banyak otot yang mereka miliki, semakin banyak gula yang diproses,” ujarnya.

Orang-orang dengan berbagai berat badan disarankan untuk melakukan olahraga setidaknya tiga kali seminggu.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kurang geraklemak perutperut buncit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sa’id bin al-Musayyab (2)
Tulisan selanjutnya Prancis Khawatir Dampak Ekonomi dari Serangan di Paris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?