Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kesaksian Pilu Penyerangan Qalandiya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 November 2015 10:50 10:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 November 2015 10:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Suasana di Kamp Qalandiya, Utara Yerussalem Ahad (15/11/2015) pagi mendadak mencekam. Saksi mata menyebutkan, tidak kurang dari seribu serdadu Zionis menyerbu warga Palestina yang tinggal di sana. Dua orang syahid, puluhan lainnya luka-luka.

“Seribu tentara Zionis ikut dalam penyerangan ini. Mereka mengerahkan helikopter juga sniper. Menembaki apa saja yang bergerak!” terangnya Muthir, salah seorang warga Palestina menuturkan kesaksiannya kepada Al Jazeera, Senin (16/11/20150).

Dua belas ribu warga Palestina yang tinggal di Kamp Qalandiya sejak Hari Nakba 1948 itu lari berhamburan.

Suara tembakan menyatu dengan teriakan anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, satu diantaranya adalah rumah milik Muhammad Abu Syahin.

“Rumah Muhammad dan rumah nenek nya rata dengan tanah, sekan akan baru saja dhantam rudal,” terang Abu Syahin menuturkan kisah mencekam itu dan menggambarkan keadaan rumah tiga lantai milik keluarganya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Zionis menghancurkan rumah Muhammad Abu Syahin dengan alasan bahwa Muhammad terlibat dalam kasus penembakan terhadap Pemukim Ilegal Yahudi di Barat Kota Ramallah.

Bredel Ativis

Pemuda yang pertama tewas dalam serangan mendadak itu ialah Ahmad Abu Aisy’ (20 tahun) yang biasa dipanggil Abu Shaba.

“Tepat di sini. Di depan pintu rumah. Mereka menambak kaki nya. Lantas sang adik, Nawwal segera menghampirinya untuk menolong, namun tidak bisa,” terang Raidah, keponakan Ahmad Abu Aisy yang menyaksikan insiden tersebut.

“Mereka segera menutup pintu dan mengurung kami di dalam rumah, menghalangi kami untuk membantu nya,” tambahnya.

Saksi mata lain mengatakan Zionis membredel Ahmad Abu Aisy dengan lima selongsong peluru. peluru tajam menembus perut dan kepalanya hingga tewas.

Ahmad Abu Aisy meninggalkan tiga putri yang masih kecil. Warga Qalandiya mengenal nya sebagai aktivis kemanusiaan yang selalu mengurusi kebutuhan masyarakat di Kamp tersebut. Pemuda yang berasal dari Desa Saris ini telah keluar masuk penjara Zionis sebanyak tiga kali. Dia mengungsi bersama warga lain ke Qalandiya setelah desa mereka dihancurkan oleh Zionis pada Hari Nakba, tahun 1948.

Membiarkan Mati tanpa Pertolongan

Pemuda kedua yang syahid pagi hari itu ialah Laits Munashirah (22 tahun). Sembari menunjuk serambi rumahnya, Ayah Laits bertutur, “Di sana sniper Israel menembaknya, dari bangunan yang berhadapan dengan rumah ini. Mereka menembak nya tepat di dada,” katanya menjelaskan detik detik pembunuhan.

Menurutnya, dia dan beberapa tetangga telah berduyun duyun hendak menggotong Laits yang terluka. Namun Zionis menghentikan mereka. Membiarkan Lait Munashirah tergeletak di tanah tanpa pertolongan. Sejam kemudian sekelompok tim medis mendapati Laits tidak lagi bernyawa.

Muhammad Muthir, salah seorang pemuda mengatakan serangan ini bukan yang pertama.

“Serangan ini bukan lah kali pertama. Maka bukan pula untuk terakhir kalinya. Keberanian Rakyat Palestina melawan penjajah menyebabkan penjajah mengerahkan segenap kekuatan mereka,” ucapnya.

Namun, demikian pun kerusakan yang terjadi dan korban berjatuhan. Pemuda Qalandiya tidak menyerah. Di tembok-tembok bangunan Qalandiya mereka menulis, “Pembalasan segera tiba. Balas dendam para Syuhada,” tulis mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Protes Ceramah Ustad Nur Maulana di Kantor Trans TV
Tulisan selanjutnya Pemerintah Arab Saudi Liburkan Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?