Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Pertarungan Abadi Pembela Haq dan Bathil, Di Mana Kita?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 25 November 2015 12:29 12:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 November 2015 12:29
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

BAGI seorang Muslim, iman yang benar adalah iman yang mampu menggelorakan semangat dalam jiwa. Iman yang benar ialah iman yang tidak sekedar menyatakan kata yakin dengan penuh keyakinan.

Sebab lebih dari itu, ia sanggup mendorong pemiliknya untuk berbuat amal kebaikan dan bersabar atasnya. Sebagaimana iman mampu menahan pemiliknya dari rayuan hawa nafsu yang menggelincirkan.

Iman tersebut dikatakan nafi’ (bermanfaat) ketika ia tidak diam begitu saja, tanpa ada keinginan untuk berbuat amal shaleh. Iman disebut berfungsi jika mengalirkan motivasi yang deras untuk terus bermujahadah (all out) dalam sebuah kebaikan, hingga tiba masanya orang itu mendaki puncak tertinggi amal shaleh seorang Muslim, yaitu jihad (berperang) di jalan-Nya.

Menurut Syeih Abdurrahman Nashir as-Sa’di Rahimahullahu, ayat berikut ini bukan sekedar berita yang menceritakan tentang adanya pertarungan abadi antara orang beriman versus orang kafir. Namun ia juga perintah yang wajib dilaksanakan bagi setiap orang beriman.

Allah berfirman:

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

الَّذِينَ آمَنُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

“Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah.” (Surah an-Nisa [4]: 76).

As-Sa’di mengingatkan, hendaknya setiap Muslim selalu menyadari kandungan ayat di atas. Jika selama ini orang-orang kafir begitu bergairah menabuh genderang perang melawan umat Islam. Mereka bersemangat dan bersabar melakukan keburukan dan kemaksiatan.  Ibaratnya, antara haq dan bathil sampai hari kiamat tak akan bertemu.

Di antara mereka sampai berani dan rela mengorbankan apa yang dimiliki. Mulai dari waktu, fikiran, tenaga, bahkan hingga harta dan nyawa sekalipun. Lalu bagaimana dengan kita sebagai umat Islam.

Adakah di antara kita yang benar-benar telah mengurus agama ini? Adakah kita berani mengklaim jika hidup yang hanya sebentar ini benar-benar telah kita habiskan dalam memperjuangkan agama dan kebenaran?

Di satu sisi boleh jadi kita lantang berteriak menyatakan keyakinan terhadap syariat Islam. Namun di saat yang sama terkadang kita seolah “ragu” dengan kebenaran tersebut. Hal ini terbukti dengan realitas di tengah umat Islam sekarang.

Alih-alih memperjuangkan agama dan dakwah. Menegakkan shalat berjamaah lima waktu saja terkadang kita masih enggan dan bermalas-malasan di rumah. Seribu satu alasan lalu dimunculkan untuk menutupi kemalasan tersebut.

Rahasia kelemahan setan

Ayat di atas membantah asumsi bahwa setan itu musuh yang kuat dan sulit dikalahkan. Setidaknya itulah yang diajarkan oleh Allah Ta’ala, Zat yang menciptakan bumi dan langit serta seluruh apa yang ada di dalamnya. Mufassir Imam at-Thabari Rahimahullahu lalu menjelaskan permasalahan tersebut.

Menurutnya, umat Islam jangan terjebak dengan anggapan setan itu musuh yang kuat. Sebab itu pukulan awal yang justru langsung menohok pertahanan iman seseorang.

Setan menjadi semakin kuat sebab terlanjur kita bersikap inferior terhadapnya. Lebih dulu merasa lemah atau sejak awal merasa tidak bisa menghadapinya.

Kondisi demikian malah semakin membuat setan leluasa mengerjai orang tersebut.

Menurut Imam at-Thabari, tak lain karena kekuatan orang-orang beriman itu bersandar langsung kepada Zat Yang Mahakuat lagi Mahaperkasa.

Jauh-jauh hari Allah telah memberi busyrah (kabar gembira) kepada para hamba-Nya. Siapa saja diantara mereka yang menolong agama Allah, niscaya Allah tak segan menolong dia pula. Kebalikan dari pengikut musuh-musuh Allah, mereka hanya mampu mengais harapan dari tipuan setan dan kekuatan iblis saja. Padahal setan dan iblis notabene juga makhluk ciptaan Allah yang sangat lemah dan hina di hadapan kemuliaan Sang Khalik (Sang Pencipta).*/Masykur Abu Jaulah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamabathildakwahhaqislam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Integrasi Universitas-Pesantren Harusnya Hasilkan Mahasiswa Dekat dengan Al-Quran
Tulisan selanjutnya Erdogan-Obama Berdiskusi Pasca Insiden Penembakan Pesawat Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Hubungan Agama dan Sains

Artikel
6 Juli 2026 15:36
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania

Terbaru

  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?