Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KH. Sanusi Anwar: Tak Ada Kalimat Habib Rizieq yang Rendahkan Budaya Jawa Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 November 2015 18:23 6:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 November 2015 18:23
Bagikan
KH. Anwar Sanusi, pengasuh pondok Pesantren Lembah Arafah di Cisarua Bogor
Bagikan

Hidayatullah.com- Putra Jawa Barat yang juga Ketua Dewan Syura Badan Koordinasi Mubaligh Se-Indonesia KH Anwar Sanusi berpendapat bahwa tidak ada yang salah dengan tausiah Habib Rizieq dan tidak perlu dibesar-besarkan.

Hal itu ia sampaikan guna menanggapi kontroversi isi tausiah Habib Rizieq di Purwakarta beberapa waktu yang lalu.

“Saya telah menyimak tausiah Habib Rizieq di Purwakarta, tidak ada kalimat yang merendahkan budaya Jawa Barat,” kata KH. Anwar Sanusi dalam akun Facebook seperti dikutip redaksi hidayatullah.com, Sabtu (28/11/2015).

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Lembah Arafah di Cisarua Bogor, Jawa Barat, sebagai pendakwah Habib Rizieq wajib bicara semua yang hak.

“Jangan merendah-rendahkan ulama untuk mencari popularitas,” demikian KH. Anwar menghimbau.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebagaimana diketahui dalam sebuah acara di Purwakarta, Habib Rizieq telah memplesetkan salam orang Sunda ‘Sampurasun’ menjadi ‘Campur Racun’.

Menyikapi itu, Aliansi Masyarakat Sunda dimotori oleh Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Jawa Barat menggugat dan melaporkan Habib Rizieq ke pihak Kepolisian (Bareskrim). Dan sejumlah Ormas Sunda juga ikut mengecamnya. Bahkan, mereka sepakat melarang Habib Rizieq masuk ke Jawa Barat serta menuntutnya minta maaf secara terbuka.

Sejumlah organisasi masyarakat Sunda yang ikut tergabung dalam aliansi di antaranya seperti Sundawani, Forum Ki Sunda, Badan Musyawarah Sunda (Banmus) dan lain sebagainya.

Sementara melalui akun Facebooknya, Muhammad Rizieq Sihab, ditulis secara lengkap ceramah yang mengundang kontroversi tersebut.

Bismillaah wal Hamdulillah..

Laahaula wa laa quwwata illah billaahi..

Sampurasun adalah ucapan selamat masyarakat Sunda yang sangat terkenal dan mengandung unsur penghormatan kepada sesama.

Ucapan Sampurasun sebagai ADAT Sunda yang punya makna sangat baik dan amat bagus, serta boleh digunakan untuk menyapa sebagai penghormatan, selama tidak dijadikan sebagai pengganti Syariat  Assalaamualaikum.

Jadi, jangan adu domba ADAT dan SYARIAT, karena masing-masing ada tempat dan syarat serta cara penggunaan.

“Saya putra Jawa Barat pengasuh pondok Pesantren Lembah Arafah di Cisarua Bogor, Ketua Dewan Syuro Badan Kordinasi Muballigh se-Indonesia berpedapat tidak ada yang salah dengan tausiyah Habib Rizieq dan tidak perlu di besar-besarkan,” tulis Kiai Sanusi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Habib Rizieq ShihabJawa BaratKH. Anwar SanusiMUISampurasun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasca Kecelakaan di LIPIA, Pemprov DKI Didesak Dirikan JPO di Lokasi Strategis
Tulisan selanjutnya Vatikan Undang Presiden Jokowi, Tahun 2017 Paus Akan ke Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?