Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Antara Compreng, Doa, dan Usaha

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 9 Desember 2015 12:37 12:37 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 9 Desember 2015 12:37
Bagikan
Nelayan ini mungkin berharap rezekinya terus mengalir.
Bagikan

APA hubungan antara tiga kata ini: compreng, doa, usaha? Masyarakat di perairan sini sudah lebih dulu “menjawab” pertanyaan tersebut.

Setidaknya hal itu tergambar dari jepretan hidayatullah.com di Segara Anakan Kecamatan Kampung Laut, Cilacap dan Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Tengah ini.

Compreng atau perahu merupakan salah satu moda transportasi utama di kedua kecamatan yang terhubung ke Pulau Nusakambangan tersebut.

Uniknya, di setiap lambung kebanyakan perahu itu terdapat tulisan yang berbeda-beda. Rata-rata bermuatan positif bahkan mengandung doa.

Misalnya saja, pada perahu seorang nelayan di dekat Dermaga Majingklak, Pangandaran, terdapat tulisan “Rejeki Ngalir”. Mungkin ia berharap rezekinya terus mengalir.

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

"Doa Ibu", "Rezeki", "Terus Jaya"... [Foto: Syakur]
“Doa Ibu”, “Rezeki”, “Terus Jaya”… [Foto: Syakur]
Di perahu-perahu lain terdapat berbagai tulisan, yang jika dirangkai, akan tampak mengandung pesan tertentu.

Compreng memang menjadi andalan masyarakat sekitar perairan itu untuk mencari nafkah sehari-hari. Misalnya dengan memanfaatkan perahu bermesin itu untuk menjala ikan atau mengantar barang dan orang.

Berbagai usaha yang mereka lakukan itu, mungkin dirasa tak cukup tanpa dukungan doa. Setiap tulisan di perahu itu pun bisa jadi menggambarkan harapan pemiliknya.

Lantas bagaimana dengan pemilik compreng yang satu ini? Pada bodi perahunya, tertoreh tulisan “Bule Masuk Kampung”. Apakah ia berharap kampungnya jadi ramai didatangi warga negara asing?

[Foto: Syakur]
[Foto: Syakur]
Wallahu a’lam deh! Pastinya, berdasarkan pengakuan sejumlah tokoh Muslim di Kampung Laut, kecamatan itu memang tak lepas dari kunjungan para bule termasuk misionaris.

Di Kampung Laut memang rawan terjadi pemurtadan. Tapi, menilik tulisan pada perahu lain, rasa-rasanya warga kecamatan yang mayoritas Muslim itu akan tetap berpegang teguh dengan “Cinta Kasih Abadi” pada “Wahyu Ilahi”.

Foto-foto ini dijepret dari atas compreng besar dalam perjalanan di sepanjang Segara Anakan pada Jumat pagi-sore, 30 Oktober 2015.*

[Foto: Syakur]
[Foto: Syakur]
Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Budaya Bangsadoaekonomikampung lautkehidupanKekayaan alam Indonesiapedalamanrezeki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banda Aceh Akan Terapkan Program Sehari Seayat Al-Quran
Tulisan selanjutnya Wartawan Peduli Syariat di Aceh Latih Kader Jurnalis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?