Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Integritas Diperlukan Para Dai dalam Berdakwah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Desember 2015 15:01 3:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Desember 2015 15:01
Bagikan
Pimpinan Umum Hidayatullah, Ustadz Abdurrahman Muhammad
Bagikan

Hidayatullah.com–Integritas diri adalah sebuah keniscayaan bagi juru dakwah. Dalam praktiknya, seorang dai sedang menjalani peran sebagai penyeru kebaikan sekaligus pengemban risalah para nabi terdahulu. Pernyataan ini disampaikan oleh Pimpinan Umum Hidayatullah, Ustadz Abdurrahman Muhammad dalam kegiatan Silaturahim Dai Hidayatullah, Ahad, (12/12/2015).

Menurut Ustadz Abdurrahman, meski diakui tidak mudah, integritas diri adalah hal mutlak yang tidak bisa ditawar dalam berdakwah. Sebab berdakwah mengajak kepada kebaikan dan kebenaran adalah jalan terhormat dan mulia di sisi Allah.

“Harus ada usaha maksimal memacu diri untuk mencapai tingkat integritas yang tinggi. Ini adalah jalan kemuliaan dan tidak mudah mendapatkan kemuliaan itu,” terang Abdurrahman menjelaskan.

Di hadapan puluhan juru dakwah se-Jawa Timur, ustadz Abdurrahman lalu menerangkan beberapa hal yang bisa diamalkan untuk mencapai integritas diri tersebut. Langkah pertama, menurut Abdurrahman, adalah taqarrub ilallah atau selalu mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mengajak kepada ajaran agama adalah jalan panjang yang harus dilewati para dai. Jalan dakwah ini tidak mudah, penuh dengan godaan dan tantangan.

“Dengan memperbanyak taqarrub menjadikan semua urusan bisa dimudahkan oleh Allah. Hukumnya fardhu ain bagi setiap dai,” ujar Abdurrahman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam acara yang digelar di gedung Pendopo, Hidayatullah Probolinggo, ustadz Abdurrahman juga mengingatkan para dai pentingnya menjaga niat dalam berdakwah. Berdakwah adalah kemuliaan sebab ia perintah langsung dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sebagai atasan, tentunya Allah telah menyiapkan segala fasilitas dan jaminan bagi mereka yang serius berdakwah di jalan Allah. Untuk itu para juru dakwah tersebut tidak boleh melandaskan dakwahnya kecuali hanya untuk agama-Nya.

Menurut Abdurrahman, dakwah ahlus sunnah berbeda dengan ajakan Syiah. Dakwah Islam membimbing umatnya ke jalan yang lurus tanpa ada interest lain kecuali untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya Syia’h dianggap hanya mewarisi motivasi dendam yang dilatari peristiwa Karbala tersebut.

“Jangan ada dendam dalam berdakwah. Sikap dendam hanya meruntuhkan niat seorang dai, bukan lagi karena Allah,” ungkap Abdurrahman.

Selanjutnya, hal penting lainnya dalam meningkatkan integritas seorang dai adalah menjaga hati agar tidak tercemati penyakit hati. Mulai dari iri hati, fitnah, ghibah, adu domba, dan sebagainya. Menurut ustadz Abdurrahman, hal ini penting sebab ketika hati tidak mampu terjaga maka ia bisa menodai niat sekaligus menghambat proses berdakwah nantinya.

“Kebersihan hati dai itu mesti dijaga terhadap mad’u (obyek dakwah) dan juga kepada sesama juru dakwah lainnya,” imbuh Abdurrahman kembali.

Selain menajamkan spiritual (taqarrub ilallah) dan menjaga niat serta kondisi hati, bekal para dai lebih jauh adalah meningkatkan semangat berukhuwah sesama orang beriman.

Terakhir, Abdurrahman mengimbau seluruh dai agar senantiasa menghadirkan muhasabah dalam diri. Mengoreksi kembali niat dan tujuan berdakwah selama ini.

Setidaknya dengan memperbanyak membasahi bibir dengan kalimat Laa haula wa laa quwwata illa billah dan istighfar kepada Allah.

“Hanya dengan merendahkan diri kepada Allah, para dai dan umat Islam bisa memperoleh kemenangan dalam dakwah dan perjuangan,” pungkas Pimpinan Umum Hidayatullah.*/Syamsul Alam Jaga

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahHidayatullahUkhuwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Zein: Hampir Tak Ada Negara Aman Berhubungan dengan Syiah
Tulisan selanjutnya Berkah Sedekah Jamu Gratis untuk Hafidz Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?