Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

RAYA Indonesia Akan Terus Berjuang Mencapai “Indonesia Bebas Rokok”

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Januari 2016 12:19 12:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Januari 2016 12:19
Bagikan
Remaja merokok
Bagikan

Hidayatullah.com– Direktur Rumah Kajian dan Advokasi Kerakyatan (RAYA) Indonesia, Hery Chariansyah, SH, MH menyampaikan bahwa saat ini belum ada regulasi dari pemerintah yang cukup kuat dalam melindungi rakyatnya dari bahaya zat adiktif rokok.

“Di sinilah bermula perjuangan RAYA Indonesia, di mana kita berharap pemerintah hadir dan berpihak untuk melindungi rakyatnya dari bahaya zat adiktif rokok,” kata Hery kepada hidayatullah.com usai konferensi pers di Jakarta, Selasa (05/01/2016) kemarin.

Menurut Hery, selama ini pemerintah lebih berpihak kepada kepentingan industri rokok saja. Di mana, akibatnya tanpa diminta, jumlah masyarakat yang merokok semakin meningkat dari setiap tahunnya.

“Kita lihat di mana-mana orang bisa merokok. Rokok gampang diakses, gampang dicari, gampang dibeli, bahkan anak bayi saja sudah merokok. Kita punya anak umur 2,5 tahun sudah merokok, umur 3 tahun sudah merokok. Ini kan luar biasa dampak negatifnya,” sesal Hery.

Karena itu, dikatakan Hery, RAYA Indonesia berupaya bagaimana caranya bisa mendesak pemerintah melindungi rakyatnya dari bahaya adiktif rokok. Langkah-langkah yang bisa dilakukan yaitu meminta pemerintah melarang iklan rokok secara menyeluruh, menciptakan kawasan tanpa rokok 100%, menaikkan cukai rokok atau menaikkan harga rokok, serta peringatan-peringatan bergambar yang jauh lebih efektif dari yang sudah ada.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Harapan besar kita adalah Indonesia bebas rokok,” ujar Hery.

Menurut Hery, upaya Indonesia bebas rokok sama seperti pertanyaan pada zaman dahulu “Apakah kita merdeka atau tidak merdeka?’. Meski seberat apapun upaya untuk merdeka saat itu, lanjutnya, tetap dilakukan upaya hingga akhirnya Indonesia pun meraih kemerdekaan. Nah, kemerdekaan ini sama halnya dengan konteks Indonesia bebas rokok.

“Sebab, kita paham betul saat ini yang kita lawan itu ‘raksasa rokok’ yang banyak sekali. Cuma karena perjuangan melawan rokok ini sesuatu yang baik bagi bangsa Indonesia maka kita akan jalan terus. Kapan Indonesia bisa bebas rokok. Itu Wa Allahu’alam tetapi perjuangan akan terus tetap kita lakukan,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:industri rokokmerokokraya indonesiarokokzat adiktif
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RAYA Indonesia Somasi Menperin Cabut Regulasi Roadmap Produksi Rokok 2015-2020
Tulisan selanjutnya Bayi Usia 4 Bulan Mati Membeku di Tenda Pengungsi Suriah di Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia

Berita
9 Juli 2026 19:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?