Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sebelum Serangan, Polri Mengaku Sudah Tahu Hari itu Jakarta akan Diteror

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Januari 2016 10:24 10:24 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Januari 2016 10:24
Bagikan
Suasana di dalam pos polisi Sarinah yang hancur usai serangan Kamis (14/01/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Serangan bom dan tembakan di Sarinah memakan total korban luka dan tewas 24 orang. Dari 7 yang tewas, 2 di antaranya warga sipil. Muncul analisa, serangan ini sebenarnya bisa saja diantisipasi lebih dini.

Pasalnya, sebelum serangan pada Kamis (14/01/2016) itu, kepolisian rupanya sudah tahu jika hari itu akan terjadi teror di Jakarta.

“Memang ada indikasi ancaman pada hari ini (kemarin. Red),” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, kepada para wartawan termasuk awak hidayatullah.com di lokasi pasca kejadian.

Hari itu, menurut dia, kepolisian memang telah bersiaga satu di Jakarta. [Baca: Pasca Bom Sarinah, Mabes Polri Imbau Warga Jakarta Tenang]

Bahkan, kata Anton, kawasan di sekitar Sarinah sudah diantisipasi dengan menempatkan sejumlah polisi berpakaian preman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Detik-detik sebelum ledakan pertama di Starbucks Coffee, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, pun, kata dia, sejumlah personel polisi dari Polda Metro Jaya juga tengah berpatroli di sekitar situ.

“Sehingga begitu terjadi (ledakan), tidak sampai beberapa menit, kan, langsung datang petugas,” ujarnya.

Anton mengatakan, sejak sekitar dua bulan lalu, Mabes Polri mengaku sudah mendapatkan peringatan dari suatu kelompok bahwa di Indonesia akan terjadi teror.

Polisi Kecolongan?

Jika sudah mengetahui hal itu, mengapa serangan bisa terjadi? Apakah kepolisian kecolongan?

Secara terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombespol M Iqbal menampik pertanyaan wartawan itu.

“Tidak!” jawabnya singkat di depan Starbucks Coffee.

Kabid Humas Polda Metro Jaya M Iqbal. [Foto: Syakur]
Kabid Humas Polda Metro Jaya M Iqbal. [Foto: Syakur]
Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, Mabes Polri menyebut kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) berada di balik serangan Sarinah.

Menurut Anton, sekitar dua bulan sebelumnya, ISIS telah menyampaikan peringatan akan melakukan aksi teror di Indonesia.

Sementara itu, beredarnya pernyataan bahwa kawasan Thamrin akan dijadikan arena “konser” ISIS ditepis oleh Iqbal.

“Nggak, belum ada itu. Yang jelas siaga. Polda Metro Jaya diminta untuk siaga. Kapolda mem-briefing (mengarahkan) kami untuk siaga. Artinya kami harus memaksimalkan antisipasi terhadap serangan-serangan itu,” ujarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISJakartakasus terorismekepolisianLedakan Bom SarinahMabes PolriPolda Metro Jaya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kematian dan Keuangan Keluarga
Tulisan selanjutnya Gafatar Reinkarnasi Al-Qiyadah Al-Islamiyah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?