Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gafatar Mengaku Keluar dari Islam, MUI Menduga itu Modus

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 28 Januari 2016 09:38 9:38 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 28 Januari 2016 07:00
Bagikan
Wasekjen MUI Zaitun Rasmin (kanan) dan Menko Polhukam Luhut Panjaitan beserta sejumlah menteri di Kantor Menko Polhukam, Jakarta (26/01/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) mengaku telah keluar dari agama Islam. Menyikapi itu, Majelis Ulama Indonesia menyatakan, pengakuan Gafatar mesti didalami dulu.

“Itu perlu penelitian yang lebih mendalam. Apakah benar demikian atau hanya modus (Gafatar) untuk lepas dari jeratan Undang-Undang (UU) Penodaan Agama,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Ustadz Zaitun Rasmin, saat dihubungi hidayatullah.com, Rabu, 18 Rabiuts Tsani 1437 (27/01/2016) malam.

Sehari sebelumnya, Selasa, Zaitun mewakili MUI mengikuti rapar koordinasi (rakor) dengan Kapolri Badrodin Haiti, Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Agama Lukman Hakim, dan sejumlah menteri lainnya.

Dalam rakor di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta itu, dihasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya, MUI diharapkan dapat mengeluarkan fatwa tentang Gafatar. Fatwa itu, kata Zaitun, akan dikeluarkan MUI dalam waktu dekat.

“Awal-awal Februari (2016) insya Allah,” ujarnya, yang pada Rabu malam baru tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk menjenguk ayahnya di rumah sakit.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hingga saat ini, kata dia, perwakilan MUI di Aceh dan Kalimantan Barat telah  memfatwakan kesesatan Gafatar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, dalam rakor tersebut, pihak MUI menjelaskan kepada para menteri terkait Gafatar. Organisasi itu, kata Zaitun, adalah metamorfosa dari Alqiyadah Al-Islamiyah, yang sebelumnya disebut komunitas Millah Abraham.

Penggunaan istilah Millah Abraham, jelasnya, bisa menjadi modus Gafatar untuk tidak terjerat UU Penodaan Agama.

Karena itu, lanjut Ketua Umum Wahdah Islamiyah ini, perlu penguatan dari sisi UU untuk mencegah berkembangnya aliran-aliran seperti Gafatar.

Rakor  tersebut antara lain juga dihadiri Menteri Dalam negeri, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Hukum dan HAM, dan lain sebagainya.

Sikap Gafatar

Seperti diketahui, mantan Ketua Umum Gafatar periode 2011-2015, Mahful Tumanurung, mengklaim, pelabelan sesat terhadap Gafatar oleh MUI salah alamat. Sebab, pengakuan dia, ajaran-ajaran Gafatar bukanlah bagian dari Islam sehingga tak bisa disebut menyimpang.

“Kami menyatakan sikap telah keluar dari keyakinan atau paham keagamaan Islam mainstream,” kata Mahful Tumanurung dalam jumpa pers di gedung LBH Jakarta, Selasa (26/01/2016).

Ia mengatakan, pada kongres 14 Agustus 2011, Gafatar menetapkannya sebagai ketua umum. Program utamanya pertanian mandiri. Namun, pada 13 Agustus 2015, organisasi Gafatar dibubarkan melalui kongres luar biasa.

Pembubaran itu, kata dia, dilakukan dengan berbagai alasan. Sejak itu, seluruh anggota Gafatar diberi kebebasan untuk tetap menjalankan program, beserta keyakinan yang dianut.

Gafatar, kata dia, tetap berpegang teguh pada paham Millah Abraham, sebagai jalan, yang diklaimnya, kebenaran tuhan.

Menurut Mahful, Gafatar diilhami dari ajaran-ajaran para nabi sebagaimana yang diyakini agama Islam. Namun, Gafatar tidak hanya mengakui kesucian al-Qur’an, tapi juga Taurat dan Injil.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Qiyadah Al-IslamiyahAliran sesatGafatarGerakan Fajar NusantaraHeboh Ormas GafatarZaitun Rasmin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Gafatar, Hartono A Jaiz: Dua Sumber Aliran Jadi Sesat
Tulisan selanjutnya Indonesia Jajaki Kerja Sama Bidang Energi dengan Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?