Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dibungkam Pemerintah, Malaysian Insider Umumkan Penutupan Situs Beritanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2016 01:07 1:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2016 01:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Situs berita independen terkemuka di Malaysia yang diblokir pemerintah akhirnya mengumumkan penutupan situsnya.

Jahabar Sadiq redaktur Malaysian Insider mengatakan akan menutup situs beritanya itu akhir hari Senin (14/3/2016) dengan “alasan komersil”, lapor BBC.

Situs yang mempekerjakan 59 staf itu diblokir oleh pemerintah Malaysia setelah menampilkan laporan kontroversial seputar korupsi pejabat bulan lalu.

Sadiq dan rekan-rekannya juga ditahan tahun lalu dengan tuduhan penghasutan. Dia kemudian dibebaskan tanpa gugatan.

Dalam editorialnya Sadiq mengatakan situs itu telah melaksanakan jurnalistik imparsial guna memberikan informasi kepada warga Malaysia dan para pembaca lainnya sehingga mereka bisa menentukan sikap berdasarkan pengetahuan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia menegaskan, “Saya tidak akan tutup mulut dan saya tidak akan tutup mata atau pura-pura tuli atas apa yang terjadi di Malaysia dan dunia. Dan saya mendesak kalian semua melakukan hal yang sama.”

Malaysia mengalami banyak pembungkaman media ditengah-tengah isu kasus korupsi yang melibatkan Perdana Menteri Najib Razak.

Lembaga keuangan milik pemerintah yang sakit, 1MDB, yang didirikan oleh pemerintah Razak, diselidiki oleh kejaksaan negara Swiss berkaitan dugaan penggelapan dana miliaran dolar.

PM Najib sendiri dituduh melakukan korupsi. Dia secara resmi telah dinyatakan bersih. Namun, oposisi di Malaysia bersuara semakin kencang.

Malaysian Insider diblokir pihak berwenang bulan Februari lalu setelah mempublikasikan sebuah artikel kontroversial terkait kasus korupsi itu.

Kepada BBC hari Senin (14/3/2016) mengatakan sejak dibokir situsnya yang mengandalkan trafik kehilangan pengiklan. Pemilik situs Malaysian Insider, Edge Media Group, sudah berupaya mencari pembeli tetapi belum menemukan yang cocok.

Media arus utama di Malaysia kebanyakan dikontrol ketat atau dimiliki oleh pihak-pihak terkait penguasa di Malaysia saat ini, Barisan Nasional.

Pemerintah Malaysia sebelumnya sudah memblokir Sarawak Report, yang dikenal dengan laporan-laporannya seputar skandal korupsi di 1MDB, serta situs blog Medium yang menolak menghapus artikel yang mengutip laporan Sarawak Report.

Kuala Lumpur juga memblokir situs milik gerakan anti korupsi Bersih, setelah tahun lalu menggelar unjuk rasa berskala besar menuntut PM Razak mundur.

Selain pemblokiran dan pembungkaman media, puluhan disiden, aktivis dan pengacara ditahan oleh aparat dengan pasal penghasutan untuk melawan pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Harga Dikabarkan Akan Naik, Rokok Menghilang dari Rak Toko di Saudi
Tulisan selanjutnya Sebanyak 60 murid kelas VI mengikuti Ujian Tahfidz di SDIT Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?