Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Organisasi Medis dan Kemanusiaan Tinggalkan Pusat Perawatan Migran di Yunani

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2016 12:39 12:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Maret 2016 12:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan pengungsi UNHCR hari Selasa (22/3/2016) menarik diri dari fasilitas-fasilitas di Pulau Lesbos dan pulau-pulau lain di Yunani yang dipergunakan untuk menahan para migran dan pengungsi, seiring dengan diberlakukannya kesepakatan antara Uni Eropa dengan Turki.

Yunani mulai menangkapi siapa saja yang tiba di wilayahnya dengan menggunakan perahu dari Turki sejak kesepakatan UE-Turki berlaku mulai hari Ahad (20/3/2016). Mereka ditahan di tempat-tempat pendaftaran migran/pengungsi di bawah pengawasan Uni Eropa yang dikenal sebagai “hotspot”. Pemerintah Yunani menyebut penahanan itu sebagai “pengawasan wajib”.

Menurut kesepakatan UE-Turki, para migran/pengungsi yang ditahan akan dikirim kebali ke Turki. Sebagai imbal baliknya pemerintah Ankara akan mendapatkan bantuan finansial dan bergabung dengan program UE dalam merelokasi pengungsi Suriah dan lainnya yang menyelamatkan diri dari perang.

Organisasi medis kemanusiaan Medecins Sans Frontieres (MSF) juga mengatakan menghentikan aktivitasnya di hotspot yang dikenal juga sebagai Moria di Pulau Lesbos.

“Kami membuat keputusan yang sangat sulit untuk mengakhiri aktivitas kami di Moria, karena bekerja di dalamnya berarti kami ikut ambil bagian dalam sistem yang kami anggap tidak adil dan juga tidak manusiawi,” kata pimpinan misi MSF di Yunani Elisabeth Ingres seperti dikutip Aljazeera.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami tidak akan membiarkan bantuan kami dijadikan alat operasi pengusiran massal, dan kami menolak menjadi bagian dari sistem yang tidak menghargai kemanusian atau perlindungan yang diperlukan oleh para pencari suaka dan migran.”

Juru bicara UNHCR Melissa Fleming mengatakan di Jenewa bahwa pihaknya “prihatin kesepakatan UE-Turki di implementasikan sebelum pengamanan yang diperlukan tersedia di Yunani.”

“Yunani tidak memiliki kapasitas memadai di pulau-pulaunya untuk memeriksa klaim suaka, dan juga tidak memiliki tempat layak untuk mengakomodasi banyak orang secara pantas dan aman sambil menunggu pengkajian kasus mereka,” kata Fleming.

Baca berita sebelumnya: Deal! Turki Tampung Migran yang Dikembalikan Eropa, Uni Eropa Percepat Proses Keanggotaan Turki

Sekitar 2.000 orang telah ditahan sejak kesepakatan Turki-UE itu berlaku hari Ahad lalu, sementara banyak pengungsi/migran masih terus berdatangan dengan menggunakan perahu.

Hari Selasa malam lalu, organisasi kemanusiaan Medecins du Monde (Doctors of the World) mengatakan menarik diri dari Idomeni karena mengkhawatirkan keselamatan para stafnya di tempat penampungan yang sering terjadi kerusuhan tersebut.

“Kami pergi karena kami merasa terancam,” kata petugas dari organisasi itu Antonis Rigas.

Sekitar 12.000 pengungsi/migran masih berada di desa perbatasan Idomeni, meskipun ada imbauan dari aparat Yunani agar mereka menempati tempat-tempat penampungan yang di sediakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Varoliation: Cikal Bakal Vaksinasi Berasal dari Khilafah Utsmani
Tulisan selanjutnya Rusia Cabut Larangan Terbang ke Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?