Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Kekurangannya Justru Menjadi Kelebihannya (1)

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 April 2016 09:48 9:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2016 08:45
Bagikan
Guru Untung berterimah kasih mendapatkan Majalah Suara Hidayatullah
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pembaca majalah Suara Hidayatulah tergugah membaca profil Untung. Ia seorang guru di pelosok Madura. Meski lahir dalam keadaan tak bertangan, Untung tak pernah menyerah pada keadaan. Ia gigih menuntut hingga kemudian menjadi guru teladan.

“Jika berkenan saya ingin memberi hadiah umrah gratis kepada Ustad Untung,” kata pembaca itu. Seperti apa profil Untung dan bagaimana kiprahnya, ikuti tulisan berikut ini.

Setelah puluhan tahun berlalu, belakangan ini Untung baru sadar mengapa saat kecil dirinya dilarang sekolah oleh orangtuanya. Ternyata mereka tidak tega jika anaknya diejek karena cacat fisik.

“Saya baru tahu belum lama ini, dulu saya tidak pernah tanya kenapa orangtua khawatir saya bersekolah,” terang Untung saat ditemui  di sekolah tempatnya mengajar, MI-MTs Miftahul Ulum, Batang Batang, Sumenep belum lama ini.

untung mengajar di kelas
Beginilah cara Guru Untung mengajar murid-murid di kelas [Youtube]
Namun Untung nekat ikut kakaknya bersekolah di SDN Batang-batang Daya 02. Melihat semangat anaknya yang ingin bersekolah, meski dengan berat hati, orangtua Untung pun akhirnya luluh. Mereka mengizinkan buah hatinya yang tanpa lengan itu bersekolah sebagaimana anak seusianya.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Setamatnya dari SMP,  kali ini pupus sudah harapan Untung untuk bisa melanjutkan sekolahnya.  Bukan lantaran dilarang, melainkan karena orangtuanya benar-benar tidak mampu membiayainya.

“Mau lanjut SMA tidak bisa, karena ekonomi orangtua yang lemah,” kata Untung mengenang.

Walaupun tidak dapat melanjutkan pendidikan formal ke SLTA, Untung tidak berhenti menuntut ilmu. Ia meminta kepada orangtuanya untuk dimasukkan ke pondok pesantren. Alhamdulillah, permintaan itu dikabulkan oleh orangtuanya.

Namun jalan tidak selamanya mulus. Keinginannya untuk mondok pun awalnya hampir buyar. Pihak pondok menyangsikan keberadaan Untung di pesantren, karena dianggap tidak akan mampu hidup mandiri –mengingat keadaan Untung yang tanpa kedua tangan-, serta takut justru akan mengganggu santri lainnya.

“Ya menurut saya wajar saja jika pihak pondok beranggapan demikian,” ujar  ayah dari Farwatun Ni’mah dan Fatimatuz Zahra ini.

Beruntung, dirinya tetap dibolehkan untuk menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Usymuni, Pandian, Sumenep tersebut. Nyatanya Untung mampu beraktivitas sebagaimana layaknya santri lain. Mulai dari berpakaian, memakai sarung, mandi dan sebagainya, semua dilakukan seorang diri tanpa meminta bantuan.

Tidak hanya meyakinkan pihak pondok kalau dirinya mampu mengikuti aktivitas pesantren sebagaimana santri lain. Untung bahkan menjadi pengurus organisasi kepesantrenan bidang pendidikan. Malah ia pernah menjadi asisten salah seorang kiai pimpinan ponpes itu.

“Mungkin karena berkah itu juga, sekarang saya di sini (sekolah tempatnya mengajar) diminta membantu administrasi kantor, kadang juga untuk menulis ijazah,” ungkapnya.

Menjadi seorang guru adalah pilihan yang paling memungkinkan bagi kondisi Untung, olehnya sejak kecil ia giat mencari bekal ilmu.

Meski tanpa kedua tangannya, pria kelahiran Sumenep, 28 Juni 1970 ini tetap lihai dalam mengajar. Alih-alih khawatir para murid tidak bisa menerima kondisi dirinya, ia justru sangat dicintai dan menjadi salah satu guru favorit. Bagaimana itu bisa terjadi? Ikuti tulisan selanjutnya. Tulisan dikutip dari Suara Hidayatullah

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anti-Muslim dan Anti-Fasis Bentrok di Melbourne
Tulisan selanjutnya Konsep Ilmu yang Dibangun Barat Dinilai Timbulkan Kekacauan Berfikir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?