Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Konsep Ilmu yang Dibangun Barat Dinilai Timbulkan Kekacauan Berfikir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 April 2016 10:40 10:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 April 2016 09:00
Bagikan
Wakil Rektor IV UIKA, Dr. Nirwan Syafrin
Bagikan

Hidayatullah.com–Tantangan terbesar dalam pertarungan pemikiran di zaman ini adalah ilmu yang disebarkan ke tengah masyarakat dengan konsep Barat.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wakil Rektor IV UIKA, Dr. Nirwan Syafrin di hadapan puluhan mahasiswa Pascasarjana di Kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, beberapa waktu lalu.

Menurut Nirwan, konsep ilmu yang dibangun oleh Barat itulah yang menimbulkan kekacauan berfikir (confusing of knowledge) dan jauhnya ilmu dari nilai-nilai adab.

Disebutkan, di antara kekeliruan berikutnya adalah ketika Barat mengklaim bahwa sains adalah satu-satunya jalan untuk menemukan kebenaran.

“Ini yang harus ditolak dan diluruskan. Sebab ada banyak persoalan kehidupan yang tidak cukup dengan kemoderenan sains dan bukti empiris,” ungkap peneliti di lembaga kajian Islam, Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) ini.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sains lanjut Nirwan, adalah fakta dan interpretasi. Jika segalanya harus dibuktikan, maka pengetahuan tentang Hari Akhir bukan dianggap sebagai ilmu, karena tidak bisa dibuktikan melalui panca indera manusia.

Pengetahuan adanya kehidupan dunia akhirat hanya didapat melalui al-Qur’an dan sunnah Rasulullah.

“Untuk itu sumber ilmu dalam Islam berbeda dengan Barat. Sebab ilmu dalam Islam tidak hanya bersifat empiris semata tapi juga mengenal khabar shadiq berupa wahyu dan hadits Nabi,” terang Nirwan.

Lebih jauh pembina Pesantren Husanayain Sukabumi ini menerangkan tentang sains dan teknologi sebagai dua hal yang berbeda namun beririsan satu dengan yang lain.

Disebut Nirwan, sains adalah pengetahuan tentang fenomena alam. Ia menghasilkan ide dan teori. Sedang teknologi memunculkan produk sebagai aplikasi dari sains tersebut.

Sains, masih menurut Nirwan, awalnya diharapkan oleh Barat untuk meraih kemajuan dan kebahagiaan manusia. Namun kenyataannya sejumlah ilmuwan postmodernisme justru mengkritik sains modern tersebut.

“Sains malah dianggap sebagai hal yang berbahaya dan membawa kerugian bagi mereka (Barat). Terlebih setelah pecahnya perang dunia kedua,” ucap Nirwan.

Kekacauan cara berfikir Barat itu terus berlanjut hingga kini. Mereka beranggapan bahwa sains tak memberikan peran apapun dalam kehidupan manusia.

“Parahnya mereka mulai bertanya lalu untuk apa manfaat dan tujuan penciptaan manusia di dunia?” pungkas Nirwan sambil menyebut nama Edmund Husserl dan bukunya yang berjudul “The Crisis European Science and Transcendental Phenomology“.*/kiriman Arsyis (UIKA)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratkekacauan berfikirpenciptaan manusiasains
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kekurangannya Justru Menjadi Kelebihannya (1)
Tulisan selanjutnya Menolak Pakai Kerudung, Air France Izinkan Kru Wanita Tidak Terbang ke Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?