Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sahabat al Aqsha Hadirkan 12 Imam Palestina ke Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2016 10:29 10:29 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2016 10:29
Bagikan
Para Imam Program "SIRAMAN MANIS" saat tiba di Bandara Soekarno - Hatta
Bagikan

Hidayatullah.com– Atas izin Allah Subhanahu Wata’ala, hari Jumat (03/06/2016) kita kembali kedatangan tamu istimewa, 12 imam  huffazh (Hafal al-Quran) dari Palestina  (khususnya dari bumi Syam, tempat yang diberkahi Allah dan banyak disebut-sebut dalam al-Quran) melalui program SIRAMAN MANIS singkatan dari “Silaturrahim Ramadhan Imam-imam Suriah dan Palestina ke Indonesia” yang diselenggarakan atas prakarsa Sahabat Al-Aqsa (SA).

“Ini negeri kami yang kedua. Negeri dengan Muslim terbesar. Sungguh kami sudah lama ingin silaturrahim dengan Muslimin di Indonesia. Semoga silaturrahim bulan Ramadhan ini kekal dunia  akhirat, “ demikian disampaikan Syeikh Ahmad Athif Ahmad Ziada, seorang imam tahfizh dan pengajar Al-Quran di Markaz Tahfidz Al Qur’an Madama, Nablus, Tepi Barat saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

Kehadiran Syeikh Ahmad Ziada ke Indonesia ini bukan perkara mudah. Ia harus melewati perjalanan yang setiap saat harus mengorbankan nyawanya. Maklum, Palestina saat ini sedang dalam penjajahan Zionis-Israel.

Sebelumnya, Ramadhan 2015, Syeikh Ahmad Ziada telah berkunjung ke Indonesia dalam program Silaturrahim Ramadhan Imam-imam Palestina & Suriah (SIRAMAN MANIS) yang diselenggarakan lembaga kemanusiaan, Sahabat al-Aqsha. Selama sebulan, ia bersilaturrahim dengan warga Indonesia (khususnya Malang dan Surabaya), guna menjadi imam shalat tarawih di mushollah, masjid, kampus dan mengajar al-Quran.

Menurut Moh Fani Rahman dari Sahabat Al-Aqsha, ada beberapa empat alasan penting yang harus diketahui kaum Muslimin di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pertama, “SIRAMAN MANIS” dilakukan sebagai bentuk  memperkuat jalinan cinta dan pertautan hati antara Muslimin di Indonesia dengan saudara Muslim di Palestina-Suriah yang saat ini sedang berjuang mewakili harkat kaum Muslim di seluruh dunia dalam menghadapi kemunkaran; Rezim Zionisme-Yahudi (Palestina) dan Rezim Nusairiyah-Alawiyah (Suriah)

Kedua, mendatangkan mereka guna menjadikan al-Quran sebagai pengikat persaudaraan sejati, yang akan bertahan di dunia dan akhirat.

Ketiga, untuk memaksimalkan turunnya pertolongan Allah di Bulan Suci Ramadhan lewat ibadah yang shahih dan khusu’ serta silaruraahmi yang tulus.

Keempat, perlunya dibuka kesempatan seluas mungin bagi masyarakat Indonesia untuk berjihad harta di jalan Allah, dengan cara membantu saudara-saudara yang saat ini dizalimi dan sedang menghadapi ujian di Palestina dan Suriah.

Karena itu menurut Moh Fani Rahman, mereka yang dihadirkan adalah para imam-imam terpilih, yang bacaan al-Qurannya insyaALlah bagus dan bisa menjelaskan kondisi terkini di Palestina dan Suriah.

“Para imam-imam Palestina yang akan hadir di Indonesia telah diseleksi dengan kriteria hafizh, dengan makhraj bacaan al-Quran yang baik,” ujar Moh Fani Rahman.

Kehadirannya nanti akan dimanfaatkan mengunjungi mushollah, masjid-masjid –baik di kampung, perumahan, perkantoran hingga kampus– untuk melakukan shalat tarawih, kuliah subuh, kuliah dhuha, ifhtar dan dialog.

Seperti diketahui, Program SIRAMAN MANIS ini pertama kali diluncurkanpada Ramadhan 1434 langsung dari Gaza.  Tepatnya  diresmikan Imam Masjid ‘Umari Al-Kabir, Syeikh ‘Ahid Zino yang juga memimpin “Dewan Suara-suara Kreatif”.

Tahun ini merupakan tahun ke-7 kedatangaan param imam ke Indonesia. Sahabat Al-Aqsha mendatangkan belasan imam muda huffazh Al-Quran dari dua bagian Negeri Syam ini lalu  menugaskan mereka untuk bermukim dan menjadi imam di 12 kota Indonesia.

Menurut Moh Fani Rahman sebenarnya Indonesia juga tak sedikit para huffadz. Namun kehadiran  mereka ini agar bisa memberi siraman keberkahan perjuangan kepada saudara-saudaranya yang ada di Indonesia.

Moh Fani Rahman mengutip hadits Rasulullah Sallallaahu ‘alayhi wa sallam yang secara khusus mendoakan agar Allah turunkan berkah di Negeri Syam yang diantaranya meliputi Suriah dan Palestina.

“Bagaimanapun mereka adalah orang-orang yang lebih teruji disbanding kita. Selain itu, para imam dari Bumi Syam ini  agar membawa kita dan negeri kita semakin berkah,” ujarnya.

Tahun ini, diantara kota-kota yang akan disinggahi para imam adalah; Jabodebek, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Denpasar, NTB dan Timika.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:imampalestinaSahabat al Aqshasiraman manis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Pembunuhan Wartawan, Presiden Terpilih Filipina Terima Kecaman
Tulisan selanjutnya Ramadhan Fokus Membangun Akhlaq dan Tauhid Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?