Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dukung Pembunuhan Wartawan, Presiden Terpilih Filipina Terima Kecaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2016 10:21 10:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2016 10:21
Bagikan
Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden terpilih Filipina, Rodrigo Duterte dikecam media karena mengatakan kebanyakan wartawan yang terbunuh di negaranya memang sudah seharusnya meninggal, demikian dikutip BBC, Kamis (02/06/2016)

Sebelumnya, Rodrigo Duterte mengatakan hal itu dalam konferensi pers di Davao hari Selasa (31/05/2016) bahwa banyak wartawan yang tewas karena mereka korup dan memperingatkan bahwa yang lainnya akan dibunuh kalau dianggap menjengkelkan.

Sejak tahun 1986, 176 wartawan terbunuh di Filipina, menjadikan Filipina sebagai salah satu negara yang paling berbahaya bagi wartawan.

Tetapi Duterte mengatakan kebanyakan dari mereka “melakukan kesalahan”.

Mantan wali kota Davao secara resmi dinyatakan sebagai pemimpin baru pada hari Senin (30 Mei) setelah menang meyakinkan pemilihan umum bulan Mei dan akan diambil sumpahnya pada tanggal 30 Juni.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ditanyakan tingginya jumlah serangan terhadap wartawan, Duterte mengatakan “Anda tidak akan terbunuh jika Anda tidak melakukan kesalahan”.

Dia mengutip Jun Pala, seorang wartawan, politikus dan pengecam Duterte yang dibunuh pada tahun 2003.

“Saya tidak ingin melupakannya tetapi dia bajingan. Dia memang sudah seharusnya mengalami itu.”

Serikat wartawan di Filipina menyatakan komentarnya “mengerikan”.

Kelompok-kelompok media internasional bahkan mengecam pernyataan presiden terpilih Filipina baru-baru ini yang membela pembunuhan terhadap wartawan di negara itu.

Filipina adalah satu di antara tempat-tempat paling berbahaya di dunia bagi wartawan, di mana hampir 200 reporter tewas selama dua dekade terakhir.

Komite untuk Perlindungan Wartawan mengeluarkan pernyataan hari Rabu (01/06/2016) dikutip VOA menyebutkan pernyataan Duterte “tampaknya membenarkan pembunuhan di luar hukum yang mengancam akan membuat Filipina menjadi ladang pembunuhan bagi wartawan.”*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filipinaRodrigo Dutertewartawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jenderal TNI Mulyono Perintahkan Lucuti Kaos Palu Arit
Tulisan selanjutnya Sahabat al Aqsha Hadirkan 12 Imam Palestina ke Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?