Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

ASPEK Desak Jokowi Mengkaji Ulang Membludaknya Tenaga Kerja China

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2016 21:41 9:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Agustus 2016 21:41
Bagikan
[Ilustrasi] Indonesia diserbu tenaga kerja asing asal China.
Bagikan

Hidayatullah.com- Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (ASPEK) Indonesia Mirah Sumirat, SE mendesak Jokowi supaya mengkaji ulang fenomena membludaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) dari China serta juga memberikan solusi yang lebih berpihak kepada kepentingan rakyat Indonesia.

ASPEK Indonesia prihatin atas kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah, khususnya terkait kebijakan kemudahan investasi asing untuk bisa membawa tenaga kerja dari negara asalnya.

Dan program bebas visa kunjungan yang menjadi salah satu penyebab serbuan pekerja asing ke Indonesia.

“Dari sejumlah kasus diketahui, kebanyakan pekerja (asing) itu masuk menggunakan visa turis,” jelas Mirah seperti dalam siaran persnya kepada hidayatullah.com, Selasa (02/08/2016) kemarin.

Mirah juga mengingatkan presiden Jokowi agar memenuhi janji-janji kampayenya saat pemilihan presiden pada 2014 lalu terkait ketenagakerjaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kala itu, Pak Jokowi telah menandatangani Piagam Perjuangan Marsinah. Di mana beliau menegaskan komitmen perjuangannya yang dinamakan Tri Layak (kerja layak, upah layak dan hidup layak pekerja).

Dalam piagam tersebut, Pak Jokowi jelas-jelas menegaskan komitmennya untuk mematuhi segala perintah konstitusi, yakni sebagai pemerintah bertugas melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat, termasuk bagi kaum buruh Indonesia,” jelas Mirah.

Enam Fakta Membludaknya Tenaga Kerja China Dalam Catatan ASPEK

Sementara kepada Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, ASPEK Indonesia meminta untuk tidak menganggap informasi banjirnya tenaga kerja asal Tiongkok, sebagai angin lalu.

“Alih-alih mengupayakan solusi yang pro-rakyat, Menteri Ketenagakerjaan justru sibuk membantah dengan argumentasi data-data pekerja asing yang dimiliki Kementerian Ketenagakerjaan. Menteri Ketenagakerjaan seharusnya melakukan pengawasan dan penegakan aturan hukum terkait dengan tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia. Juga harus mengeluarkan regulasi yang berpihak pada kepentingan rakyat Indonesia,” tudingnya mengingatkan.

Berdasarkan kondisi yang memprihatinkan di atas, ASPEK Indonesia pada hari Selasa, tanggal 2 Agustus 2016, menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Efek Domino Serbuan Tenaga Kerja Asing”.

Seminar yang dilaksanakan di Auditorium Adhiyana, Wisma Antara, lantai 2 Jl. Medan Merdeka Selatan No.17 Jakarta Pusat. Mirah mengatakan, inisiatif ASPEK Indonesia menyelenggarakan seminar dikarenakan kegelisahan bersama atas nasib jutaan rakyat Indonesia yang masih menganggur dan terus menjadi korban PHK, yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara untuk memberikan jaminan pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Negara seharusnya hadir dalam bentuk kebijakan pemerintah yang pro-rakyat dan sejalan dengan amanah konstitusi. Pemerintah tak boleh membiarkan rakyat Indonesia hanya sebagai penonton dari acara pesta poranya para investor,” tegasnya.

Jika pemerintah lebih berpihak pada investor asing, maka kata Mirah, bukan tidak mungkin investasi asing akan berubah menjadi invasi asing. Yakni invasi asing yang dilakukan tanpa peran dari militernya tapi, efek dominonya berpotensi mengganggu kedaulatan negara bahkan mengancam hak rakyat Indonesia untuk hidup sejahtera di negerinya sendiri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaTenaga Kerja AsingTiongkokTKA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bertambah, Tahanan Kasus Kerusuhan Tanjungbalai menjadi 18 orang
Tulisan selanjutnya YLKI Desak BPOM Tindak Tegas Produsen Snack ‘Bikini’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?