Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Urgensitas Akal Manusia dalam Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Juli 2025 11:35 11:35 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Juli 2025 13:00
Bagikan
Bagikan

Akal adalah anugerah ilahi yang wajib digunakan untuk berpikir, memahami ajaran agama, dan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah

Hidayatullah.com | AKAL merupakan tempat bermuaranya anugerah Allah yang dianugerahkan kepada umat manusia. Akal adalah inti pokok yang menjadi simbol kemuliaan—yang membedakan manusia dari semua hewan. Dengan akal pula, manusia mampu mengenal dirinya, lingkungannya, dan Penciptanya.

Oleh karena itu, akal tidak boleh dinonaktifkan fungsinya, sebagaimana tidak diperbolehkan menyakiti organ tubuh lain yang telah dianugerahkan oleh Allah, seperti tangan, kaki, mata, pendengaran, penciuman, dan sebagainya.

Semua itu adalah organ yang diciptakan Allah agar digunakan untuk menjalankan fungsinya masing-masing. Menggunakan setiap organ sebagaimana mestinya berarti mensyukuri nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada kita.

Termasuk di antaranya adalah mengfungsikan akal untuk berpikir. Jika seseorang menonaktifkan akalnya, maka sama halnya ia telah menulikan telinganya dan membutakan matanya. Sebagaimana tergambar dalam Al-Qur’an:

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

    لَهُمْ قُلُوْبٌ لَّا يَفْقَهُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اَعْيُنٌ لَّا يُبْصِرُوْنَ بِهَاۖ وَلَهُمْ اٰذَانٌ لَّا يَسْمَعُوْنَ بِهَاۗ اُولٰۤىِٕكَ كَالْاَنْعَامِ بَلْ هُمْ اَضَلُّۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْغٰفِلُوْنَ

“Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami, mereka memiliki mata, tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat, dan mereka memiliki telinga, tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf: 179)

Seandainya ayat ini hanya menyamakan manusia dengan hewan ternak, maka bisa saja disalahpahami sebagai ketidakadilan terhadap hewan ternak, karena memang hewan tidak diberi akal. Maka, Maha Suci Allah yang firman-Nya sangat indah dan sempurna: ayat tersebut justru menegaskan bahwa derajat manusia bisa lebih rendah daripada hewan jika mereka menonaktifkan akalnya.

Mereka yang tidak menggunakan akal sehat dianggap tidak layak menyandang predikat manusia. Karena sesungguhnya, ia telah menggadaikan martabat kemuliaannya dan menjatuhkan dirinya pada derajat yang lebih rendah daripada binatang.

Ia membiarkan dirinya terombang-ambing dalam kesesatan serta menyia-nyiakan nikmat akal yang telah diberikan oleh Allah.

Dalam ayat lain ditegaskan bahwa tidak menggunakan akal termasuk dosa yang kelak akan dipertanyakan pada hari kiamat:

    وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ، فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ…

“Dan mereka berkata: ‘Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya kami tidak termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.’ Maka mereka mengakui dosa mereka…” (QS. Al-Mulk [67]: 10–11).

Apakah seruan Al-Qur’an ini sudah dipahami? Bukankah ini merupakan seruan yang sangat jelas agar umat manusia menggunakan potensi akalnya?

Berpikir adalah suatu kewajiban dalam Islam. Akal adalah sarana untuk memahami dan mengamalkan ajaran agama, serta untuk memperoleh pengetahuan dan hikmah.

Namun, banyak manusia lalai dalam mensyukuri nikmat akal ini. Mereka tidak memaksimalkan fungsinya untuk memahami dan mengamalkan ajaran agama.

    وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ…

“Tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

Setidaknya, frasa serupa dengan potongan ayat di atas diulang lebih dari 11 kali dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam QS. Al-A’raf: 187.

Ini merupakan isyarat agar kita memaksimalkan potensi akal untuk berpikir, agar tidak tergolong dalam kelompok yang jahil. Al-Qur’an sangat mengapresiasi orang-orang berilmu, karena mereka telah menggunakan akalnya untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam.

Jika memaksimalkan fungsi dan tugas akal adalah anjuran, bahkan kewajiban dalam Islam, maka hal tersebut juga merupakan tanggung jawab yang pasti bagi setiap manusia.

Kelak, manusia akan dihisab atas bagaimana ia menggunakan akalnya, sebagaimana ia akan dihisab atas penggunaan indera lainnya:

    وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌۗ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak engkau ketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra` [17]: 36)

Melalui berbagai ayat yang mendorong manusia untuk berpikir dan mengoptimalkan akalnya, kita dapat memahami bahwa umat Islam tidak boleh hanya ikut-ikutan dalam hal-hal yang bertentangan dengan akal sehat. Apalagi sampai taklid buta tanpa berpikir.

Bukankah Islam telah memberi jaminan dan ruang bagi akal sehat untuk berfungsi demi kebaikan agama dan dunia? Islam bahkan telah menempatkan kesehatan akal sebagai salah satu tujuan utama dalam Maqashid Syari’ah.*/Muh. Kurdi Arifin, mahasiswa Universitas Al-Azhar, Fakultas Ushuluddin

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ajaran agamaakalakal dalam Islamakal dan agamaHeadline
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OnlyFans Dilarang, China Tegas Larang Barat yang Dinilai Rusak Moral Publik
Tulisan selanjutnya Eks Missionaris Hanny Kristianto Khusus Mengapreasiasi Hidayatullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?