Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Rahasia Hari Arafah yang Dibenci Iblis: Inilah 10 Keutamaannya

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Mei 2026 08:29 8:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 Mei 2026 08:30
Bagikan
Bagikan

Hari Arafah adalah karunia besar dari Allah bagi umat Islam baik yang berhaji atau yang tidak, inilah waktu mustajabnya doa dan hari paling dibenci Iblis

Hidayatullah.com | HARI Arafah merupakan salah satu hari paling agung dalam kalender Islam. Ia bukan sekadar momen wukuf di tanah suci bagi jamaah haji, namun juga hari istimewa yang diberkahi bagi seluruh umat Islam di mana pun berada.

Keutamaan dan keistimewaannya ditegaskan oleh banyak ayat, hadis, serta pernyataan para sahabat dan ulama. Berikut ini adalah sepuluh keuntungan utama dari Hari Arafah sebagaimana dijelaskan dalam khazanah Islam:

1. Hari Kesempurnaan dan Berkat Agama

Hari Arafah adalah hari diturunkannya ayat kesempurnaan agama:

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي

وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ

فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِإِثْمٍ

فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Ma’idah: 3).

Sayidina Umar bin al-Khattab dan Ibnu Abbas menyebut hari ini sebagai hari raya bagi kaum Muslimin. Umar berkata:

    كِلْتَاهُمَا عِيدٌ لَنَا

“Keduanya (Jumat dan Arafah) adalah hari raya bagi kami.” (Diriwayatkan oleh al-Tabari dalam tafsirnya).

2. Hari Raya untuk Semua Umat Islam

Hadis dari Uqbah bin Amir menunjukkan bahwa Hari Arafah merupakan hari khusus bagi mereka yang melaksanakan wukuf, namun diperbolehkan juga berpuasa bagi yang tidak berhaji, sebagaimana mayoritas ulama menyepakatinya.

3. Hari Arafah Adalah “Yang Genap” (Asy-Syaf’a) dalam Surah al-Fajr

Allah bersumpah dalam Al-Qur’an:

    وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ

“Demi yang genap dan yang ganjil.” (QS. Al-Fajr: 3)

Diriwayatkan bahwa yang dimaksud “genap” adalah Hari Arafah, dan “ganjil” adalah Hari Nahr (Idul Adha). Dalam surah al-Buruj ayat 3 juga disebutkan:

    وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ

“Dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.”

Rasulullah ﷺ menjelaskan:

    الشَّاهِدَ يَوْمَ عَرَفَةَ وَالْمَوْعُودَ يَوْمَ الْقِيَامَةَ

“Yang menyaksikan adalah Hari Arafah dan yang dijanjikan adalah Hari Kiamat.” (HR. Ahmad, al-Hakim, al-Baihaqi)

4. Hari Terbaik di Sisi Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

    أفضلُ الأيام يومُ عرفة

“Hari terbaik adalah Hari Arafah.”   (HR. Jami’ al-Usul fi Ahadits al-Rasul, 6867)

Namun sebagian ulama juga menyatakan Hari Nahr (Idul Adha) sebagai hari paling agung berdasarkan hadis:

    أَعْظَمَ الأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ الْقَرِّ

“Hari terbesar di sisi Allah adalah Hari Nahr, lalu hari menetap di Mina (11 Dzulhijjah).”    (HR. Ibnu Khuzaimah, al-Baihaqi)

5. Setara dengan 10.000 Hari

Disebutkan dari Anas bin Malik:

“Keutamaan hari Arafah setara dengan 10.000 hari.”  (Disebutkan dalam kitab keutamaan karya ‘Atha)

6. Hari Haji Akbar

Sebagian ulama salaf seperti Umar RA menyebut bahwa Hari Arafah adalah Haji Akbar, walaupun sebagian lain menyatakan Hari Nahr sebagai puncak haji. Keduanya memiliki kedudukan yang sangat utama.

7. Puasa yang Menghapus Dosa Dua Tahun

Dari Abu Qatadah RA, Nabi ﷺ bersabda:

    صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

“Puasa pada Hari Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

8. Hari Pengampunan Dosa dan Pelepasan dari Api Neraka

Rasulullah ﷺ bersabda:

    مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan hamba dari neraka dibandingkan Hari Arafah.”   (HR. Muslim, Ibnu Majah)

Allah juga membanggakan para hamba-Nya kepada para malaikat:

    انْظُرُوا إِلَى عِبَادِي، جَاءُونِي شُعْثًا غُبْرًا

“Lihatlah hamba-hamba-Ku, mereka datang kepada-Ku dalam keadaan kusut dan berdebu.” (HR. Ahmad, al-Baihaqi, Ibnu Hibban)

9. Hari yang Paling Dibenci Iblis

Rasulullah ﷺ bersabda:

    ما رؤيَ الشيطانُ يوما هو فيه أصْغَرُ ، ولا أدْحَرُ ولا أحْقَرُ ، ولا أغْيَظُ منه في يوم عرفة

“Tidak ada hari di mana Iblis tampak lebih hina, terbuang, dan marah selain Hari Arafah.” (HR. Malik, al-Baihaqi)

Karena pada hari itu turunnya rahmat dan pengampunan Allah membuat Iblis meradang dan merasa kalah.

10. Hari Terkabulnya Doa

Diriwayatkan bahwa doa pada Hari Arafah merupakan doa yang paling mustajab. Rasulullah ﷺ bersabda:

    خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Sebaik-baik doa adalah doa pada Hari Arafah.” (HR. Tirmidzi, Malik)

***

Hari Arafah adalah karunia besar dari Allah bagi umat Islam. Bagi yang menunaikan haji, ini adalah hari wukuf yang menentukan sahnya ibadah haji mereka.

Bagi yang tidak berhaji, ini adalah peluang emas untuk berpuasa, berdoa, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Semoga kita termasuk hamba-hamba yang mengambil manfaat dari hari yang mulia ini.

“Barangsiapa menginginkan pengampunan dan perlindungan dari api neraka, hendaklah ia memuliakan Hari Arafah dengan puasa, doa, dan amal-amal salih.”

Wallahu a’lam. Semoga Allah menerima amal ibadah kita di Hari Arafah. Aamiin.*/diambil artikel Dr. Hj. Zulkifli bin Mohamad al-Bakri

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:doadoa mustajabhajiHaji 2025hari arafahHeadlineiblisPilihan Redaksiumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khawatir Jadi Target Serangan Lagi Mojtaba Khamenei Disembunyikan
Tulisan selanjutnya Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Drone Pengintai ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Anwar Abbas
Berita

MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal

Berita
25 Agustus 2026 18:20
Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Kiai Cholil Nafis Ajak Umat Islam Tak Terlena Medsos dan Kembali Membaca Buku

Terbaru

  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
  • YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
  • Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
  • Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
  • MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
  • APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?