Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Tiliklah Film Setelah Tertawa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2020 12:31 12:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Agustus 2020 12:31
Bagikan
Aib
Ilustrasi.
Bagikan

Oleh: Mahladi Murni

Hidayatullah.com | REALITAS kehidupan memang menarik jadi tontonan. Para pegiat film tahu persis hal itu. Mereka menampilkan realitas untuk ditertawakan, atau setidaknya disenyumi. Masyarakat juga senang menontonnya. Lucu dan menghibur, kata mereka.

Adegan ghibah sejumlah emak-emak, misalnya, dikemas dengan sangat alami plus raut wajah yang lucu. “Bibirnya sampai maju lima centi,” ujar seorang pemirsa di laman media sosialnya setelah menyaksikan adegan ghibah tersebut.

Meng-ghibah tentu saja salah dalam adab Islam. Jika informasi yang di-ghibahkan ternyata benar, tetap saja ia dihukumi salah, apalagi jika informasinya salah, maka ia terkategori fitnah.

Tapi, beberapa orang mencoba bijak setelah melihat adegan ghibah tersebut. “Itulah realitas kehidupan kita saat ini. Justu itu tantangan buat kita agar mendakwahi orang-orang seperti itu,” jelasnya. “Ambil yang baiknya, buang yang buruknya,” jelas yang lain.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Ok-lah. Realitas kehidupan memang beragam. Ada yang baik, ada yang buruk. Di atas muka bumi ini, tak semua orang baik. Juga tak semua orang buruk.

Allah Ta’ala, dalam beberapa ayat al-Qur’an, menganjurkan kepada kita agar berjalan di atas muka bumi dan melihat itu semua. “Fasiiru fil ard (berjalanlah kamu di atas muka bumi),” kata Allah Ta’ala.

Namun, ayat-ayat tersebut tidak berhenti sampai di situ. Ada kelanjutannya. Dalam satu ayat, Allah Ta’ala menyebut, “… dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (para Rasul),” (Ali Imran [4]: 137)

Pada ayat lain Allah Ta’ala menyebut, “…sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka. Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka …” (Muhammad [47]: 10)

Jadi, kita tak boleh sekadar berjalan-jalan atau melihat-lihat realitas kehidupan. Kita juga harus memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang berghibah, memfitnah, berbuat serong, berbuat curang dan culas. Seperti apa kesudahan mereka?

Kembali kepada tontonan realitas kehidupan yang banyak disajikan para sineas di dunia maya, bisakah kita melihat kesudahan orang-orang yang mendustakan agama Allah? Jika tidak, maka sia-sialah tontonan itu.

Barangkali beberapa di antara kita berargumen bahwa kesudahan orang-orang yang mendustakan agama Allah Ta’ala telah kita pahami meskipun tak diperlihatkan dalam fragmen film tersebut. OK-lah! Tapi seberapa banyak orang yang paham? Seberapa banyak orang yang mengimaninya?

Lalu, bagaimana pula dengan film-film transgender yang banyak beredar di internet dengan kemasan yang sangat apik, perpaduan antara tawa dan air mata? Bagaimana dengan film kehidupan seorang waria yang dikisahkan dengan amat menyentuh? Atau, kisah hidup kaum gay dan lesbian yang dikemas seolah-olah mereka telah ditakdirkan seperti itu?

Jadi, setelah kita tertawa melihat adegan lucu sebuah realitas kehidupan dalam sebuah film, maka segeralah teliti pesan apa yang ingin disampaikan oleh sang sutradara lewat film itu. Periksalah, apakah sama pesannya dengan pesan Allah Ta’ala tentang orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya. Jika tidak, matikanlah poselmu! *

Penulis adalah wartawan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Film TilikfitnahghibahGunjingkomedileluconTilik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu AS akan Kunjungi Timur Tengah Sebagai Bagian dari Dorongan Trump untuk Hubungan Arab-‘Israel’
Tulisan selanjutnya Pekerja China Disuntik Kandidat Vaksin Covid-19 Sejak Juli

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?