Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Opini

Anies Presiden, Jakarta Bebas Banjir, In Syaa Allah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Februari 2021 09:12 9:12 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Februari 2021 08:30
Bagikan
Bagikan

Oleh: Ady Amar

Hidayatullah.com | Ada yang marah-marah tidak Jakarta banjir? Kalau ada yang marah, itu wajar dan bisa difahami. Tapi marahnya juga jangan berlebihan, jangan lebay, apalagi sampai uring-uringan segala, ingat stroke.

Namun demikian, setiap warga di Jakarta, dan daerah lain di negeri ini punya hak untuk hidup nyaman selayaknya. Tidak tiap tahun selalu disusahkan dengan datangnya banjir.

Kota Semarang dan kota/ kabupaten lain di Jawa Tengah, juga Provinsi Kalimantan Selatan dan daerah-daerah lain, di Jawa Barat, Jawa Timur… tidak boleh warganya disusahkan dengan tiap tahun langganan kebanjiran.

Di Kabupaten Kudus, Jateng ada daerah yang sekitar sebulanan direndam banjir. Juga Kodya Pekalongan pun banyak areahnya direndam banjir.

Baca Juga

Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Tangerang, Bekasi, Depok dan daerah lain di Jawa Barat pun banyak areah yang direndam banjir. Tampaknya hampir setiap tahun daerah-daerah itu langganan banjir.

Meski demikian, Pak Ganjar Pranowo, Gubernur Jateng, dan Pak Ridwan Kamil, Gubernur Jabar, mestilah banyak bersyukur. Meski daerah-daerah di wilayah yang dipimpinnya banjir dimana-mana, tapi tidak ada warganya yang teriak-teriak menyalahkan gubernurnya.

Tidak itu saja, bahkan media pun, khususnya televisi, membela daerah-daerah itu dengan berita “hanya digenangi air”, meski banjir sudah sampai genteng atap rumah warga.

Tapi perlakuan pada Pak Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta harus dibedakan, karena banjir di Jakarta itu memang kesalahannya, Jadi mari kita salahkan Pak Anies itu, karena ternyata ia tidak bisa apa-apa melawan curah hujan yang tinggi.

Juga tidak itu saja, Pak Anies ternyata tidak punya kemampuan menahan dan membendung kiriman hujan dari Bogor, Depok, Bekasi dan sekitarnya. Harusnya bisa.

Maka tidaklah perlu dipermasalahkan, kenapa banjir di daerah-daerah lain boleh diselesaikan dengan argumen cuma dengan dalih, curah hujan tinggi, tapi tidak untuk Jakarta. Ini pertanyaan sederhana yang tidak patut ditanyakan.

Pak Anies boleh menyampaikan data-data, bahwa hujan di Jakarta bukan saja karena curah hujan tinggi, tapi juga ada kiriman dari Bogor dan daerah sekitarnya. Meski apa yang disampaikan itu memang data valid, tetap saja itu kesalahan Pak Anies.

Pak Anies tidak boleh berdalih bahwa banjir Jakarta itu juga warisan dari gubernur-gubernur Jakarta sebelumya. Gak boleh berdalih demikian. Itu gak ada hubungan dengan gubernur masa lalu.

Tapi kalau Pak Anies mendapat entah berapa puluh penghargaan, terakhir terpilih sebagai 21 Heroes 2021, dari sebuah lembaga internasional Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI), karena berhasil menghadirkan transformasi mobilitas kota yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup seluruh warga. Itu pun disebut bukan karya Pak Anies semata, itu warisan dari gubernur-gubernur sebelumnya.

Bisa dimengerti? Kalau begitu diulang sekali lagi ya, banjir Jakarta sekarang ini ulah Pak Anies. Dan penghargaan-penghargaan yang diterima Pak Anies dan Pemprov DKI Jakarta, itu karena warisan dari gubernur-gubernur sebelumnya.

Lha kalau banjir era Gubernur Pak Jokowi dan Pak Ahok jadi wakilnya, itu kesalahan siapa? Ya itu pun kesalahannya Pak Anies, karena kan setelah itu yang jadi gubernurnya Pak Anies.

Tampaknya Akan Lebih Mudah Diatasi

Bisa diambil kesimpulan, bahwa Pak Ganjar dan Pak Ridwan Kamil, itu jadi manusia beruntung. Karena, kalau dapat penghargaan, itu penghargaan semata untuknya dan Provinsi yang dipimpinnya. Tidak ada hubungan penghargaan yang diterima, itu dengan gubernur masa lalu.

Begitu pula meski beberapa kota/kabupaten yang dipimpinnya banjir besar, tidak ada warganya, juga media yang menyalahkannya, bahkan Menteri PUPR membela dengan mengatakan, karena curah hujan tinggi.

Kenapa ada perlakuan berbeda antara Pak Anies dan kepala daerah lainnya ya? Wah itu pertanyaan radikal, yang gak layak ditanyakan.

Baik kalau begitu pertanyaan itu redaksinya sedikit dirubah ya, apakah kalau Pak Ganjar atau Pak Ridwan Kamil yang jadi Gubernur DKI Jakarta, apakah mereka juga diperlakuan seperti Pak Anies diperlakukan? Jawabnya, ya tergantung…

Tergantung gimana? Tergantung apakah sikapnya bisa seperti Pak Anies, yang tegas tidak bisa dimainkan kelompok yang mau atur-atur Jakarta serakus syahwatnya. Apakah mereka bisa pertahankan pulau-pulau reklamasi tanpa izin itu dengan tegas?

Tapi kalau mereka pimpin Jakarta dengan kepemimpinan memble, ya mereka justru akan dicintai, tak terusik dan bahkan jika saja mau menjabat jadi gubernur sampai sepuasnya bisa kesampaian. Peraturan bisa dirubah sesuai yang diinginkan.

Jadi bisa dibayangkan, sulitnya Pak Anies pimpin Jakarta, dengan sikap tegas yang ditunjukkan selama ini. Maka itu bisa dilihat dari bagaimana ia diperlakukan tidak sama dengan gubernur-gubernur lainnya.

Namun meski demikian, salut dengan emotional quality yang dipunya Pak Anies, yang mampu meredam seluruh permasalahan yang dihadapi dengan sikap sabar, dan tidak kehilangan fokus. Sikap itu bisa jadi bekal, jika takdir membawanya, sebagaimana takdir membawa Jokowi jadi presiden.

Muncul pertanyaan nakal lainnya, bukan radikal ya, kira-kira banjir di Jakarta, jika Pak Anies jadi Presiden apa bisa diatasi? Meski Pak Anies tidak pernah bicara soal jabatan presiden, dan apalagi janji jika ia jadi presiden, maka banjir bisa diatasi…

Bisa jadi banjir di Jakarta lebih mudah bisa diatasi, karena sebagai presiden, ia bisa mengintegrasikan kota-kota di sekitar Jakarta untuk bersama-sama menanggulangi banjir.

Pak Jokowi saat kampanye di Pilpres (2014) juga mengatakan, jika beliau menjadi presiden maka penanganan banjir dan kemacetan ibu kota akan bisa ditangani dengan lebih mudah.

Hayo apa ada yang masih ingat dengan janji Pak Jokowi itu? (*)

Kolumnis, tinggal di Surabaya

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anies BaswedanGubernur DKI Jakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya erik-prince-sekutu-trump Erik Prince, Sekutu Dekat Trump Dilaporkan Jual Senjata ke Haftar
Tulisan selanjutnya nadjamuddin ramly meninggal dunia Innalilahi, Mantan Wasekjen MUI Nadjamuddin Ramly Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Mendudukkan Kasus Kejahatan Seksual di FHUI

24 April 2026 20:20
Opini

Flotilla Indonesia to Gaza 2.0: Peluang, Tantangan, Transparansi

13 April 2026 18:00
ArtikelOpini

Menyikapi Fenomena ‘Cocoklogi’: Mengaitkan Peristiwa Kontemporer dengan Nubuat Akhir Zaman

18 Maret 2026 09:00
Opini

Board of Peace dan International Stabilization Forces: 5 Tanda Bahaya bagi Diplomasi Indonesia

20 Februari 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?