Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Propaganda Syiah dan “Risalah Amman” [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 November 2012 21:12 9:12 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 November 2012 21:12
Bagikan
Bagikan

Oleh: Abu Muhammad Waskito

SETELAH sebelumnya di koran Republika terjadi polemik sengit antara tokoh Syiah (Haidar Bagir) dan tokoh-tokoh Ahlus Sunnah (Muhammad Baharun, Fahmi Salim, dan Kholili Hasib); pada tanggal 9 Februari 2012, masih di Republika, sebuah lembaga bernama Yayasan Muslim Indonesia Bersatu (YMIB) menurunkan publikasi besar dengan judul, Melawan Politik Adu Domba dengan Persatuan Umat. Publikasi ini didukung Radio Iran, IRIB versi Indonesia; dimuat setengah halaman sebagai iklan, di Republika edisi hari itu, halaman 2.

Di bawah ini kami sebutkan isi lengkap publikasi dari YMIB tersebut; di dalamnya kami berikan catatan kaki sebagai penjelasan, agar kaum Muslimin bisa membedakan antara kebenaran dan kebathilan.

Melawan Politik Adu Domba dengan Persatuan Umat

“Menyimak berbagai persilangan pendapat mengenai mazhab-mazhab dalam Islam yang berkembang belakangan ini, khususnya tanda-tanda penggunaan kekerasan yang mengancam keutuhan bukan hanya umat Islam, melainkan bangsa Indonesia dan NKRI secara keseluruhan, kami dari Yayasan Muslim Indonesia Bersatu (YMIB) merasa perlu berbagi sejarah pendekatan antar mazhab dalam Islam khususnya antara mazhab Ahlus-Sunnah dan Syi’ah.”

Baca Juga

Buya Hamka
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan
Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

Catatan 1:

Retorika membenturkan gerakan Islam dengan negara (NKRI) sudah dipakai sejak zaman Orde Baru, ketika LB, Moerdani menguasai militer. Seakan, setiap umat Islam menuntut hak-nya, ia selalu dicurigai ingin “meruntuhkan NKRI”. Dalam kasus Sampang, warga NU marah karena penistaan-penistaan agama yang dilakukan oleh Tajul Muluk dan kawan-kawan. Selalu ada penyulut kekerasan itu. Dalam kasus di Puger Jember, seorang ustadz NU bernama Fauzi terkena bacokan dari aktivis-aktivis Syiah yang ingin menggagalkan acara kajian seputar kesesatan Syiah dengan menghadirkan Habib Muhdhor Al Hamid yang dikenal tegas kepada Syiah. Baca artikel, Pengikut Syiah Mengamuk, Aktivis NU Kena Bacok, situs Voa-islam, 31 Mei 2012].

Sesungguhnya inisiatif-inisiatif seperti ini sudah terjadi sejak berabad-abad yang lalu, bahkan telah melahirkan karya-karya besar dalam kedua mazhab besar Islam ini.

Catatan 2:

Ibnu Hazm Az Zhahiri t ketika disebutkan perkataan orang Nashrani, beliau berkata, “Sedangkan perkataan mereka –Nashrani- yang mendakwahkan bahwa orang Rafidhah telah mengubah Al Qur`an, maka sesungguhnya orang-orang Rafidhah itu bukan bagian dari kaum Muslimin; mereka adalah firqah buatan yang awal-awal muncul setelah wafatnya Rasulullah , sekitar 25 tahun kemudian… Ia adalah kelompok yang mengalir seperti mengalirnya Yahudi dan Nashrani dalam hal kebohongan dan kekufuran.” (Al Fashlu fil Milal wan Nihal, juz 2, hlm. 213].

“Tapi, yang mungkin belum banyak diketahui adalah aktivitas-aktivitas ke arah yang sama di abad 20 dan abad 21 ini. Khususnya terkait dengan upaya-upaya pendekatan mazhab yang dilakukan secara intensif di Mesir, baik di kalangan gerakan Ikhwanul-Muslimin maupun Al-Azhar. Puncaknya adalah deklarasi yang belakangan disebut sebagai Risalah Amman, yang ditandatangani di ibukota Yordania ini,” demikian kutip YMIB di Republika.

Catatan 3:

Al Azhar, Ikhwanul Muslimin, Hasan Al Banna, dll. mereka bagian dari Islam; tetapi mereka bukan satu-satunya suara yang mewakili kaum Muslimin. Sudah sangat dikenal tentang salah satu definisi Ahlus Sunnah, yaitu: “Wa amma al ma’na al aam li ahlis Sunnah wal jama’ah fa yadkhulu fihi jami’ul muntasibina ilal Islam, maa ‘aada ar rafidhah” (dan makna umum Ahlus Sunnah wal Jama’ah masuk ke dalamnya siapa saja yang mengikatkan dirinya dengan Islam, selain orang Rafidhah atau Syiah). [Al Wajiz Fi Aqidatis Salafis Shalih, karya Syaikh Abdullah bin Abdul Hamid Al Atsari, hlm. 34]. Karena itu sangat dikenal dua istilah dikotomis ini: Ahlus Sunnah vs Syiah, atau Sunni vs Syi’i. Al Azhar, Ikhwanul Muslimin, Hasan Al-Banna, dll. tidak bisa mengubah kesepakatan umat ini].

Ceritanya bermula dengan Imam Syahid Hasan Al-Banna, pembawa panji gerakan Islam terbesar era modern, Al-Ikhwan Al-Muslimun. Dalam kegigihan beliau memperjuangkan Islam, beliau termasuk salah satu tokoh ide pendekatan antarmazhab dan berperan-serta dalam aktivitas Jama’ah Taqrib Baina Al-Mazhahib Al-Islamiyah di Kairo. Mengenai hal ini, salah satu pemikir Ikhwanul Muslimin Ustad Salim Bahansawi dalam bukunya berkata: “Sejak Jama’ah Taqrib Antarmazhab didirikan, dan Imam Hasan al-Banna dan Ayatullah Qummi berperan dalam pendiriannya, kerja sama antara Ikhwanul Muslimin dan Syiah tercipta.” [Limaza Ightala Hasan al-Banna, cetakan pertama, Darul I’tisham, hal. 32; yang dikutip dalam buku Al-Sunnah Al-Muftara ‘Alaiha, karya Ustadz Salim al-Bahansawi, cetakan Kairo, hal. 57].

Catatan 4

Sekali lagi, sikap Syaikh Hasan Al Banna t itu tidak mewakili suara kaum Muslimin di dunia. Ia hanya mewakili sikap Ikhwanul Muslimin, atau diri beliau sendiri. Sejujurnya, dalam dakwah Jama’ah Tarbiyah (Al Ikhwan al Muslimun) di Indonesia, pada periode 80-an sampai 90-an; sikap mereka sangat tegas kepada Syiah. Justru saya pribadi belajar banyak dari sikap mereka. Bahkan Dr. Hidayat Nur Wahid, dikenal sebagai pakar akidah, khususnya tentang sekte Syiah].

Dalam hubungan ini, Dr. Abdulkarim Zaidan, salah satu pemimpin penting Al Ikhwan al Muslimun Iraq menulis: “Mazhab Ja’fari ada di Iran, Iraq, India, Pakistan, Libanon dan Suriah atau negara-negara lainnya. Perbedaan antara fikih Ja’fari dan mazhab lainnya tidak lebih dari perbedaan antara satu mazhab dengan mazhab lainnya (dalam mazhab Sunni).” [Al-Madkhal li al-Dirasah al-Syariah al-Islamiyyah, hal. 128].

Catatan 5

Tidak mungkin kalau perbedaan antara Ahlus Sunnah dengan Syiah, hanya semisal perbedaan antara madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali. Andaikan demikian, maka Ahlus Sunnah sejak lama akan sepakat dengan “Madzhab Lima Imam”.

Buktinya hal itu tidak ada dalam Islam. KH. Hasyim Asyari dalam konsep teologi NU-nya, mengklaim bahwa madzhab dalam Islam hanya 4 saja, tanpa madzhab Ja’fari di dalamnya. Berikut ucapan Imam Syafi’i yang menjadi rujukan kaum Muslimin Nusantara, “Aku tidak mengetahui satu pun dari pengikut hawa nafsu yang lebih dusta dalam dakwaannya, tidak aku saksikan dalam kepalsuannya, dari kaum Rafidhah.” (Disebutkan dalam Al Ibanah Al Kubra, juz 2, hlm. 545; dan Syarah Ushul I’tiqad Ahlis Sunnah, juz 8, hlm. 499). Pendapat Ustadz Abdul Karim Zaidan tidak bisa menafikan pendapat Imam Syafi’i t ].

Sementara itu, Ustadz Bahansawi, dalam kitabnya yang sama, membantah bahwa Syiah memiliki Qur’an yang berbeda dengan menyatakan: “Qur’an yang ada di kalangan Ahli Sunnah adalah Qur’an yang ada di masjid dan di rumah-rumah orang Syiah.” Dia juga berkata: “Syiah Ja’fari (12 Imam) meyakini bahwa barang siapa yang men-tahrif Quran … adalah kafir.”

… bersambung bagian 2

Tulisan ini dikutip dari buku terbaru penulis berjudul, “Mendamaikan Ahlus Sunnah di Nusantara: Mencari Titik Kesepakatan antara Asy’ariyah dan Wahabiyah”. Diterbitkan oleh Pustaka Al Kautsar Jakarta, bulan Oktober 2012. Dilakukan adaptasi ke dalam format tulisan online

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 30 Dai Mendapat Pelatihan dari BIN dan BNPT
Tulisan selanjutnya Syeikh Al-Azhar Kecam Tindakan Zionis Terhadap Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Tsaqafah

Loss of Adab, Kebingungan Ilmu dan Pemimpin Palsu

18 Desember 2022 18:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?