Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Cukupkah hanya dengan Pendidikan Karakter? (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 April 2014 16:55 4:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 April 2014 19:00
Bagikan
Foto memalukan ini mulai dipublikasi dibeberapa website internasional. Seorang anak perempuan yang menggunakan pakaian putih merah mengacungkan jari tengah (menghina) kepada seorang pengemis
Bagikan

Oleh: Syahrial Zulkapadri

DALAM masyarakat yang beradab, seorang penghibur tidak akan lebih dihormati ketimbang pelajar yang memenangkan olimpiade fisika. Seorang pelacur atau pezina ditempatkan pada tempatnya, yang seharusnya tidak lebih tinggi martabatnya dibandingkan muslimah-muslimah yang shalihah.

Begitulah akhlak kepada sesama manusia dalam Islam.  Akhlak juga terkait dengan ketauhidan, sebab akhlak kepada Allah mengharuskan seorang manusia tidak merserikatkan Allah dengan yang lain. Tindakan menyamakan Kholiq dengan makhluk merupakan tindakan yang tidak berakhlak. Karena itulah, maka dalam al-Qur’an disebutkan, Allah murka karena Nabi Isa As diangkat derajatnya dengan Kholiq, padahal ia adalah makhluk.

Karena itu, tauhid adalah konsep dasar bagi pembangunan manusia beradab. Menurut pandangan Islam, masyarakat berakhlak haruslah meletakkan Kholiq pada tempat-Nya sebagai Kholiq, jangan disamakan dengan makhluk.

Itulah akhlak kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam adalah juga manusia. Tetapi, beliau berbeda dengan manusia lainnya karena beliau adalah utusan Allah. Sesama manusia saja tidak diperlakukan sama, apa lagi kepada utusan Allah yang mulia.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Belum jadi Rujukan

Dengan demikian maka dapat kita lihat bahwa pendidikan karakter belum sepenuhnya dapat dijadikan rujukan untuk mengatasi masalah pendidikan yang ada di negara ini. Karena hanya menitikberatkan kepada nilai-nilai dan norma-norma kemanusiaan saja.

Hanya mencetak manusia yang mengetahui kebaikan (knowing the good), mencintai kebaikan (loving the good), dan melakukan kebaikan (doing the good) kepada sesama makhluk, tapi minin akan ketauhidan ilahiyah.

Lebih jauh lagi secara tidak langsung akan menjauhkan kita dari sang Kholiq (Allah).

Dalam pendidikan karakter juga menganggap bahwa agama bukan suatu yang mendasar untuk menciptakan manusia yang baik apalagi di negara yang plural. Maka hanya dengan pendidikan karakter saja, justru akan membahayakan bagi akidah umat Islam.

Pendidikan akhlak yang terdapat dalam pendidikan Islam akan menyempurnakan semua itu. Karena berakhlak adalah berpikir, berkehendak, dan berperilaku sesuai dengan fitrahnya (nurani) untuk terus mengabdi kepada Allah. Jadi bukan hanya menjadi manusia baik yang berkarakter tapi juga berakhlak mulia. Wallahu a’lam bi al-showab.*

Penulis adalah peserta Program Kaderisasi Ulama (PKU) ISID Gontor angkatan V

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabakhlakakhlaq
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Konfirmasi Kematian 5 Tentaranya di Afghanistan
Tulisan selanjutnya Setelah Pengusiran Bantuan Internasional, Kondisi Kesehatan Rohingya Kian Memburuk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

5 Januari 2023 14:30
ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?