Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Simposium PPI, Ekonom Islam: Potensi Keuangan Syariah Indonesia Bagus

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Maret 2018 15:08 3:08 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Maret 2018 15:05
Bagikan
Pakar ekonomi Islam, Syafi'i Antonio, pada acara Simposium PPI Timteng-Afrika di Auditorium Allama Iqbal, Islamabad, Pakistan, Jumat (02/02/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakar Ekonomi Islam di Indonesia, Dr Muhammad Syafi’i Antonio, menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Simposium Internasional Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Kawasan Timur-Tengah dan Afrika (Timteng-Ka) di Auditorium Allama Iqbal, Islamabad, Pakistan, Jumat (02/02/2018).

Dalam penyampaiannya, Syafi’i menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi bagus dalam keuangan syariah.

“Dengan adanya Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS). Lebih dari itu, karena Presiden juga menjadi Chairman KNKS,” ungkapnya dalam bahasa Inggris.

Baca: Presiden Dorong Ekonomi Syariah di Indonesia Terus Berkembang

Meski Indonesia negara dengan populasi Muslim terbesar, kata Antonio, namun ekonomi negeri ini tidak sepenuhnya dikuasai oleh Muslim.

Meskipun begitu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tazkia ini mengungkapkan, masih banyak potensi untuk mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Salah satunya, sebutnya, banyaknya jumlah penduduk usia produktif yang hidup di Indonesia.

“Bonus demografi. Kita senang hidup di zaman ini karena banyak Muslim dengan usia produktif,” lanjut Antonio.

Baca: PPI Dunia Gelar Simposium Kawasan Timur Tengah-Afrika di Pakistan

Kedua, sambungnya, banyaknya Muslim di Indonesia menjadikan banyak pula potensi pasar untuk Muslim.

“Kita ingin membawa spirit dan nilai madrasah, pondok pesantren, dan masjid ke pasar,” terang lulusan Melbourne University ini.

Untuk diketahui, pantauan hidayatullah.com pada acara itu, turut hadir Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Pakistan Iwan Suyudhie Amri, Assistant Professor International Institute of Islamic Economic (IIIE) Dr Atiq-uz Zafar, Vice President International Islamic University of Islamabad (IIUI) Prof Dr Muhammad Munir, dan beberapa delegasi dari PPI Tim-Teng Afrika.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bonus demografiEkonomi Syariahekonomi umatIslamabadPakar Ekonomi IslamPakistanPersatuan Pelajar Indonesiapotensi syariah IndonesiaPPIPPI DuniaPPI Kawasan Timur-Tengah dan AfrikaPPI Tim-TengkaSimposium PPI Timur Tengah-AfrikaSyafi'i Antonio
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politik Rente Dinilai Rawan Menghasilkan Politik Dinasti
Tulisan selanjutnya Rapper Spanyol Dibui Lagi karena Menghina Kerajaan dan Puji Kekerasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

2 Juni 2026 18:00
Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

2 Juni 2026 17:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?