Koki Turki yang sempat viral dan menjadi sensasi internet, “Salt Bae”, mengumumkan akan membuka restoran baru di Tel Aviv, Israel.
Melalui akun Instagramnya @nusr_et, pria bernama asli Nusret Gokce, mengumumkan Tel Aviv sebagai salah satu lokasi restoran barunya, Nusr-Et.
Di antara kota-kota yang disebutkan adalah Paris, Ibiza, Madrid, Milan, Sao Paolo, Mexico City, Buenos Aires, Hong Kong, Shanghai, Tokyo, dan Kairo.
Gokce sudah memiliki beberapa restoran yang terkenal mahal di lokasi di seluruh dunia, termasuk Turki yang pertama kali dibuka pada tahun 2010, selain di Arab Saudi, UEA, dan Qatar.
Berita i24 Israel melaporkan bahwa lokasi restoran baru akan berada di Menara ToHa di timur Tel Aviv.
Menanggapi berita tersebut, aktivis hak asasi manusia Palestina dan salah satu pendiri gerakan BDS, Omar Barghouti, dikutip oleh Doha News mengatakan, “Rencana yang dilaporkan untuk membuka cabang restoran Nusr-Et di apartheid Tel Aviv, terutama di bawah kondisi terbuka saat ini pemerintah Israel yang fasis dan Islamofobia, akan secara drastis menodai reputasi koki Turki yang terkenal itu.”
Cabang baru di ‘Israel’ ini lantas menimbulkan kecaman dari netizen, terpantau unggahan Instagram terbaru Salt Bae penuh dengan komentar negatif.
“Tolong jangan buka di Tel Aviv!!!!!!,” komentar akun @linay50500.
“Kamu seharusnya malu membuka sebuah cabang restoran konyol ini di (Israel),” kata netizen lain @abubayanhh.
Gokce menjadi terkenal pada tahun 2017 setelah video dirinya menaburkan garam pada daging steak menjadi viral di media sosial.
Klip tersebut dengan cepat memperoleh jutaan penayangan dan menghasilkan banyak meme dan parodi, menjadikan nama Salt Bae semakin populer.
Dia baru-baru ini menerima banjir kritik setelah tampil merusak perayaan kemenangan Piala Dunia Argentina di final di Qatar dan berfoto selfie dengan pemain dan mengangkat trofi. Menurut FIFA, masuknya Salt Bae ke lapangan tidak sah.*