Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
KajianOase Iman

Khutbah Jumat: Pendidikan Adab untuk Anak Kita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Januari 2023 22:20 10:20 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Januari 2023 10:55
Bagikan
adab santri
Bagikan

Memberi makanan/minuman haram sangat berpengaruh perilaku anak, kewajiban kita juga mengajarkan adab kepada Allah, pada Nabi, orang tua dan guru, dengan pendidikan tauhid, inilah materi khutbah Jumat kali ini

Hidayatullah.com | ANAK merupakan amanah yang diberikan kepada kita untuk merawatnya. Hakikatnya, Allah Swt mewujudkan anak itu, kita lah yang diberi amanah menjaganya, termasuk dalam mengawal pendidikanya.

Di bawah ini naskah lengkap khutbah Jumat kali ini;

Khutbah Jumat Pertama

الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، اَلَّذِى خَلَقَ اْلإِنْسَانَ خَلِيْفَةً فِي اْلأَرْضِ وَالَّذِى جَعَلَ كُلَّ شَيْئٍ إِعْتِبَارًا لِّلْمُتَّقِيْنَ وَجَعَلَ فِى قُلُوْبِ الْمُسْلِمِيْنَ بَهْجَةًوَّسُرُوْرًا.

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِٰلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهْ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ  سَيِّدُ الْخَلاَئِقِ وَالْبَشَرْ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  نُوْرِ الْأَنْوَارْ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ الْأَطْهَارْ. أَمَّا بَعْدُ:

فَيَآأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَلْيَخْشَ ٱلَّذِينَ لَوْ تَرَكُواْ مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَـٰفاً خَافُواْ عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلْيَقُولُواْ قَوْلاً سَدِيدا

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Di hari yang mulia ini, Allah Swt mengucurkan ramhat, kasih-sayang, hidayah dan pertolongan/inayah-Nya kepada kita semua. Oleh sebab rahmat dan inayah itulah kita semua diberi kesempatan oleh Allah Swt untuk hadir dalam beribadah shalat jumat.

Karena itu, ma’asyiral muslimin, mari kita manfaatkan waktu yang mulia ini untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Agar kita semua diberi predikat oleh Allah Swt di hari kiamat kelak sebagai mu’min muttaqi. Orang beriman yang bertakwa.

Mudah-mudahan dengan berkat rahmat hari jumat ini kita dan seluruh kaum muslimin di mana pun berada mampu melaksanakan semua ajaran Allah Swt dan Rasul-Nya serta meninggalkan semua yang menjadi larangan-Nya.

Tidak ada cita-cita yang paling hebat, paling mulia, dan paling tinggi kecuali cita-cita menjadi orang bertakwa. Yang kaya belum tentu mulia, yang duduk di kursi pejabat juga belum tentu terhormat, yang paling pintar dan cerdik dalam masyarakat juga belum tentu ia yang paling tinggi derajatnya.

Ingatlah, sesungguhnya yang paling mulia, paling terhormat dan paling tinggi derajat kedudukannya adalah muttaqin, orang bertakwa.

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah.

Dalam agama kita, persoalan anak atau pemuda menjadi perhatian sangat penting.  Setelah seseorang itu menikah, maka tahap selanjutnya adalah memiliki anak atau keturunan.

Maka, harap kita sadari bersama bahwa dalam pandangan Islam, anak merupakan amanah yang diberikan kepada kita untuk merawatnya. Hakikatnya, Allah Swt mewujudkan anak itu, kita lah yang diberi amanah menjaganya.

Maka, jangan sekali-kali bermain-main dengan amanah besar ini. Jangan remehkan kepemilikian kita terhadap anak. Ingatlah, Allah Swt berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ مِنْ أَزْوَٰجِكُمْ وَأَوْلَٰدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَٱحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِن تَعْفُوا۟ وَتَصْفَحُوا۟ وَتَغْفِرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. At-Taghabun: 14).

Ayat tersebut turun bermula dari kejadian sekelompok laki-laki dari Makkah yang masuk Islam. Mereka ingin mendatangi Nabi ﷺ, tetapi istri dan anak-anak mereka menolak ditinggalkan oleh mereka karena hendak datang kepada Rasulullah ﷺ.

Ketika mereka telah datang kepada Rasulullah ﷺ, mereka melihat orang-orang telah paham agama, maka mereka hendak menghukum (keluarga) mereka, maka Allah menurunkan ayat, “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.

Kadang kita sering prihatin, sebab banyak kasus-kasus remaja anak muda yang tidak bisa lagi dikategorikan bentuk kenakalan lagi. Melainkan sudah termasuk kriminal. Padahal mereka adalah generasi yang akan meneruskan kehidupan kita; generasi yang akan menjadi bagian pemimpin negeri ini di massa yang datang.

Hadirin jamaah shalat Jumat rahimakumullah

Tumbuh dan kembang jika anak dibentuk oleh sistem pembiasan dan dengan siapa anak itu bergaul. Maka, setidaknya ada tiga sistem yang paling dasar.

Pertama, adalah dengan membiasakan pada ucapan dan perkatan baik, dan mencarikan lingkungan serta teman yang baik. Salah satunya adalah dengan sering memperdengarkan lantunan ayat suci di rumah.

Hal ini tak lain untuk membiasakan anak untuk senantiasa dekat dengan ucapan-ucapan baik. Sebab, kalam terbaik adalah kalam Allah yaitu al-Qur’an, yang mana di dalamnya terkandung banyak rahasia dan obat.

Kedua, memberi makan dengan makanan dan minuman yang halal. Termasuk pakaiannya,  barang-barang yang dikenakannya. Semuanya harus tidak campur dengan uang haram.  Rasulullah ﷺ bersabda:

كل لحم نبت من سحت فالنار أولى به

 “Setiap daging yang Tumbuh dari sesuatu yang haram maka neraka lebih berhak baginya.” (HR. Thabrani).

Makanan, minuman, pakaian dan apa yang yang dikenakan jika itu haram, maka sangat berpengaruh terhadap perilaku anak. Sulit berjalan ke tempat-tempat yang diridhai Allah.

Tapi menyukai berjalan ke tempat-tempat yang dimurkai Allah. Jangan-jangan inilah tanda dalam dirinya ada segumpal barang haram.

Ketiga, memberi pendidikan dasar yang tepat. Bagi anak, pendidikan adab merupakan perkara yang paling utama. Sebelum mereka mempelajari ilmu-ilmu pengetahuannya.

Adab pertama yang harus diajarkan adalah adab kepada Allah, adab kepada Nabi, adab kepada orang tua dan adab kepada guru. Adab kepada Allah adalah dengan pendidikan tauhid.

Mengenalkan siapa yang menciptakan alam, mengatur, dan sifat-sifat Allah harus dikenalkan. Makna dua kalimat syahadat merupakan dasar bagi pendidikan tauhid.

Sesungguhnya metode pendidikan anak merupakan hal yang paling penting dan paling ditekankan. Anak-anak itu adalah amanah bagi kedua orang tuanya.

Hatinya yang suci merupakan permata yang paling berharga, belum terukir dan terbentuk. Ia menerima setiap bentuk ukiran dan cenderung kepada setiap hal yang digiring kepadanya.

Jika dibiasakan yang baik, dan diajarkan kebaikan maka ia akan tumbuh menjadi baik dan bahagia di dunia dan akhirat. Ayahnya, gurunya dan setiap orang yang mendidiknya juga akan mendapatkan pahala.

Namun jika dibiasakan dengan keburukan, dan dibiarkan seperti binatang maka ia akan celaka dan binasa. Dan dosanya ditanggung oleh orang tuanya.

Mendidik anak-anak berarti menghantarkan mereka menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sebaliknya, mengabaikan pendidikan anak adalah menghinakan, tidak memanusiakan mereka dan menjerumuskan mereka ke dalam kebinasaan, menyebabkan orang tua akan menerima balasannya di akhirat kelak.

Oleh sebab itu seyogyanya, sejak kecil anak-anak diajarkan al-Quran, hadits, dan cerita-cerita orang sholeh. Hal ini menurutnya akan menumbuhkan kecintaan kepada al-Qur’an, hadits dan juga kepada orang-orang sholeh.

Selain itu, ilmu yang penting untuk diajarkan kepada anak-anak sejak keci adalah ilmu syair-syair yang Islami. Hal ini untuk menanamkan cinta keindahan kepada mereka sejak dini.

Mudah-mudahan kita dan anak-anak kita selamat dari segala macam fitnah. Selalu dalam kasih sayang Allah Swt. Selamat di dunia, bahagia di akhirat. Amin ya Rabbal alamin.

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ.

إن أحسن الكلام، كلام الله الملك العلام والله يقول وبقوله يهتدي المهتدون. أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم. والعصر إن الإنسان في خسر. إلا الذين أمنوا وعملوا الصلحت وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر.

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم ونفعني وإياكم بما فيه من الأيات والذكر الحكيم، وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم. فاستغفروا إنه هو الغفور الرحيم.

Khutbah Jumat Kedua

الحمد لله رب العالمين، وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ، وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئاَتِ أَعْمَالِنَا. أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِٰلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهْ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.  اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةْ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ مِنْ يَوْمِنَا هَذَا إِلَى يَوْمِ النَّهْضَةْ. أمابعد فيا أيها الناس اتقوا الله فيما أمر، وانتهوا عما نهى، واعلموا أن الله أمركم بأمر بدأ فيه بنفسه، وثنى بملائكته بقدسه. وقال تعالى إن الله وملائكته يصلون على النبي يأيها الذين آمنوا صلوا عليه وسلموا تسليما. اَللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِنِ الصَّادِقِ الْوَعْدِ الْأَمِيْنِ، وَعَلٰى إِخْوَانِهِ النَّبِيِّيْنَ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَارْضَ اللهم عَنْ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِيْنَ، وَآلِ الْبَيْتِ الطَّاهِرِيْنَ، وَعَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ، أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنِ الْأَئِمَّةِ الْمُهْتَدِيْنَ، أَبِيْ حَنِيْفَةَ وَمَالِكٍ وَالشَّافِعِيِّ وَأَحْمَدَ وَعَنِ الْأَوْلِيَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ.

اللهم اغفر للمؤمنين والمؤمنات والمسلمين والمسمات الأحياء منهم والأموات. اللهم أعز الإسلام والمسلمين وأذل الشرك والمشركين وانصر عبادك الموحدين وانصر من نصر الدين واخذل من خذل المسلمين، ودمر أعداء الدين واعل كلماتك إلى يوم الدين. اللهم ادفع عنا البلاء والوباء والزلازل والمحن  وسوء الفتنة والمحن ماظهر منها وما بطن عن بلدنا إندونيسيا خاصة وسائر البلدان المسلمين عآمة يارب العالمين. اللهم اجعل يومنا هذا يوما مباركًا واجعل اللهم لنا فيه من كل همّ فرجا، ومن كل ضيق مخرجا ومن كل فاحشة سترا ومن كل عسر يسرا ومن كل بلاء عافية واغفرلنا ولوالدينا ولسائر المسلمين والمسلمات. ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رءوف رحيم.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الأخرة حسنة وقنا عذاب النارز ربنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين.

عباد الله! إن الله يأمرنا باالعدل والإحسان وايتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون واذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم ولذكر الله أكبر.

Khutbah Jumat ini ditulis Dr Kholili Hasib. Arsip lain terkait Khutbah Jumat bisa diklik di SINI. Artikel lain tentang keislaman bisa dibuka www.hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabanakHeadlinekhutbah Jumatpendidikan adabpendidikan anakPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Pembakaran Al-Quran adalah Bentuk Teror dan Ekstremitas yang Merusak Harmoni
Tulisan selanjutnya Akan Buka Cabang di Israel, Restoran Salt Bae Dikecam Netizen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?