Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wisuda UNIDA Gontor ke-40, Rektor: Sistem Asrama Harus Menghasilkan Kualitas Terbaik, Sesuai Prinsip Pesantren

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Februari 2023 18:21 6:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Februari 2023 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Prof Dr Hamid Fahmy Zarkasyi tidak ingin kampunya hanya sekedar menambah jumlah perguruan tinggi di Indonesia. Ia berharap UNIDA bisa berkontribusi dengan menjadi universitas yang berkualitas.

Penyataan ini ia sampaikan saat pidato di hadapan 210 wisudawan dan wisudawati, hari Ahad 5 Pebruari 2023. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan, dalam tataran perguruan tinggi pesantren, UNIDA Gontor memiliki kelebihan yang harus terus dijaga dan dikembangkan yaitu sebagai universitas yang menerapkan sistem pesantren secara penuh dan komprehensif.

Hal tersebut belum ada pada lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. “Ada pesantren yang memiliki perguruan tinggi, namun mahasiswanya tidak tinggal di pesantren. Ada perguruan tinggi yang bersistem pesantren namun tidak seluruh mahasiswa diasramakan,” ujarnya.

“Kita akan terus merealisasikan harapan pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor untuk menjadikan Universitas yang bermutu dan berarti,” ungkap Prof Hamid.

Ia lalu mengutip apa yang menjadi unek-unek pidato KH Ahmad Sahal pada pendirian IPD di tahun 1963, “Kami membuat pondok modern ini dimulai dari nol. Dimulai dari keadaan yang sangat sederhana sampai yang seperti ada sekarang ini dengan penandatanganan pendirian perguruan tingginya, dengan kesiapan kadernya, pergedungannya, tanah-tanah wakafnya, dan lain sebagainya.”

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Lebih jauh, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi menyampaikan acara wisuda UNIDA Gontor ke-40 ini lebih dari sekedar wisuda. Namun sebuah kesyukuran atas segala yang telah dicapai saat ini.

“Karena kesyukuran akan menambah nikmat-nikmat lagi yang lain,” ujarnya sambil memaparkan posisi UNIDA Gontor dalam peta Pendidikan Tinggi Indonesia dan dunia.  

Menurutnya, Indonesia merupakan negara dengan jumlah universitas terbanyak ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan India. Indonesia memiliki 183 Universitas Negeri dan 3792 Universitas Negeri.

Bahkan di Jawa Timur saja terdapat lebih dari 300 perguruan tinggi. Dari segi jumlah mahasiswa, UNIDA Gontor memang tidak seberapa dibandingkan beberapa universitas lainnya.

“Namun kita tidak terpana dengan jumlah. Dengan hanya lima ribu mahasiswa di dalam asrama berbeda dengan ribuan mahasiswa di luar asrama, karena tanggung jawab pendidikannya lebih besar,” ujarnya.

Ia yakin, sistem asrama ini menghasilkan kualitas yang lebih baik, baik dari segi intelektualitas, mentalitas, maupun moralitas, sesuai dengan prinsip-prinsip pesantren. “Selanjutnya kami ingin tahu dari liang kubur, kami ingin melihat dari jauh, sampai mana generasi-generasi muda ini melanjutkan perjuangan kami dengan kapital yang ada sekarang,” ujarnya.

Ia menyinggung wasiat  (Alm) KH Imam Zarkasyi yang pada waktu itu ditunjuk sebagai pejabat rektor. “Anak-anakku lanjutkan perjuanganmu. Kalau Pak Sahal mengatakan ‘dari nol menjadi seperti sekarang ini’ maka kamu dengan keadaan sekarang ini, dengan kapital yang ada sekarang ini, bisa meneruskan sampai di mana.”

KH Imam Zarkasyi lalu membuat suatu kiasan, “Kalau dahulu kita dapat menghasilkan orang yang dapat menjadi menteri, brigjen, maupun mayor, mudah-mudahan sesudah berdirinya perguruan tinggi lebih dari itu harapan kami.”

Menurutnya, saat ini UNIDA Gontor terus berjuang untuk meningkatkan diri dari segi pendidikan dan pengajaran, administrasi, tata kelola, serta SDM.  Ia Kami berharap tiap prodi bisa menjadikan dosennya sebagai rujukan nasional.

“Pendidikan dan pengajaran harus bertaraf internasional. Bahasanya tidak ada lain selain bahasa Arab dan Inggris,” ungkap Prof Hamid.

Lebih daripada itu, pengabdian masyarakat juga akan dilaksanakan dalam tingkat internasional dengan bekerjasama dengan berbagai universitas internasional.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinesistem asramaUNIDA GontorWisuda Unida Gontor
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hadapi Tahun Politik, Wamenag Minta ASN Kedepankan Nilai Kebersamaan di Atas Kepentingan Kelompok  
Tulisan selanjutnya Gembong Zionis Pertimbangkan Pasok Ukraina dengan Kubah Besi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

3 September 2026 13:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?