Hidayatullah.com- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyalurkan bantuan untuk korban dan penanganan Covid-19 di berbagai kawasan Indonesia bahkan untuk WNI di luar negeri, senilai Rp 68,9 M per Selasa (26/05/2020) pukul 09.00 WIB.
Ketua Gerakan Nasional Tanggap Bencana (Genta) PKS; dr H Naharus Surur menyebutkan, nilai bantuan yang diberikan oleh struktur PKS di seluruh provinsi dan struktur PKS di luar negeri insyaAllah akan terus bertambah.
Sebab, jelasnya, penanganan pandemi Covid-19 belum selesai dan korbannya juga terus berjatuhan.
Naharus Surur menyebutkan,selain berwujud materiil, PKS juga memberikan bantuan spiritual.
“Juga bantuan tenaga yang libatkan relawan-relawan PKS, juga advokasi melalui kebijakan untuk menangani Covid-19, dan keberpihakan kepada seluruh kelompok masyarakat korban covid-19,” ungkap Naharus dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (26/05/2020) diterima hidayatullah.com.
Menurutnya, menghadapi wabah global Covid-19 seperti lari maraton.
“Perlu energi yang kuat sehingga kita harus pintar-pintar mengatur strategi. Insya Allah komitmen kontribusi PKS akan terus berlanjut memberikan bantuan, hingga pandemi ini selesai,” ujarnya.
Disebutkan bahwa donasi itu dikumpulkan oleh kader-kader PKS dari tingkat pusat hingga tingkat ranting. “Membuktikan bahwa partai tetap ada untuk bela kepentingan rakyat, bahkan di luar waktu pilkada/pileg/pilpres,” ujarnya.
Ia menilai, sekalipun dari sisi jumlah, bantuan senilai lebih dari Rp 68,9 M itu belum dapat mengatasi masalah-masalah terkait Covid-19, tapi Naharus menegaskan semoga itu jadi bukti kepedulian partai seperti PKS.
Ia berharap semoga itu bisa membantu meringankan beban, dan menyemangati warga serta pihak lain untuk membantu.
PKS menilai hal itu juga untuk membantu pemerintah melaksanakan kewajibannya kepada rakyat Indonesia.
Ia berharap semoga energi gotong royong ini akan menjadi tradisi yang terus hidup menguatkan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa, dan untuk menyelamatkan eksistensi NKRI dari rongrongan teror Covid-19.
“Kalau ukurannya sekadar jumlah, tentu banyak elemen lain yang jauh lebih banyak. Kita ingin hadirkan energi kebersamaan dan kepedulian yang nyata,” ujarnya.
Naharus mengatakan, jangan pernah lelah dan puas berbuat baik untuk umat dan bangsa ini. Apalagi Indonesia lagi terkena darurat kesehatan. Kurva di Indonesia masih tinggi dan status pandemi serta Bencana Nasional masih berlaku.
“Kalau kita bergotong royong dan bareng-bareng InsyaAllah bisa berkontribusi membantu sesama,” ungkapnya.
Menurutnya, sejak awal terjadi outbreak di Indonesia, Presiden PKS sudah menyerukan tentang keharusan membantu rakyat Indonesia terdampak Covid-19. Kebijakan ini kemudian diaplikasikan oleh anggota/kader dari PKS yang menjadi anggota DPR dan DPRD dengan memotong gaji untuk penanganan Covid-19. Juga aksi relawan dan simpatisan PKS hingga struktur ranting kelurahan.
“Relawan PKS setiap Ramadhan selalu hadir dengan Program Posko Mudik PKS. Tapi sejak awal pandemi Covid-19, seluruh kekuatan struktur dan relawan PKS terkonsentrasi untuk membantu penanganan Covid-19,” sebut Naharus.
Ia menyebutkan, pembagian bantuan diberikan dalam bentuk hand sanitizer, APD, hazmat, masker, vitamin-vitamin yang disalurkan lewat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI), maupun langsung ke RS dan RSUD.
Selain itu, tambahnya, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di berbagai wilayah Indonesia, bantuan sembako dan keuangan untuk warga terkena PHK, bantuan juga untuk pengemudi ojol, pengemudi taksi, petani, nelayan, penggali kuburan, buruh, guru ngaji, marbut masjid, para ustadz, mahasiswa di luar negeri, pekerja migran Indonesia, dan lain-lain.
Penyaluran bantuan katanya sebagian bekerja sama lewat ormas Islam.
Bantuan juga diberikan untuk para petugas PSBB seperti kepolisian, relawan, petugas perhubungan.
Bantuan juga terkait dengan Ramadhan dalam bentuk paket buka puasa, sahur serta paket lebaran.
Katanya, bantuan-bantuan terkait Covid-19 itu diberikan tanpa membedakan latar SARA, maupun pilihan politik. Bahkan relawan PKS juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan bukan hanya untuk masjid, tapi juga untuk gereja dan vihara.
Naharus mengatakan, PKS menyampaikan terima kasih seluruh simpatisan, relawan, kader, dan struktur partai yang telah berkontribusi membantu mensukseskan program ini.
“Mohon doa dan lanjutan dukungan agar PKS dapat lanjutkan komitmen dan pedulinya terkait Covid-19 ini,” pungkasnya.*