Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Psikolog: Permasalahan Traumatis Keluarga Tidak Bisa menjadi Alasan Mengkampanyekan Childfree

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Februari 2023 12:08 12:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 21 Februari 2023 11:49
Bagikan
Psikolog dan CEO Rumah Konseling PT Namary Insan Solusi, Dr Mohammad Iqbal
Bagikan

Hidayatullah.com—Wacana childfree yang banyak dibahas akhir-akhirnya telah mengundang kalangan akademisi ikut membahasnya. Psikolog dan CEO Rumah Konseling PT Namary Insan Solusi, Dr Mohammad Iqbal mengatakan childfree untuk menyebut orang-orang yang memilih untuk tidak memiliki anak adalah perilaku yang melawan fitrah.

“Keputusan tidak memiliki anak adalah sebuah bentuk perilaku melawan fitrah manusia dan bentuk perilaku yang kurang bersyukur,” ujar dosen psikologi di Universitas Mercubuana kepada hidayatullah.com, Selasa (21/2/2023).

Menurut Mohammad Iqbal, hakikat manusia berkembang dan melakukan regenerasi melalui pasangan yang dianugerahkan Tuhan. “Manusia pada hakikatnya adalah berkembang dan melahirkan generasi yang berkualias, ada banyak banyak pasangan yang menginginkan anak,namun belum di beri oleh Allah, “ tambahnya.

Meski demikian, ia memahami jika ada seseorang yang memiliki trauma hingga menyebabkan dirinya beralasan dan memutuskan untuk tidak memiliki anak.

Hanya saja,  yang keliru, kata Iqbal, jika seseorang memiliki trauma, tidak seharusnya pengalaman traumatisnya dikampanyekan, dengan cara mengajak orang lain berbuat salah. Misalnya dengan mengajak orang lain menjadi pengikut childfree.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

“Permasalahan kecemasan dan traumatis dalam keluarga (keluarga tidak harmonis) terkadang membuat seseorang menjadi cemas dan takut memiliki anak, sebaiknya orang yang menjadi pengikut pemahaman “childree” bisa berdialog dengan ahli agama atau konselor untuk mengurangi kecemasan dalam dirinya,” demikian ujarnya.

“Jadi bila secara individu memiliki masalah dengan kecemasan psikologis, sebaiknya datang ke profesional, bukan malah mengkampanyekan,” tambah dia lagi.

Childfree adalah keputusan yang dilakukan pasangan suami isteri untuk tidak memiliki anak selama masa pernikahannya, yang akhir-akhir ini dikampanyekan oleh seorang influencer dan youtuber Indonesia.

Sebelumnyam Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2022-2027 Prof. Dr Abdul Mu’ti menanggapi konsep childfree. Menurut Abdul Mu’ti, fenomena/gagasan childfree tidak sesuai konsep keluarga dalam ajaran Islam.

“Tujuan awal perkawinan adalah regenerasi, Childfree memandang perkawinan hanya sebagai rekreasi,” ujar Abul Mu’ti dalam kajian “NGULIAH: Fenomena Childfree di Era Digital” yang diselenggarakan Aisyiah Pakistan hari Kamis, 16 Februari 2023.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ChildfreeHeadlinekampanye childfreepsikologtraumatis Keluarga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fiqih Peradaban: Dunia dan Nusantara sebelum Kehadiran Islam
Tulisan selanjutnya Kasus Polemik Gereja Kristen Kemah Daud Akhirnya Diselesaikan dengan Dialog

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?