Hidayatullah.com — Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada hari ini (20/03/2023) menggelar aksi unjuk rasa menolak kedatangan timnas Israel untuk Piala Dunia U-20 di Indonesia. Massa mulai berkumpul di depan Patung Kuda pada pukul 13.00 WIB.
Aksi unjuk rasa tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina yang saat ini masih berada di bawah penjajahan Zionis Israel.
Selain diisi orasi, aksi unjuk rasa juga diisi dengan shalawat dan bacaan ayat-ayat suci Al-Quran.
Koordinator aksi, Buya Husein mengatakan unjuk rasa di kawasan depan Istana Negara itu akan dihadiri kurang lebih 1.000 orang.
“Kurang lebih 1.000 orang yang akan datang ke patung kuda,” kata Buya Husein, dilansir wartakotalive.com pada Senin (20/03/2023).
Menanggapi digelarnya unjuk rasa, Kepolisian Metro Jaya mengaku pihaknya telah menerjunkan 1.700 petugas gabungan untuk mengamankan jalannya aksi.
Sebelumnya, sejumlah ormas Islam pada pekan lalu (17/03) mendatangi Majelis Ulama Indonesia untuk menyampaikan penolakan kedatangan timnas Israel ke Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) yang juga PLT Menpora, Muhadjir Effendi telah melakukan kunjungan silaturahim ke Majelis Ulama Indonesi (MUI) di Jl Proklamasi 51, Jakarta. Muhadjir mengaku kedatanganya menemui pengurus MUI membahas agenda Kemenpora juga konsultasi terkait polemik rencana kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20.
Muhajir mengaku mendapat masukan terkait akan digelarnya Piala Dunia U-20 di Indonesia ini. “Antara lain sepak bola termasuk yang nanti akan digelar di sini oleh FIFA yaitu pertandingan untuk usia 20, dan tadi sudah mendapat masukan yang cukup banyak dan insya Allah nanti akan saya konsultasikan dengan pihak pihak terkait terutama kepada penyelenggara dari FIFA dalam gelaran Piala Dunia U-20,” ujarnya.*