Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Dr Syamsuddin Arif: “Imamologi itu Ajaran Inti Syiah”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2018 20:13 8:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Oktober 2018 15:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Syamsuddin Arif mengatakan, ada banyak pendapat terkait pengertian Syiah yang berpotensi merusak pemahaman penganut Ahlus Sunnah (Sunni).

Contohnya pendapat beberapa tokoh yang menyebut Syiah itu ‘NU plus Imama’ termasuk bagian yang berpotensi merusak pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

“Syiah adalah NU plus Imamah, dan NU adalah Syiah tanpa Imamah” adalah ucapan yang mengelirukan,” ujarnya Syamsuddin acara Bedah Buku “Syiah Bukan Sekedar Madhab: Oposisi dan Heterodoksi Syiah“,  Ahad, 14 Oktober 2018 di  Jogonalan Pandaan, Jawa Timur.

“Memang yang membedakan kita dengan Syiah itu Imamah, dan justru itulah yang mesti kita mengerti.  Ada apa dengan Imamah itu, mengapa menjadi pokok akidah mereka?,” ujar Dosen Tamu Pasca Sarjana IAI Dalwa ini.

Baca: Konsep Imamah: Sumber Petaka Takfiri Syiah

Bagi orang Syiah, Imamah adalah bagian dari syahadat mereka, dan siapa saja yang menolaknya maka dianggap tidak beriman alias kafir.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

“Inti dari akidah Syiah adalah Imamology”, tegasnya. Menurut orang Syiah, Imam itu suci (ma’hsum), berdasarkan keturunan dan dikuduskan.

Namun kekeliruan Syiah adalah mengkultuskan Ahlulbayt atau Ahlul-Bait (keluarga dan keturunan Nabi, red) yang mereka sempitkan  hanya kepada Sayyidina Ali, Fatimah, Hasan dan Husein, serta keturunan dari garis Husein saja sebagai imam-imam Syiah.

Akibatnya, Islam direduksi menjadi kultus beberapa individu tersebut.

Menurut pembicara yang juga dosen UNIDA Gontor itu, Ahlus Sunnah mengajarkan kita untuk menghormati dan mencintai Ahlulbayt  tetapi tidak harus menjadi Syiah. Cinta kepada  Ahlulbayt  secara proporsional dan tepat selama ini justru dilakukan oleh Ahlus Sunnah.

Di acara yang diselenngarakan oleh Jam’iyah Aswaja Pandaan dan Jam’iyah Assunnah  Pandaan ini ia juga menyinggung banyaknya pendapat keliru soal Syiah.

Menurutnya, jika berdiskusi dengan orang Syiah, sebagian ada yang berdalih bahwa Syiah itu bermacam – macam, tidak semua sesat, kata mereka dalam rangka “taqiyah” (pura-pura).

“Kita sebagai Ahlus Sunnah sering mendengar pendapat keliru soal Syiah. Ada yang mengatakan Syiah itu hanya mazhab. Untuk mengelabui kaum muslimin di Indonesia, mereka banyak menyamarkan Syiah sebagai Mazhab Ja’fari, yang dinisbatkan kepada Imam Ja’far As Shadiq,” jelasnya.

Baca: Sejarah Syiah Dua Belas Imam di Iran dan di Indonesia 

Dalam diskusi hari Ahad ini pria yang pernah menjadi Visiting Research Fellow  di Oxford Centre for Islamic Studies, Universitas Oxford, Inggris ini juga menyinggung dampak dari jatuhnya Raja Kisrah (Persia) dan membuat masyarakatnya memeluk Islam, baik secara sukarela atau terpaksa.

Beberapa orang yang menolak masuk Islam adalah golongan cendekiawan. Mereka mengangkat gerakan syuubiyah atau nasionalisme. Mereka berpendapat bahwa Islam bukanlah agama asli bukanlah agama asli tetapi agama impor dari Arab sana, sementara Persia sejatinya memiliki agama sendiri yaitu warisan nenek moyang.

Yang terjadi akhirnya,  mereka menolak Islam dan juga menolak Arab.

“Saya khawatir bahwa kaum Syiah bertaqiyah mencintai  Ahlulbayt  tapi sejatinya membenci Arab dan Islam,” tutupnya.*/ Abduh Rijal (Bangil)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahlul BaitAhlulbaytahlus sunnahImamahImamologikafirsunniSyamsuddin Arifsyiahtaqiyah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nuruddin Zanki dan Kesigapannya Menangani Gempa
Tulisan selanjutnya Polisi Bandara di India Diperintahkan Tak Banyak Senyum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?