Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Burkina Faso Hentikan Siaran France 24 Gegara Wawancara Tokoh Aliansi Al-Qaeda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Maret 2023 12:27 12:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Maret 2023 12:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Junta militer Burkina Faso melarang France 24 mengudara karena mewawancarai seorang tokoh kelompok pemberontak yang berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Siaran France 24 akan diblokir di seluruh wilayah Burkina Faso disebabkan wawancara yang dilakukan media televisi asal Prancis itu dengan pimpinan AQIM, kata jubir pemerintah Jean-Emmanuel Ouedraogo dalam pernyataan hari Senin (27/3/2023).

“Sangat disayangkan bahwa pemerintah mendapati dua pekan lalu sebuah wawancara dengan kepala al-Qaida in the Islamic Maghreb (AQIM) France 24, yang merupakan bagian dari grup France Medias Monde. Tanpa menafikan kebebasan kanal tersebut berkaitan dengan pilihan editorialnya, pemerintah mempertanyakan etika yang mengatur kerja profesional jurnalisme di France 24,” kata jubir tersebut seperti dilansir Associated Press.

Lebih lanjut Ouedraogo mengatakan bahwa dengan menayangkan pandangan-pandangan dari pemimpin kelompok pemberontak itu, France 24 telah bertindak sebagai agen komunikasi bagi kelompok tersebut dan memberikan mereka ruang untuk melegitimasi tindakan-tindakan mereka.

Dalam siaran tanggal 6 Maret France 24 mendiskusikan wawancara eksklusif yang telah dilakukannya dengan Abu Obeida Youssef al-Aanabi, orang asli Aljazair yang menjadi ketua AQIM kelompok aliansi Al-Qaeda yang beroperasi di kawasan Sahel, daerah kering-kerontang yang luas di dekat Gurun Sahara. Namun, France 24 memutuskan untuk tidak menayangkan rekaman wawancara itu, kata Wassim Nasr, jurnalis yang berbincang-bincang dengan tokoh AQIM, kepada Associated Press.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Dalam wawancara itu, yang butuh waktu satu tahun agar dapat terlaksana, soal Burkina Faso hanya disebut satu kali, yaitu ketika pemimpin AQIM ditanya tentang tanggung jawabnya atas serangan di kota Solhan di kawasan Sahel pada Juni 2021 yang menewaskan sedikitnya 160 orang, papar Nasr.

“Kami berusaha berbicara kepada semua pihak,” kata Nasr, seraya menegaskan bahwa memang seperti itulah jurnalisme.

Pemblokiran siaran France 24 ini dilakukan kurang dari empat bulan setelah media Prancis yang lain, Radio France Internationale, dilarang bersiaran di Burkina Faso karena dianggap ikut menyebarkan pesan-pesan dari kelompok teroris.

Awal bulan ini, Mathieu Pellerin, konsultan perihal Sahel untuk International Crisis Group, ditangkap dan ditahan oleh aparat Burkina Faso. Menurut direktur program Afrika kelompok itu, Murithi Mutiga, ini baru pertama kali konsultannya ditangkap sepanjang kiprah mereka di negara itu.

Pada Desember 2022, junta militer mengusir seorang pejabat tinggi PBB yang ditempatkan di Burkina Faso, dan beberapa pekan kemudian Prancis diminta untuk menarik duta besarnya.

“Penangguhan siaran France 24 menunjukkan seberapa jauh pihak berwenang di Burkina Faso terang-terangan melanggar kebebasan informasi dan hak rakyat negara untuk mengakses berita secara bebas,” kata  Sadibou Marong, kepala kantor Reporters Without Borders untuk kawasan Sub-Sahara Afrika.

“Krisis keamanan di Burkina Faso tidak boleh dijadikan alasan untuk mencegah jurnalis meliput krisis secara bertanggung jawab dan independen,” tegasnya, seraya menyeru penguasa Burkina Faso untuk menarik keputusannya demi hak rakyat untuk memperoleh laporan berita yang beragam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QaedaBurkina FasoFrance 24
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Fraksi Partai Golkar Ini jadi Sorotan setelah Berkata Korupsi Kecil tidak Masalah
Tulisan selanjutnya Lebih dari 180 Pengungsi Rohingya Tiba di Aceh dengan Kapal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?