Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Abdullah Hehamahua: Ini Alasan M. Natsir Menolak jadi Menteri di Kabinet Hatta

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 April 2023 15:32 3:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2023 15:31
Bagikan
Abdullah Hehamahua
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Majelis Syuro Partai Masyumi Abdullah Hehamahua bercerita tentang dialog-dialog antara dirinya dengan Mohammad Natsir ketika masih hidup. 

Salah satu yang masih diingatnya dengan jelas ialah perihal alasan di balik sikap M. Natsir menolak untuk menjadi menteri dan masuk kabinet Mohammad Hatta.

Menurut Abdullah Hehamahua, ada 3 alasan yang melatarbelakangi keputusan tersebut, yakni:  Pertama, Natsir tidak ingin Indonesia merdeka tetapi dipimpin oleh ratu Belanda, Wilhelmina.

“Kita ini negara merdeka, tapi hasil Konferensi Meja Bundar (KMB) Den Haag itu menetapkan tentang adanya negara Indo-Belanda yang dipimpin oleh Ratu Wilhelmina. Itu sangat prinsip bagi M. Natsir sehingga beliau tidak bersedia masuk ke dalam kabinetnya Hatta,” ujar Abdullah Hehamahua dalam diskusi yang diadakan oleh DPP Partai Masyumi.

Kedua, tidak dimasukkannya Irian Barat (Papua, red) dalam wilayah Indonesia. “Beliau menolak karena di dalam hasil Konferensi Meja Bundar Den Haag itu, Irian Barat itu tidak masuk ke dalam Indonesia. Diberi waktu satu tahun untuk referendum di Irian Barat, untuk menentukan masuk Indonesia atau tidak,” ungkap mantan penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masa jabatan 2005-2013 ini.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Ia menambahkan dan sekaligus menguatkan, bahwa Irian Barat merupakan bagian dari Indonesia dan wajar apabila M. Natsir menolak hasil KMB yang tidak memasukkan Irian Barat ke dalam Indonesia sehingga M. Natsir kemudian juga menolak untuk masuk ke dalam kabinet sebagai bentuk protes.

“Karena ibu saya juga orang Ternate, saya juga baru teringat bahwa ibukota Irian Barat itu di Suasi. Suasi itu di pulau Halmahera. Jadi ketika proses transisi Irian Barat masuk ke Indonesia itu, ibukotanya di Suasi. Sehingga kemudian saya baru menyadari bahwa memang Irian Barat itu adalah wilayah dari Kesultanan Ternate. Kesultanna Ternate itu wilayahnya seluruh Indonesia timur sampai di Mindanau, selatan Filipina,” ungkapnya.

Sementara yang ketiga, KMB tidak sesuai dengan tujuan Masyumi.Padahal tujuan Masyumi adalah terlaksananya ajaran dan hukum Islam bagi orang per orang, keluarga dan masyarakat.

“Dengan begitu, jika negara itu terpecah-pecah menjadi 16 negara bagian sehingga kemudian mengalami kesulitan bagi Masyumi untuk bisa menjalankan tujuan, sehingga harus kembali kepada kesatuan. Makanya, beliau (M. Natsir) ketika itu ke daerah-daerah bertemu dengan raja-raja, sultan-sultan, melobi fraksi-fraksi sehingga kemudian mereka setuju kembali menjadi NKRI,” ujar Abdullah.

*/Hadi

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineKabinet HattamasyumiMohammad NatsirNatsir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukun ‘Penggandaan Uang’ yang Membunuh Belasan Korban Ternyata Bohong jika ‘Sakti’
Tulisan selanjutnya Pemerintah Indonesia Kecam Kekerasan Aparat Israel terhadap Jamaah Masjid Al-Aqsha Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?