Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Paus Fransiskus Minta Orang Italia Memperbanyak Anak Bukan Hewan Peliharaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2023 21:32 9:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2023 21:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Fransiskus hari Jumat (12/5/2023) bersama dengan Perdana Menteri Giorgia Meloni mendesak orang Italia agar memiliki lebih banyak anak dan bukan hewan peliharaan, mengingatkan bahaya rendahnya tingkat kelahiran bagi perekonomian negara di masa mendatang.

Paus Fransiskus mendesak agar diambil tindakan politik nyata guna mengatasi “musim dingin demografi”, di mana penyusutan jumlah penduduk menyebabkan hilangnya jumlah warga setara dengan populasi Bari tahun lalu.

Pemimpin tertinggi Katolik Roma itu mengecam pasangan-pasangan yang lebih memilih untuk mengasuh hewan peliharaan dan bukannya memiliki anak. Namun, dia juga meminta agar diadakan anggaran khusus untuk membantu pasangan-pasangan membina keluarga mereka karena masalah ini penting bagi masa depan.

Biro statistik Italia ISTAT selama bertahun-tahun mengumandangkan peringatan demografis, mengingat angka kelahiran hidup di Italia secara bertahap menurun dari 576.659 pada tahun 2008 menjadi 392.598 pada tahun lalu – untuk pertama kalinya sejak unifikasi Italia angka kelahiran berada di bawah 400.000.

Dengan tren seperti itu, kepala ISTAT Gian Carlo Blangiardo mengatakan sangat masuk akal apabila Italia akan mengalami penurunan jumlah penduduk dari 59 juta saat ini menjadi 48 juta pada tahun 2070, lansir Associated Press.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Tingkat fertilitas Italia saat ini 1,24 anak per wanita, termasuk yang terendah di dunia.

Meloni, yang naik ke puncak kekuasaan tahun lalu lewat kampanye pro-keluarga, mengusulkan pemberian insentif bagi keluarga atau pasangan yang memiliki anak banyak, termasuk berupa pemotongan pajak guna menaikkan daya beli.

Berdasarkan sejumlah hasil penelitian, ada beberapa faktor gabungan yang menyebabkan perempuan Italia tidak bersemangat untuk memiliki anak, di antaranya kurangnya fasilitas penitipan anak yang terjangkau, gaji rendah dan kontrak kerja ketat, serta tradisi masyarakat Italia yang membebankan perawatan orang tua kepada anak perempuan atau kaum wanita.

Meloni, yang dikenal anti-migran, tidak melihat penambahan jumlah penduduk dengan cara menerima kedatangan imigran sebagai solusi. Pasalnya, jumlah imigran asing yang terlalu banyak dikhawatirkan akan menghilangkan tradisi dan identitas bangsa Italia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakGiorgia MeloniHeadlinehewan peliharaanItaliapaus Fransiskus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi: Negara-Negara Islam Perlu Bekerja Sama Menghadapi Krisis Global
Tulisan selanjutnya Ngebut Uskup Agung Canterbury Justin Welby Diadili di Pengadilan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?