Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Marak Penculikan Anak, Psikolog Ingatkan Hal Ini pada Orang Tua

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Mei 2023 20:30 8:30 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Mei 2023 20:30
Bagikan
Psikolog Perkembangan Anak dan Keluarga Asteria R Saroinsong (SS)
Bagikan

Hidayatullah.com—Maraknya kasus anak hilang atau yang pergi meninggalkan rumah belakangan ini perlu menjadi perhatian semua pihak. Menurut Psikolog Perkembangan Anak dan Keluarga Asteria R Saroinsong di antara salah satu faktor kejadian ini adalah kurangnya komunikasi dalam keluarga, serta minimnya pengawasan akses internet pada anak.

“Contoh kalau jaman dulu kita tidak boleh main sama temen, masuk kamar, sudah selesai. Tapi kalau sekarang, anak masuk kamar, ada tamu yang tanpa permisi ngobrol sama mereka kita lewat gadget dan kita tidak tahu. Sehingga, kalau orang tua menanamkan nilai, anak tadi akan cerita ke temannya dan kemudian membanding-bandingkan,” jelas Asteria saat mengudara di program Semanggi Suroboyo, Radi Suara Surabaya,Jumat (12/5/2023).

Dia menyebut, kalau masalah keluarga sejatinya sudah ada sejak dulu. Namun, makin diperparah dengan penggunaan gadget kepada anak yang pengawasannya justru minim.

Terkait keterbukaan penggunaan gadget, lanjutnya, orang tua tentu harus jadi role model, tidak sekedar memberi aturan. Jika melarang penggunaan password, maka orang tua harus ikut memberikan pemahaman dan contoh.

Belajar keterbukaan dan komunikasi itu, kata dia, penting untuk menghindari konflik sehingga anak mencari figur orang tua lain. Apalagi, saat memasuki usia remaja, pengawasan dan komunikasi harus tetap dijaga.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Dalam kesempatan itu, Yusuf Masruh Kepala Dispendik Kota Surabaya turut menambahkan kalau pihaknya sudah meminta agar guru agama dan bimbingan konseling (BK) lebih memperhatikan siswa. Contohnya kalau ada siswa yang tiba-tiba mengalami perubahan sikap.

“Saya ingin teman-teman guru waktu anak-anak istirahat tetap dipantau, karena setiap perbuatan pelanggaran pasti ada rencana (kemungkinan besar saat istirahat). Kalau misalkan ada siswa yang berkelompok, cobalah guru membaur,” terangnya.

Dengan guru berbaur dan menyesuaikan, Dispendik berharap agar sekolah khususnya di Surabaya, bisa menjadi tempat yang nyaman untuk anak.

Tugas Bersama

Namun seorang warganet membantah Kepala Dispendik Surabaya yang seolah-olah menyalahkan guru. Menurut seorang warganet, sekolah dan guru bukan penitipan anak, sehingga semua kesalahan harus diarahkan kepada guru.

“Gurune maneh sing salah (guru lagi yang disalahkan). Padahal waktu anak lebih banyak dengan orang tua drpd guru. Sekolah bukan penitipan anak, lantas orang tua lepas tangan. Pendidikan itu dari 3 aspek, keluarga, sekolah, masyarakat, “ kata pemilik akun @ellenwanodya.

“Jangan semua tanggung jawab sekolah. Orang tua juga harus terlibat, jangan waktu ada pembagian bantuan aja terlibatnya. Jadikan rumah tempat yang nyaman buat anak pulang. Gurunya sudah berusaha memberikan pendidikan karakter kalau di rumah di umbar ya sama saja. Contoh nih, d sekolah sudah d ajarin sholat, sampe rumah orang tuanya aja nggak sholat, anaknya juga ikutan ortunya dong,” tambah dia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak hilangremaja hilangRemaja Putri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taiwan Pilih Prancis Sebagai Lokasi Pabrik Baterai EV Pertamanya di Luar Negeri
Tulisan selanjutnya LPH Hidayatullah Buka Stand Pendaftaran Sertifikasi Halal di UMKM Fair

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?