Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Multaqa Ulama Asia Tenggara di Malaysia, Ustadz Zaitun Rasmin Serukan Persatuan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Mei 2023 15:24 3:24 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Mei 2023 15:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Rabithah Ulama dan Da’i Asia Tenggara (RUDA), Dr. Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., MA., menghadiri Multaqa Ahlus Sunnah Asia Tenggara, di Hotel Putra Regency, Kangar, Perlis, Malaysia, Sabtu (20/5/2023).

Di awal sambutannya, Ustadz Zaitun menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, terkhusus kepada Raja Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra bin Tuanku Syed Sirajuddin Jamalullail dan sejumlah alim ulama dan pemangku kepentingan di Perlis.

“Alhamdulillah, kita semua bisa hadir dan berkumpul dalam Majlis Multaqa Gasma dan RUDA ini,” ujarnya sebagaimana rilis diterima hidayatullah.com.

Ustadz Zaitun menyampaikan, RUDA adalah perkumpulan ulama dan para dai se-Asia Tenggara yang bertujuan untuk memperkukuh persatuan ummat Islam di atas kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Juga agar dapat membangun dan menguatkan kerja sama dalam Islahul ummah melalui bidang dakwah, ilmu, sosial, dan lain sebagainya,” terangnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Menurut Ketua Umum Ormas Nasional Wahdah Islamiyah itu, sejak didirikan pada 2014, pengurus RUDA telah melakukan kegiatan multaqa hampir setiap tahun, kecuali pada 2020-2022 sempat absen, karena pada saat itu tengah merebak pandemi Covid-19.

“Sangat bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala bahwa tahun ini, 2023 miladiyah/1444 hijriah, dapat kami adakan kembali multaqa ini atas kerja sama RUDA dengan jabatan Mufti Perlis. Juga atas sokongan Gasma dan fadhilatus Syekh Adduktuur ‘Isa Al-masmaly. Pensyarah pada University Ummul Qura,” terangnya.

“Dan untuk itu semua, kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya wajazakumullahu khairan,” ucap Ustadz Zaitun.

Multaqa ke-7 ini mengangkat tema bertajuk perpaduan umat. Ummatan wahidah dalam rangka terus menguatkan perpaduan umat terutama antara kelompok ahlussunnah yang mana bila mereka berpadu, maka umat akan kuat dan jaya.

Tampak hadir dalam pertemuan itu, yakni Sahibus Samahah Profesor Dato’ Arif Perkasa; Dr. Mohd Asri bin Zainul Abidin, Mufti Negeri Perlis; Fadhilatussyeikh al Ustadz Ad Duktuur; YBhg. Dr. Abdullah bin Yasin Syura Gasma dan Presiden Gasma.

Ustadz Zaitun menyampaikan, salah satu isu berkaitan dengan tema yang diangkat
adalah perpaduan dan kerja sama antara dua kelompok yang dikenal dalam masyarakat Melayu sebagai kelompok Aswaja dan kelompok penganjur sunnah.

Yang duanya membawa nama sunnah tetapi masih sering terjadi kesalahfahaman di antara keduanya. Memang ada perbedaan dan perkara yang diperselisihkan, tetapi kedua-duanya sama dalam hampir semua pokok-pokok agama. Begitu pula dalam menghadapi aliran-aliran yang sesat seperti Syi’ah, Ahmadiyah, liberalisme, dan lainnya.

“Semoga multaqa ini dapat menjadi salah satu jalan mewujudkan perpaduan yang dicita-citakan. Dengan tetap mengakui adanya perbedaan-perbedaan yang ada.
Selanjutnya, multaqa ini juga diharapkan dapat membangkitkan semua semangat dakwah para ulama dan umat, terutama setelah Covid-19, yang dirasakan telah memberikan penurunan dan kelesuan,” tutur Ustadz Zaitun.

“Dan yang lebih pentingnya lagi adalah meningkatkan kerja sama dakwah di antara umat di ASEAN dalam berbagi bidang dan berbagai level, termasuk secara khusus pada generasi milenial.

Insya Allah semua itu dibahas dalam sesi-sesi yang dibahas dalam bahasa Arab sebagai bahasa resmi RUDA dalam berbagai aktivitasnya,” kata Ustadz Zaitun menambahkan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahHeadlineMultaqa Ulama dan Dai Asia Tenggarapersatuan umatulamaUstadz Zaitun Rasmin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ajak Pemuda untuk Nyoblos di Pemilu Turki 28 Mei, Erdogan: Jangan Tertipu
Tulisan selanjutnya Kasus Sifilis di DIY Terus Naik, Didominasi Perilaku Homo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?