Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Semakin Benci Islam, Ketua Menteri di India Ini Sebut akan Tutup 300 Madrasah

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Mei 2023 01:42 1:42 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Mei 2023 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ketua Menteri negara bagian Assam, India menegaskan kembali komitmennya untuk mengintensifkan represi terhadap madrasah dan sekolah Islam di wilayahnya. Ia juga mengumumkan bahwa akan ada 300 madrasah lagi yang ditutup.

“Ada pertemuan antara BJP dengan orang-orang yang mengelola madrasah ini. Ada konsensus bahwa 300 madrasah lagi akan ditutup. Ini adalah hasil diskusi antara polisi Assam dan organisasi Qaumi,” kata Himanta Biswa Sarma, ketua Menteri Assam dilansir Muslim Mirror pada Jumat (19/05/2023).

Pada bulan Maret tahun ini, politisi partai Bharatiya Janata (BJP) nasionalis mengumumkan pihaknya telah menutup 600 madrasah di negara bagian tersebut.

“Saya sudah menutup 600 madrasah dan saya berniat menutup semua madrasah karena kami tidak menginginkan madrasah. Kami ingin sekolah, perguruan tinggi, dan universitas,” kata Himanta Biswa saat berpidato di rapat umum BJP di Belagavi Karnataka menjelang pemilihan Majelis pada bulan Maret.

Menurut undang-undang yang diperkenalkan oleh Sarma pada tahun 2020, semua madrasah yang dioperasikan pemerintah di Assam diberi mandat untuk diubah menjadi “sekolah biasa” yang berfokus pada penyediaan “pendidikan umum”.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Per Januari 2023, Assam memiliki total 3.000 madrasah, termasuk yang terdaftar dan tidak terdaftar.

Dimasukkannya pendidikan madrasah dalam kurikulum pendidikan Assam dimulai pada tahun 1934 ketika diperkenalkan, dan bersamaan dengan itu, Dewan Madrasah Negara didirikan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bharatiya Janata PartyBJPHinduHindutvaIndiamadrasah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Sifilis di DIY Terus Naik, Didominasi Perilaku Homo
Tulisan selanjutnya Rombongan Jamaah Haji 2023 Pertama Tiba di Arab Saudi Melalui Insiatif Rute Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?