Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

“Universalitas HAM Mutlak adalah Gerakan Politik Internasional”

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Februari 2018 17:21 5:21 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Februari 2018 17:21
Bagikan
Atip Latipulhayat SH, LLM, PhD (dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung) pada lanjutan Sidang Uji Materi Pasal Zina dan Homoseksual di Gedung MK, Jakarta, Selasa (23/08/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Pegiat lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) seringkali mengklaim bahwa orientasi dan perilaku seksual tersebut perlu dilegalkan atas nama universalitas Hak Asasi Manusia (HAM) mutlak.

Pakar Hak Asasi Manusia (HAM) Atip Latipulhayat menyatakan, universalitas HAM mutlak merupakan gerakan politik internasional, bahkan akarnya adalah kolonialisme gaya baru.

Sebab pendukung LGBT yang berdalih dengan universalitas HAM berpendapat, jika homoseksual di Amerika dan sebagian negara Eropa disetujui, maka di Indonesia juga harus diakui.

Baca: “Atas Nama Cinta dan HAM, Bolehkah Anak Menzinai Ibunya?”

“Maka tidak aneh dan bukan sebuah rahasia lagi, jika ada gelontoran dana di situ, ini gerakan politik internasional,” ujarnya dalam seminar bertema ‘Zina dan LGBT dalam Tinjauan Konstitusi’ di Gedung Nusantara V MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (06/02/2018).

Gerakan tersebut, sambung Atip, justru akan menggerus spirit bangsa yang ada di dalam konstitusi. Karena konstitusi Indonesia adalah konsitusi yang berdasarkan ketuhanan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Atip menyampaikan, klaim bahwa LGBT yang harus mendapat perlindungan secara konstitusional sebagaimana manusia umumnya juga merupakan sesuatu yang keliru dan bias.

Baca: “Hati-hati Gay Politics!”

Hal itu, terangnya, karena klaim itu berlindung di balik orang atau HAM, padahal yang menjadi masalah adalah perilakunya. “Yang dalam pandangan kami itu adalah bukan pilihan hidup, tapi adalah penyakit. Itu standing (pondasi dasar)-nya,” tegasnya.

Karenanya, papar Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung ini, yang disebut oleh para universalis bahwa LGBT adalah pilihan hidup secara universal, harus ditentang.

“Karena sebetulnya universalitas HAM itu hanya klaim politik,” pungkasnya.*

Baca: Hamdan Zoelva: Pengaturan Pidana LGBT Harus Diakomodir

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahaya LGBTbiseksualgaygay gerakan politikgay politicsHak Asasi ManusiaHAMHAM internasionalhomoseksualhomoseksual lesbianKriminalisasi LGBTlesbianlgbtMahkamah KonstitusiPakar HAMpolitik gayRevisi UU KUHPRUU KUHPtransgenderuniversalitas HAM
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamdan Zoelva: Pengaturan Pidana LGBT Harus Diakomodir
Tulisan selanjutnya Asma Dewi Dituntut 2 Tahun Penjara Dinilai Ngawur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?