Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mendagri Prancis Sebut Bahaya Utama Negaranya adalah Terorisme Islam Sunni

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Mei 2023 20:12 8:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Mei 2023 20:15
Bagikan
Gerald Darmanin
Bagikan

Hidayatullah.com — Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin memperingatkan bahwa ancaman teroris di Eropa dan Prancis adalah terorisme Islamis Sunni.

Peringatan Darmanin disampaikannya saat berkunjung ke Amerika Serikat pada Jumat lalu dalam rangka “memperkuat kerja sama kontraterorisme Prancis-Amerika” sebelum Olimpiade Paris 2024.

Darmanin sendiri telah banyak disebut sebagai tokoh “otoriter” dalam pendekatannya terhadap hukum dan ketertiban. “Kami datang untuk mengingatkan mereka (AS) bahwa bagi orang Eropa dan Prancis bahaya utama adalah terorisme Islamis Sunni dan bahwa kolaborasi anti-teroris antara badan intelijen sangat penting,” ujar Darmanin, lansir The New Arab (23/05/2023).

Menteri Prancis bertemu dengan pejabat penegak hukum AS dan Sekretaris Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas.

Dia mengkritik apa yang dia sebut sebagai “visi nasional” ancaman keamanan AS dan fokusnya pada supremasi kulit putih dan ahli teori konspirasi. Dia memohon AS untuk “tidak melupakan apa yang tampak bagi kami sebagai ancaman utama … terorisme Sunni”.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Tanpa menyebut ancaman spesifik, Darmanin menyoroti apa yang disebutnya sebagai “ancaman eksogen” terhadap Prancis dan Eropa dari terorisme Islam.

Pernyataan Darmanin kemungkinan akan membuat khawatir populasi Muslim Prancis yang besar, yang sebagian besar adalah Sunni. Pemerintah Presiden Prancis Emmanuel Macron telah dituduh dengan sengaja mendorong Islamofobia dan mempersekusi umat Islam atas nama sekularisme dan kontraterorisme.

Darmanin, sebagai menteri dalam negeri, adalah tokoh utama dalam pengesahan undang-undang “anti-separatisme” tahun 2021, yang dikecam oleh para aktivis karena menargetkan warga Muslim di negara itu, membatasi kebebasan dasar mereka, dan mengkriminalkan Islam di bidang masyarakat sipil.

Bersamaan dengan itu, Darmanin telah memimpin gerakan untuk menutup badan amal berorientasi Muslim atas nama “kontraterorisme”. Prancis di bawah pemerintahan Macron secara luas terlihat mendekati UEA dalam pandangan garis keras mereka tentang “Islam politik”, yang telah menargetkan badan amal dan LSM Muslim lainnya sebagai organisasi “teroris”.

Pendekatan pemerintah Prancis ini telah dikritik karena gagal membangun nuansa antara Muslim arus utama dan ekstremis.

Pemerintah Prancis dituduh mengobarkan ekstremisme sambil mengklaim memeranginya dengan melembagakan diskriminasi anti-Muslim dan mencabut hak Muslim.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerald DarmaninislamislamofobiaPrancissunni
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menganut Sekularisme, Prancis Dikritik karena Memeriksa Murid Muslim yang Tidak Masuk Sekolah selama Idul Fitri
Tulisan selanjutnya Hancur Saat Perang Bosnia, Begini Potret Indah Masjid Klotjevac Usai Dibangun Kembali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?