Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bangladesh Berjanji Bawa Balik Muhajirin Rohingya jika Proyek Deportasi Gagal

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2023 08:46 8:46 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2023 08:45
Bagikan
1,2 juta muhajirin Rohingya tinggal di Bangladesh, banyak di antaranya melarikan diri dari penumpasan brutal militer di Rakhine pada Agustus 2017. - File foto Bernama
Bagikan

Hidayatullah.com— Bangladesh pada hari Ahad membela proyek percontohan untuk mendeportasi pengungsi Rohingya ke Myanmar, dan menjamin akan dibawa kembali jika mereka merasa tidak nyaman di Rakhine atau proyek tersebut gagal.

Pengungsi Rohingya kembali ke sana secara sukarela, lapor Anadolu Agency mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri Bangladesh, Shahriar Alam, kepada wartawan di Dhaka.

“Ini proses percobaan, tidak ada repatriasi dalam jumlah besar. Rohingya akan dikirim ke Rakhine untuk memantau situasi. Jika mereka merasa tidak nyaman, ada kesempatan untuk membawa mereka kembali. Dalam hal ini, kami tidak melihat adanya argumen yang menentangnya,” katanya.

Pernyataan terbaru oleh otoritas Bangladesh dimaksudkan untuk mengatasi kekhawatiran global dan menyerukan agar proyek percontohan, yang dilakukan bersama oleh China dan Myanmar, ditangguhkan.

Para muhajirin Rohingya di kamp-kamp Bangladesh telah menyatakan keprihatinan atas pemulangan paksa dan tidak ada perubahan dalam hidup mereka setelah dideportasi ke Rakhine tanpa hak kewarganegaraan, menurut laporan tersebut.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Bangladesh dan Myanmar meluncurkan proyek untuk mendeportasi sekitar 1.100 pengungsi. Hampir 1,2 juta Rohingya tinggal di Bangladesh, banyak di antaranya melarikan diri dari penumpasan brutal militer di Rakhine pada Agustus 2017.

Sementara mayoritas masih berada di kamp yang penuh sesak di distrik selatan Cox’s Bazar, sekitar 30.000 orang telah dipindahkan ke pulau Bhasan Char sejak akhir 2020.

Alam mengatakan komentarnya sebagai tanggapan atas keberatan PBB terhadap proyek percontohan tersebut dan bahwa proses sedang dilakukan untuk melibatkan PBB.

Dia mengatakan bahwa meskipun belum ada kesepakatan bahwa Rohingya akan dideportasi dengan sertifikat dari Badan Pengungsi PBB (UNHCR), “mereka telah diberitahu tentang upaya kami”.  Dia juga keberatan dengan pernyataan Tom Andrews, Pelapor Khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di Myanmar.

Alam mengatakan Andrews mengunjungi Cox’s Bazar baru-baru ini dan memberikan pernyataan tentang proyek percontohan, tetapi hal-hal yang dia katakan dan bahasa yang dia gunakan “meremehkan dan tidak menghormati upaya kami. Kami akan melaporkan masalah ini ke PBB”.

Andrews pada hari Kamis mengatakan Bangladesh harus segera menangguhkan proyek percontohan untuk mengembalikan pengungsi Rohingya ke Myanmar, dengan kemungkinan mereka menghadapi risiko serius bagi kehidupan dan kebebasan mereka.

Bulan lalu, pejabat Bangladesh membawa 20 pengungsi Rohingya ke kamp pemukiman kembali di negara bagian Rakhine Myanmar untuk menilai kondisi kepulangan mereka, tetapi diakhiri dengan delegasi Rohingya yang menyatakan keprihatinan atas rencana tersebut.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia internasional termasuk Human Rights Watch mendukung keberatan terhadap proposal tersebut, mendesak pemerintah donor dan Amerika Serikat untuk menghentikan pemulangan Rohingya sampai kondisi untuk pemulangan yang aman dan langgeng tercapai.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshdeportasietsni RohingyaHeadlineMuhajirin RohingyamyanmarRakhine
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Italia Godok RUU yang akan Larang Umat Islam Shalat Selain di Masjid
Tulisan selanjutnya Miras Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Jayapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma

Berita
12 Juli 2026 11:25
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?