Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Inilah Salwan Momika, Pengungsi Iraq Penganut Ateis yang Membakar Al-Quran di Depan Masjid Stockholm  

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Juni 2023 15:03 3:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Juni 2023 10:51
Bagikan
Salwan Sabah Matti Momika membakar Al-Quran di depan Masjid Raya Södermalm, Stockholm
Bagikan

Hidayatullah.com—Umat Islam dunia dikejutkan dengan aksi intoleransi seorang pria bernama Salwan Momika, yang melakukan aksi pembakaran Kitab Suci Al-Quran di depan Masjid Raya Södermalm, Stockholm. Apalagi, tindakan tidak terpuji ini dilakukan saat umat Islam sedunia sedang merayakan Hari Raya Idul Adha 2023.

https://www.tiktok.com/@balsam15_/video/7249836528719957291?q=Salwan%20Sabah%20Matti%20Momika&t=1688096744835

Siapakah Salwan Momika?  

Dikutip dari laman freepressjournal.in, nama lengkapnya adalah Salwan Sabah Matti Momika. Pria yang mendadak terkenal di dunia karena membakar kitab suci Al-Quran di depan masjid di Stockholm Swedia  ini dulunya seorang pengungsi asal Iraq.

Pria berusia 37 tahun itu melarikan diri dari Iraq ke Swedia beberapa tahun lalu dan tinggal di kota Järna di Södertälje, Stockholm County.  Berbicara kepada CNN melalui telepon Rabu pagi ia mengaku datang ke Swedia lima tahun lalu dari Iraq dan memiliki kewarganegaraan Swedia dan mengidentifikasikan dirinya sebagai seorang ateis (tidak beragama).

Salwan Momika juga seorang anti-Islam (islamophobik) yang dikenal pengagum, Paludan, aktivis sekaligus politikus ekstrem kanan pendiri partai Stram Kurs.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Sebelum ini, ia sempat merilis video di media sosial untuk menginformasikan tentang aksinya membakar Al-Quran. “Demonstrasi saya akan berlangsung pada hari pertama Idul Adha. Demonstrasi saya akan dilakukan di depan masjid besar di Stockholm di mana saya akan membakar Al-Quran… Orang yang saya cintai, yang tinggal di Stockholm, dan ingin berpartisipasi dalam demonstrasi, dan berkontribusi baik secara finansial maupun emosional, informasi saya ada di bawah,” katanya dalam sebuah video diakhiri dengan ciuman.

Ia beralasan, sikap intoleranya ini dilakukan dengan dalih “kebebasan berbicara”. “Ini adalah demokrasi. Ini berbahaya jika mereka memberitahu kita bahwa kita tidak bisa melakukan ini,” ujarnya.

Dalam permohonannya aksinya yang dikutip banyak media internasional, Momika menulis, “Saya ingin protes di depan masjid besar di Stockholm, dan saya ingin mengungkapkan pendapat saya tentang Al-Qur’an… Saya akan merobek dan membakarnya.”

Protes Negara Muslim

Atas aksinya ini, beberapa negara Muslim mengeluarkan kecaman. Di antara negara-negara yang melakukan protes adalah Arab Saudi, Turki dan Indonesia.

Turki mengutuk keputusan otoritas Swedia untuk menyetujui demonstrasi pembakaran Al-Quran di luar masjid Stockholm, sebuah langkah yang dapat mempertaruhkan tawaran Swedia untuk bergabung dengan NATO sebelum pertemuan puncak blok tersebut pada bulan Juli.

“Tidak dapat diterima mengizinkan tindakan anti-Islam ini dengan dalih kebebasan berekspresi. Menutup mata terhadap tindakan keji seperti itu berarti ikut terlibat di dalamnya,” kata Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dalam sebuah pernyataan.

Pemerintan Indonesia menyebut aksi ini sangat mencederai perasan umat Islam dunia. “Indonesia mengecam keras aksi provokatif pembakaran Al-Quran oleh seorang warga negara Swedia di depan Masjid Raya Södermalm, Stockholm saat Hari Raya Idul Adha,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri RI.

“Tindakan ini sangat mencederai perasaan umat Muslim dan tidak bisa dibenarkan,” demikian pernyataan yang dimuat akun akun twitter @Kemlu_RI.

Senada dengan Turki dan Indonesia, Arab Saudi menilai tindakan membolehkan membakar Al-Quran sangat tidak sesuai dengan kampanye Barat yang selama ini mengajak melawan rasisme dan tindakan intoleransi.

“Tindakan kebencian dan pengulangan ini tidak dapat diterima dengan pembenaran apapun dan jelas menghasut kebencian, rasisme dan secara langsung bertentangan dengan upaya internasional yang bertujuan untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi, moderasi dan penolakan terhadap ekstrimisme serta melemahkan rasa saling menghormati yang dituntut dalam masyarakat-untuk -hubungan orang. -orang serta di tingkat nasional,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataan yang dirilis kantor berita Arab News.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ateisHeadlineMasjid Raya SödermalmMasjid Stockholmmembakar al-Quranpengungsi IraqSalwan MomikaSalwan Sabah Matti Momika
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yayasan Katholik Arnoldus Kupang Siap Kembalikan Dana Kasus Dugaan Korupsi Proyek BTS 4G
Tulisan selanjutnya Pemerintah Indonesia: Pembakaran Kitab Suci Al-Quran di Swedia Mencederai Perasaan Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?