Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertemuan Menlu ASEAN ke-56: Indonesia Mengutuk Penggunaan Kekerasan di Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2023 15:01 3:01 pm
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juli 2023 15:00
Bagikan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Antara)
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia mengutuk tingkat kekerasan dan penggunaan kekuatan di Myanmar. Hal itu disampaikan Retno saat membuka Sesi Retret Pertemuan para Menlu ASEAN (AMM) ke-56, Rabu (12/7/2023) di Hotel Shangri-La Jakarta.

“Kami masih sangat prihatin melihat kekerasan yang terus berlanjut dan meningkat di Myanmar. Indonesia mengutuk keras penggunaan kekuatan dan kekerasan,” katanya  dikutip KBRN.

Secara khusus, Retno memaparkan yang telah dilakukan Indonesia dalam tujuh bulan selama keketuaan ASEAN dalam menangani krisis Myanmar. Indonesia memastikan keterlibatan semua pemangku kepentingan dan memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan berdasarkan prinsip “tidak ada yang tertinggal”.

“Indonesia memiliki keterlibatan yang sangat intensif dan luas dengan semua pemangku kepentingan dan lebih dari 110 keterlibatan telah dilakukan sejauh ini. Ini adalah latihan yang sangat kompleks, dan sama sekali tidak mudah, keterlibatan hanyalah sarana,” ujar Retno Marsudi.

Menurutnya, saat ini merupakan waktu tepat untuk mendorong adanya dialog antarpemangku kepentingan Myanmar. Sebab, Indonesia percaya dialog akan membuka jalan menuju solusi politik.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Kami masih sangat prihatin melihat aksi kekerasan yang terus berlanjut dan meningkat di Myanmar,” katanya. “Hanya solusi politik yang akan menghasilkan perdamaian yang tahan lama,” tambah dia.

Retno juga menyebutkan ASEAN mendesak seluruh pemangku kepentingan mengecam kekerasan yang terjadi di Myanmar. Hal itu perlu dilakukan untuk membangun kepercayaan.

“Kami sangat mendesak semua pemangku kepentingan untuk mengecam kekerasan karena ini sangat penting untuk membangun kepercayaan. Dan, ini juga penting untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan dialog,” kata Retno.

Selain itu, ASEAN mendorong dibukanya akses bagi Pusat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan ASEAN untuk penanggulangan bencana (AHA Center). Hal ini perlu agar dapat menjangkau bantuan kemanusiaan yang tidak hanya dipusatkan Ibu Kota Naypyidaw.

“Saya berharap akses AHA Center untuk menjangkau mereka yang membutuhkan bantuan dapat diberikan lebih lanjut, termasuk di Magway dan Sagaing,” ujarnya.

Sesi Retret beragendakan membahas perkembangan kasus dan penanganan krisis di Myanmar. Pertemuan dipimpin langsung Menlu RI dan dihadiri seluruh Menlu ASEAN minus Myanmar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASEANHeadlinekekerasan MyanmarMenlu ASEAN ke-56Menlu Retno Marsudimyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Apresiasi Pesantren Hidayatullah Menanamkan Nilai-nilai Tauhid
Tulisan selanjutnya Penduduk Bahrain Paling Kuat Makan?  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?