Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Hapus Sudan dalam Dafftar Negara Sponsor Terorisme, Bagaimana ‘Israel’?

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 Desember 2020 07:29 7:29 am
Ahmad
Dipublikasikan 15 Desember 2020 07:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kedutaan Besar AS di Khartoum mengatakan, hari Senin (14/12/2020), pemerintahan Presiden Donald Trump telah menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme.  Kedutaan Besar AS di Khartoum mengatakan di laman Facebook-nya, penghapusan Sudan dari daftar AS itu berlaku efektif pada hari diumumkannya.

Kedutaan itu juga mengatakan, pemberitahuan terkait keputusan tersebut, yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, akan segera dipublikasikan dalam jurnal resmi pemerintah federal AS.  Keputusan AS ini dapat membantu negara Afrika itu mendapatkan pinjaman internasional untuk menghidupkan kembali ekonominya yang terpukul dan mengakhiri statusnya sebagai negara yang tersingkir dari komunitas internasional, kutip laman Voice of America.

Penunjukan Sudan sebagai negara sponsor terorisme dimulai pada 1990-an.  Hal itu terjadi ketika Sudan secara singkat menjadi tuan rumah pertemuan pemimpin al-Qaida Osama bin Laden dan sejumlah militan lain yang diburu pemerintah AS. Sudan juga diyakini telah menjadi jalur bagi Iran untuk memasok senjata pejuang Palestina di Jalur Gaza.

Menghapus Sudan juga merupakan insentif utama bagi pemerintah di Khartoum untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’. Kedua negara itu telah sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik penuh.

Jika terlaksana, Sudan menjadi negara Arab ketiga setelah Uni Emirat Arab dan Bahrain, yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’ tahun ini. Setelah Sudan, Maroko dikabarkan juga akan menjalin hubungan diplomatik dengan ‘Israel’.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jenderal Abdul-Fattah Burhan, kepala Dewan Kedaulatan Sudan memuji langkah itu sebagai keputusan bersejarah pemerintahan Trump. Ia memposkan pernyataannya di Twitter yang menyatakan bahwa menghapus Sudan dari daftar negara sponsor terorisme akan mendukung transisi demokrasi.

Sudan sedang berada dalam transisi yang rapuh menuju demokrasi menyusul pemberontakan yang menyebabkan penggulingan mantan presiden diktator Omar al-Bashir oleh militer pada April 2019. Negara itu sekarang diperintah oleh pemerintah gabungan militer dan sipil yang mengusahakan hubungan yang lebih baik dengan Washington dan Barat.

Oktober lalu, Trump mengumumkan bahwa ia akan menghapus Sudan dari daftar jika memenuhi janjinya untuk membayar 335 juta dolar kepada warga Amerika yang menjadi korban teror dan keluarga mereka. Sudan telah setuju untuk membayar kompensasi bagi para korban pengeboman Kedutaan Besar AS tahun 1998 di Kenya dan Tanzania, serangan yang dilakukan oleh al-Qaida ketika bin Laden tinggal di Sudan.

Pasukan penjaga perdamaian United Nations Mission in South Sudan (UNMISS), sedang berpatroli di Bentiu, Sudan Selatan, 18 Juni 2017.

Menurut pengumuman Oktober itu, setelah uang kompensasi dibayarkan, Trump akan menandatangani perintah untuk menghapus Sudan dari daftar terorisme.

Sejak pengumuman Trump itu, pemerintah Sudan juga menandatangani perjanjian dengan AS yang dapat secara efektif menghentikan klaim kompensasi di masa depan yang diajukan terhadap negara Afrika tersebut di pengadilan-pengadilan AS.

Sudan ditunjuk sebagai negara sponsor terorisme pada 1993, sebagian karena dukungannya kepada organisasi pejuang Palestina seperti Hamas. AS juga menuduhnya menyembunyikan pemimpin al-Qaeda Osama bin Laden.

Kurang dari dua tahun lalu, sebuah gerakan protes populer menyebabkan penggulingan Omar al-Bashir, yang memerintah Sudan selama tiga dekade dan yang kebijakannya sering membuat marah Amerika Serikat dan ‘Israel’.

Di sisi lain,  AS diam saja ketika sekutu utamanya, ‘Israel’. AS menerapkan standar ganda memberi cap Negara yang mendukung perjuangan Palestina, sebaliknya  membiarkan ‘Israel’ telah meneror dan menjajah warga Palestina lebih dari 70 tahun lamanya. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatisraelpalestinaSudanterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Madrasah Bisnis Masjid al-Aqsha BSD Tangerang
Tulisan selanjutnya Lebih dari 300 Anak Sekolah Masih Hilang setelah Serangan Sekolah di Nigeria

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, tapi Akui sedang Mempelajari Islam
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Iran Desak Qatar Pindahkan Pilotnya ke Rumah Sakit di Darat
Tifatul Sembiring Paparkan Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara dan Payung Hukum Isu LGBT

Terbaru

  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
  • STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
  • Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
  • Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
  • Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?