Hidayatullah.com – Mesir berencana mendirikan museum militer bawah laut pertama negara itu di Laut Merah, lapor media lokal.
Menurut Egypt Independent, proyek ini bertujuan untuk mendirikan museum bawah laut pertama di Mesir dan Afrika dengan menggabungkan tiga lokasi penyelaman alternatif di Hurghada. Proyek ini bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Cagar Laut Merah dan organisasi masyarakat sipil.
Rencananya, demi membangun museum militer bawah laut, Mesir akan menenggelamkan 15 peralatan militer di perairan Laut Merah “yang masing-masing memiliki cerita unik dan spesial,” kata laporan itu.
Langkah Mesir mengikuti inisiatif serupa di Turkiye, yang baru-baru ini membuka museum bawah laut pertamanya di distrik Manavgat di Antalya. Bertujuan untuk menarik penggemar menyelam dan sejarah, Side Underwater Museum memamerkan 117 patung yang menggambarkan peradaban Anatolia.
Museum Bawah Laut Indonesia
Indonesia sendiri juga memiliki sejumlah museum bawah laut, namun bukan museum militer. Salah satunya adalah museum bawah laut Buddha Garden, atau Taman Buddha.
Museum ini terletak di Nusa Ceningan, Bali yang terkenal akan terumbu karangnya yang cantik dan ikan parinya. Di museum bawah laut ini para pengunjung disajikan dengan berbagai patung Buddha dan stupa seperti candi.
Patung-patung tersebut sengaja ditenggelamkan untuk menjadi rumah bagi bermacam ekosistem laut dan tidak merusak ekosistem laut.*