Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBNU Mengaku Netral dalam Pemilu 2024

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2023 19:12 7:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Agustus 2023 19:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan tidak akan menjadi pihak yang terlibat langsung dalam kontestasi politik. Wakil Sekjen PBNU Najib Azca mengatakan, organisasinya sudah melarang semua anggota terlibat dalam kontestasi politik.

“Ketika kita berjarak dari kontestasi langsung, maka kita menjadi pihak yang netral. Pihak yang netral ini sangat penting kehadirannya ketika terjadi masalah,” kata Najib dalam jumpa pers ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference (IIDC) 2023 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).

Najib mengatakan, PBNU dari awal mengambil posisi netral atau penengah. Menurutnya, posisi tersebut sangat strategis untuk mencegah potensi konflik politik serta polarisasi.

“Kita konsisten untuk tidak menjadi pihak langsung. Misalnya, kita melarang Rais Aam seperti yang terjadi di Pemilu 2019, pimpinan NU tiba-tiba menjadi calon itu kan menjadi rumit. Mau tidak mau jutaan umatnya ikut dalam kontestasi,” ujar Najib.

PBNU mengingatkan agar agama jangan diseret dalam pesta demokrasi. Dia mengimbau para kontestan pemilu mengedepankan program dan agenda.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Najb menambahkan, PBNU juga tegas menolak politik identitas dalam Pemilu 2024.

PBNU memandang politik identitas sebagai tindakan penggalangan dukungan suara berdasarkan identitas primordial. Dia menilai, sosok yang menggunakan politik identitas tidak memiliki program kerja yang dapat disandingkan dengan lawan politiknya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:netralPBNUPemilu 2024politik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Tunisia Kais Saied Tunjuk Ahmed Hachani Jadi PM Baru
Tulisan selanjutnya perjuangan umat islam palestina Al-Azhar Ajak Ulama Seluruh Dunia untuk Bersatu Melawan Penistaan Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?