Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Slogan Politik China Muncul di Dinding Seni Jalanan Brick Lane London

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2023 07:46 7:46 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2023 07:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kawasan jalan Brick Lane di London, Inggris, yang terkenal dengan seni jalanan berupa lukisan dan coretan di dinding-dindingnya, dihebohkan dengan kemunculan slogan politik pemerintah komunis Beijing dalam aksara China.

Video online menunjukkan sekelompok orang menyemprotkan cat dan menuliskan karaklter Cina merah besar dengan latar belakang putih pada malam di akhir pekan kemarin, lansir BBC Senin (7/8/2023).

“Nilai-nilai inti sosialis”, yang ditulis dalam 12 kata dua-karakter aksara China, merupakan beberapa slogan politik Partai Komunis China paling umum di bawah pemerintahan Presiden Xi Jinping. Tulisan seperti itu mudah dijumpai di berbagai tempat dan kawasan di negeri Tiongkok.

Slogan tersebut, pertama kali diungkap oleh Hu Jintao pendahulunya Xi Jinping pada 2012, terdiri dari kata-kata yang berarti kemakmuran, demokrasi, kesopanan, keharmonisan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, supremasi hukum, patriotisme, dedikasi, integritas, dan persahabatan.

Wang Hanzheng, alias Yi Que salah satu pembuat grafiti di Brick Lane itu, mengklaim tulisan itu tidak memiliki banyak arti politik.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Lewat akun Instagram, dia mengatakan bahwa slogan itu ditilis untuk memicu reaksi publik apabila dituliskan di lingkungan yang berbeda.

Wang kepada BBC mengatakan bahwa “tidak diragukan” bahwa kata-kata dalam 24  karakter China itu “bukan hanya tujuan yang ingin dicapai oleh China tetapi juga dunia secara umum.

Slogan yang ditorehkan di Brick Lane tersebut memicu perdebatan daring perihal apakah itu termasuknkarya seni jalanan atau ekspresi pandangan politik dan bagaimana keduanya berinteraksi.

Menyusul tulisan berwarna merah menyala itu, dinding tersebut menjadi ajang kritik terhadap pemerintah China.

Sejumlah orang menambahkan kata “no” (tidak) di depannya, atau menorehkan pesan atau gambar lain dengan cat semprot di atasnya. Sebuah gambar yang dilukis hari Sabtu menampilkan tiket denda £800 dilengkapi dengan keterangan bahwa grafiti dan flyposting merupakan tindak pelanggaran hukum.

Sebagian orang merasa kesal karena aksara China itu menutupi karya seorang seniman jalanan terkenal yang sudah wafat

Wang mengakui reaksi yang diterimanya disebabkan grafiti itu lebih intens dari yang dia duga. Dia mengatakan kepada BBC bahwa informasi pribadinya telah disebarluaskan ke publik tanpa persetujuannya dan orang tuanya menjadi korban pelecehan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brick LanechinaGraffiti
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya terowongan Hamas Hamas Hukum Mati 7 Orang yang Bekerjasama dengan Zionis Israel
Tulisan selanjutnya Pria Italia Tewas Tertimpa Ribuan Keju Grana Padano

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?