Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sumber Daya Alam Melimpah, Indonesia Justru Negara No. 1 Kekurangan Gizi di Asia Tenggara

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2023 21:26 9:26 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 12 Agustus 2023 21:58
Bagikan
Ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com—Indonesia dikenal dengan sumber daya alam yang melimpah tapi justru tercatat sebagai negara pertama dengan jumlah penduduk mengalami kurang gizi tertinggi di Asia Tenggara.

Laporan The State of Food Security and Nutrition in the World yang dirilis oleh Food and Agriculture Organization (FAO) periode 2019-2021 Indonesia adalah negara pertama yang memiliki angka kurang gizi.

Menurut FAO adalah sebanyak 17,7 orang di Indonesia yang kurang gizi. Angka ini berada di peringkat dalam lima besar negara kurang gizi di kawasan Asia Tenggara.

Negara dengan warga kurang gizi lainnya adalah: Thailand (6, juta orang), Filipina  (5,7 juta orang), Vietnam (5,6 juta orang),  dan Myanmar (1,7 juta orang).

FAO juga mencatat terjadi peningkatan jumlah penderita kurang gizi secara global dalam lima tahun terakhir. “Terlepas dari harapan bahwa dunia akan pulih dari pandemi Covid-19 dan ketahanan pangan akan membaik, nyatanya kelaparan global terus meningkat sampai 2021,” tulis FAO dalam laporannya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Di bawah ini estimasi rata-rata jumlah penduduk kurang gizi di Asia Tenggara menurut Food and Agriculture Organization (FAO), mengutip Databoks.

1. Indonesia: 17,7 juta orang (6,5 persen dari populasi nasional)

2. Thailand: 6,2 juta orang (8,8 persen dari populasi nasional)

3. Filipina: 5,7 juta orang (5,2 persen dari populasi nasional)

4. Vietnam: 5,6 juta orang (5,7 persen dari populasi nasional)

5. Myanmar: 1,7 juta orang (3,1 persen dari populasi nasional)

6. Kamboja: 1 juta orang (6,3 persen dari populasi nasional)

7. Laos: 400 ribu orang (5,1 persen dari populasi nasional)

8. Timor Leste: 300 ribu orang (26,2 persen dari populasi nasional)

9. Malaysia: jumlah tidak dilaporkan karena prevalensi warga kurang gizi lebih kecil dari 2,5 persen populasi nasional

Singapura tidak tersedia datanya. FAO juga mencatat jumlah penderita kurang gizi di skala global terus meningkat dalam lima tahun terakhir.

Penyebab kekurangan gizi di Indonesia pun didasari oleh beberapa faktor, seperti ketersediaan makanan, kemiskinan, pengetahuan, dan akses pelayanan kesehatan.

Data tersebut menunjukkan jika benua Asia berada di posisi kedua sebagai benua kekurangan gizi setelah Afrika.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Asia TenggaraFAOHeadlineSumber Daya Alam Indonesia. Kekurangan Gizi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SBY Sebut Kondisi Indonesia Lebih Baik selama Dua Periode Kepemimpinanya
Tulisan selanjutnya Kemenag Menjelaskan Salah Cetak Mushaf Badan Wakaf Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?